<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peluang Bisnis &#124; Peluang Usaha &#124; Informasi Bisnis Indonesia &#187; Management Tips</title>
	<atom:link href="http://infoduit.com/topics/tips-bisnis/management-tips/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infoduit.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 May 2013 09:23:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Latihan untuk Menggapai Kemampuan Multitasking</title>
		<link>http://infoduit.com/latihan-untuk-menggapai-kemampuan-multitasking</link>
		<comments>http://infoduit.com/latihan-untuk-menggapai-kemampuan-multitasking#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 May 2013 09:23:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Kemampuan multitasking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5210</guid>
		<description><![CDATA[Kemampuan multitasking sangat dibutuhkan oleh seorang pelaku usaha atau entrepreneur. Karena dengan mempunyai kemampuan multitasking, seorang pelaku usaha mampu menyelesaikan semua urusan dengan baik, terutama urusan bisnis. Dengan membuka sebuah usaha, maka akan banyak pikiran, tenaga dan waktu yang harus dikerahkan secara maksimal agar memperoleh hasil yang maksimal pula. Perhatian yang dicurahkan untuk bisnis, baik [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Kemampuan multitasking </b>sangat dibutuhkan oleh seorang pelaku usaha atau entrepreneur. Karena dengan mempunyai <b><a href="http://www.infoduit.com/">kemampuan multitasking</a>, </b>seorang pelaku usaha mampu menyelesaikan semua urusan dengan baik, terutama urusan bisnis. Dengan membuka sebuah usaha, maka akan banyak pikiran, tenaga dan waktu yang harus dikerahkan secara maksimal agar memperoleh hasil yang maksimal pula. Perhatian yang dicurahkan untuk bisnis, baik bisnis online maupun offline, akan membantu meraih puncak kesuksesan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/05/Kemampuan-multitasking-e1367918496302.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5211" alt="Kemampuan multitasking" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/05/Kemampuan-multitasking-e1367918496302.jpg" width="300" height="164" /></a>Untuk itulah sekarang pelaku usaha harus mampu multitasking agar mampu bersaing dengan pelaku usaha yang lain. Jika sebelumnya Anda tidak percaya akan kemampuan multitasking, maka sekarang Anda harus bisa membiasakan diri untuk mempelajari apa yang dimaksud dengan multitasking di dalam sebuah usaha. Walaupun sebenarnya multitasking tidak pernah ada di dalam otak manusia, tetapi di dalam otak bisa dilakukan time-sharing untuk mengerjakan hal yang berbeda dalam satu waktu. Berikut ini beberapa cara yang bisa membantu Anda untuk membuat otak semakin cepat melakukan pergantian fokus sehingga pekerjaan juga bisa dikerjakan dengan lebih cepat:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Kerjakan beberapa kegiatan yang masih berhubungan satu sama lain. <b>Kemampuan multitasking </b>yaitu ketika otak dipaksa untuk berpindah memikirkan hal lain tentu membutuhkan adaptasi. Walaupun untuk melakukan adaptasi ini dibutuhkan waktu yang relatif singkat, tetapi tetap membutuhkan fokus, memori dan juga produktivitas untuk ‘memanggil’ kembali kemampuan sebelumnya untuk diterapkan pada pekerjaan berikutnya. Dan proses ini akan membutuhkan waktu yang cukup singkat ketika otak sudah terbiasa.</li>
<li>Membuat skala prioritas. Di sinilah Anda membutuhkan buku agenda untuk menuliskan semua pekerjaan yang harus Anda kerjakan. Karena setiap pekerjaan pastinya mempunyai skala prioritas tersendiri, maka Anda juga harus memilih-milahnya. Jika Anda mempunyai karyawan yang bisa mengaturnya untuk Anda, tidak ada salahnya untuk memintanya mengaturkan jadwal pekerjaan berdasarkan skala prioritas yang paling tinggi ke skala yang paling rendah.</li>
<li>Berikan sedikit waktu untuk otak agar bisa menerima informasi baru. <b>Kemampuan multitasking </b>berbeda dari satu orang ke orang yang lain. Tidak semua orang mempunyai kemampuan untuk mencerna beberapa informasi sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Untuk itulah Anda harus memberikan kesempatan bagi otak untuk menerima instruksi atau pekerjaan baru, kemudian mengerjakan kembali tugas pokok Anda yang belum diselesaikan sampai akhirnya beralih ke pekerjaan yang baru Anda terima. Dengan begitu, maka fokus Anda tidak terpecah dan Anda bisa mengerjakan beberapa tugas secara bersamaan dan dalam waktu yang cukup singkat. Dengan waktu yang lebih efisien, maka Anda juga bisa meraih puncak kesuksesan dengan lebih cepat dan tepat.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/latihan-untuk-menggapai-kemampuan-multitasking/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Sebuah Produk Berhasil di Pasar</title>
		<link>http://infoduit.com/membuat-sebuah-produk-berhasil-di-pasar</link>
		<comments>http://infoduit.com/membuat-sebuah-produk-berhasil-di-pasar#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 May 2013 08:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Keberhasilan sebuah produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5202</guid>
		<description><![CDATA[Keberhasilan sebuah produk di pasaran tentu akan berdampak positif bagi omzet penjualan Anda. Keberhasilan sebuah produk berarti bisa diterima pasar dengan baik. Bahkan tidak jarang para pelaku usaha yang rela menginvestasikan energy, uang dan waktu untuk membuat prosuk-produknya diterima masyarakat luas, yaitu mampu menembus pasar Nasional maupun Internasional. Tetapi pada kenyataannya, tidak semua produk berhasil [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Keberhasilan sebuah produk </b>di pasaran tentu akan berdampak positif bagi omzet penjualan Anda. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Keberhasilan sebuah produk</a> </b>berarti bisa diterima pasar dengan baik. Bahkan tidak jarang para pelaku usaha yang rela menginvestasikan energy, uang dan waktu untuk membuat prosuk-produknya diterima masyarakat luas, yaitu mampu menembus pasar Nasional maupun Internasional. Tetapi pada kenyataannya, tidak semua produk berhasil menembus pasar bebas. Untuk bisa mengantarkan sebuah produk ke pasar bebas, dibutuhkan strategi pemasaran yang handal dan juga dukungan dari faktor-faktor internal yang berfungsi untuk meningkatkan nilai jual produk tersebut. Ini dia beberapa kunci sukses sebuah produk untuk bisa tembus ke pasar bebas:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/05/Keberhasilan-sebuah-produk-e1367828923816.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5205" alt="Keberhasilan sebuah produk" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/05/Keberhasilan-sebuah-produk-e1367828923816.jpg" width="300" height="300" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mempunyai pasar yang cukup besar. Suatu produk bisa dikatakan mempunyai pasar yang cukup besar apabila sudah ada kompetitor yang mencoba memberikan solusi yang sama bagi konsumen yang Anda bidik. Indikasi ini kemudian menunjukkan bahwa respon pasar cukup bagusa sampai ada kompetitor yang muncul dan ikut menawarkan produk sejenis.</li>
<li>Memanfaatkan teknologi yang sudah ada. <b>Keberhasilan sebuah produk </b>juga bisa dinilkai dari seberapa kuatkah dia mengikuti kemajuan teknologi. Karena jika pelaku usaha kurang peduli dengan kebutuhan teknologi, maka bisa jadi produk mereka kalah bersaing dengan produk kompetitor. Anda bisa menjalin kerjasama dengan para investor untuk memenuhi kebutuhan akan teknologi untuk meningkatkan nilai jual produk Anda.</li>
<li>Harga jual yang bersaing. Anda bisa memperkirakan harga jual produk Anda di pasaran dengan memperhitungkan biaya produksi yang dibutuhkan setiap bulannya. Jika produk Anda ternyata lebih mahal daripada produk lain yang sejenis, maka produk Anda akan sulit bersaing di pasar bebas. Inilah gunanya memperhitungkan dengan teliti agar diperoleh harga yang bersaing dan tetap memberikan keuntungan bagi Anda.</li>
<li>Gambarkan dengan jelas keunggulan produk Anda. Karena menjual produk sama dengan menjual keuntungan, bukannya menjual ide. Dan yang dimaksud dengan keuntungan adalah apa yang bisa memotivasi konsumen untuk mau membeli produk Anda. Itulah mengapa Anda harus menggambarkan keunggulan produk Anda secara jelas tentang fungsi dan spesifikasi produk Anda.</li>
<li>Berikan petunjuk penggunaan yang mudah dipahami. <b>Keberhasilan sebuah produk </b>berarti harus memberikan kemudahan bagi konsumen. Anda tidak hanya dituntut untuk bisa menggambarkan keunggulan produk Anda tetapi juga memastikan bahwa produk Anda mudah digunakan oleh konsumen.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/membuat-sebuah-produk-berhasil-di-pasar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Memotivasi Diri Sendiri</title>
		<link>http://infoduit.com/pentingnya-memotivasi-diri-sendiri</link>
		<comments>http://infoduit.com/pentingnya-memotivasi-diri-sendiri#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 May 2013 09:34:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Memotivasi diri sendiri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5196</guid>
		<description><![CDATA[Memotivasi diri sendiri sangat penting untuk berjuang di dunia bisnis. Memotivasi diri sendiri bahkan bisa dianggap sebagai salah satu modal utama agar bisa bertahan di dunia bisnis yang sangat keras. Sebuah impian tidak bisa dicapai hanya dengan berdiam diri saja. Sebagai manusia, memang terkadang mood kita juga naik-turun, terlebih ketika ada tekanan dari luar. Hal [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Memotivasi diri sendiri </b>sangat penting untuk berjuang di dunia bisnis. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Memotivasi diri sendiri</a> </b>bahkan bisa dianggap sebagai salah satu modal utama agar bisa bertahan di dunia bisnis yang sangat keras. Sebuah impian tidak bisa dicapai hanya dengan berdiam diri saja. Sebagai manusia, memang terkadang mood kita juga naik-turun, terlebih ketika ada tekanan dari luar. Hal inilah yang kemudian membuat motivasi yang kita miliki di dalam diri sendiri menjadi tidak stabil.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/05/Memotivasi-diri-sendiri-e1367400873460.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5198" alt="Memotivasi diri sendiri" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/05/Memotivasi-diri-sendiri-e1367400873460.jpg" width="300" height="181" /></a>Jika motivasi sedang dalam posisi di bawah, banyak dari kita yang mulai mengeluh dan bahkan ada yang sampai menyerah. Setelah itu, banyak yang akan menjadi pesimis ketika menghadapi suatu permasalahan. Lalu, bagaimana kita karus mengatasi turunnya motivasi di dalam diri? Cara untuk bisa meningkatkan kembali motivasi diri yang menurun adalah dengan mengetahui bagaimana cara untuk memotivasi diri pada saat diri kehilangan semangat. Selain itu, kita juga harus berusaha bangkit untuk bisa mencapai impian dan tujuan yang sudah kita tentukan sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Memotivasi diri sendiri </b>bisa dilakukan dengan belajar dari berbagai pengalaman orang yang sudah meraup sukses, membaca buku-buku motivasi atau dengan mengambil hikmah dari setiap peristiwa kegagalan yang pernah dialami. Dari sini kita bisa belajar mengapa mereka bisa sukses? Bagaimana mereka bisa bangkit lagi setelah mengalami kegagalan? Mereka mampu bangkit lagi karena mereka mempunyai kemampuan untuk mmeotivasi dirinya sendiri dan mempunyai keinginan untuk mencoba lagi dan tidak berputus asa. Hal ini tentu saja berbeda dengan mereka yang langsung menyerah, mereka tidak mampu memberikan motivasi untuk dirinya sendiri sehingga sulit untuk bisa bangkit dari kegagalan yang dialaminya. Nah, ini dia beberapa cara agar bisa meningkatkan motivasi positif bagi diri sendiri:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><b>Memotivasi diri sendiri </b>dengan cara membangkitkan kepercayaan dan motivasi diri. Yakinkan bahwa setiap orang sukses juga mengalami kegagalan tapi mereka selalu langsung bisa bangkit.</li>
<li>Menyalurkan motivasi diri menjadi tindakan. Lakukan action segera setelah Anda mempunyai motivasi yang kuat. Jangan hanya mengandalkan motivasi kosong yang tidak berguna untuk Anda sendiri.</li>
<li>Mempertahankan motivasi diri agar tidak mudah padam. Jagalah selalu usaha dan niat Anda serta terus berusaha lebih baik dari sebelumnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda mampu melakukan beberapa tips tersebut, maka Anda juga akan lebih mudah untuk meraih impian dan tujuan Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/pentingnya-memotivasi-diri-sendiri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelaku Usaha Online Wajib Punya Karakteristik Ini!</title>
		<link>http://infoduit.com/pelaku-usaha-online-wajib-punya-karakteristik-ini</link>
		<comments>http://infoduit.com/pelaku-usaha-online-wajib-punya-karakteristik-ini#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2013 09:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter pengusaha online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5184</guid>
		<description><![CDATA[Karakter pengusaha online tetap akan berpengaruh terhadap apa yang terjadi pada usaha tersebut. Karakter pengusaha online ini harus dikembangkan seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan rangkaian bisnis di internet. Pelaku usaha banyak yang menggunakan internet sebagai ajang untuk mempromosikan usahanya karena banyak masyarakat luas yang sudah bisa melihat peluang yang besar dari internet ini. Bisnis [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Karakter pengusaha online </b>tetap akan berpengaruh terhadap apa yang terjadi pada usaha tersebut. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Karakter pengusaha online</a> </b>ini harus dikembangkan seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan rangkaian bisnis di internet. Pelaku usaha banyak yang menggunakan internet sebagai ajang untuk mempromosikan usahanya karena banyak masyarakat luas yang sudah bisa melihat peluang yang besar dari internet ini. Bisnis internet bisa dibilang mudah dan fleksibel dalam pelaksanaannya, jadi semua orang bisa memulainya dan tidak membutuhkan modal yang besar seperti usaha offline. Tetapi karena memang daya saingnya sangat tinggi dan tidak semua orang mempunyai perencanaan yang matang, maka tidak semua orang bisa bertahan di bisnis online ini. untuk itulah ketika kita ingin terjun ke dunia usaha, kita butuh mental yang kuat agar bisa bersaing secara sehat dan kuat di bisnis online. Lalu, ini dia karakteristik ideal seorang pelaku usaha online:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Karakter-pengusaha-online-e1366362202250.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5186" alt="Karakter pengusaha online" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Karakter-pengusaha-online-e1366362202250.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mempunyai passion yang kuat. Seorang pelaku bisnis di dunia online harus bisa menjalankan usahanya berdasarkan kecintaan yang dimilikinya terhadap usaha tersebut. Karena dengan menjual produk sesuai dengan passion, maka Anda akan lebih mudah untuk bisa menikmati bisnis yang Anda jalankan. Dan jika Anda menjual produk atau jasa dengan penuh rasa cinta, maka Anda akan menjadi penjual yang benar-benar paham pada usaha anda. Dengan begitu, Anda bisa meyakinkan konsumen dan mengajak mereka untuk membeli produk Anda. Nilai tambah yang bisa Anda berikan pada produk yang sesuai dengan passion Anda adalah Anda juga bisa memberikan layanan konsultasi pra dan pasca pembelian. Menarik bukan?</li>
<li>Lihatlah dari sudut pandang yang berbeda. <b>Karakter pengusaha online </b>harus mampu melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Suksesnya sebuah usaha bisa dilihat dari tingkat kepercayaan konsumen, terlebih untuk usaha di dunia internet. Kepercayaan adalah hal yang paling krusial. Sehingga jika Anda ingin terjun ke dunia bisnis ini, Anda harus bisa mengerti seperti apa keinginan, harapan dan kebutuhan para konsumen Anda. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah memberikan apa yang mereka inginkan dan butuhkan tersebut dengan mudah dan tepat. Jadi, jika Anda sudah mempunyai gambaran tentang produk atau jasa yang ingin Anda jual, kemudian pikirkan tentang strategi pemasaran yang menarik minat konsumen.</li>
<li>Visioner. Selain memikirkan bisnis dalam waktu dekat, seorang pelaku usaha juga harus mampu memikirkan tentang masa depan usahanya. Seorang pelaku usaha harus mempunyai sifat visioner untuk bisa mendapatkan tujuan yang pasti. Dengan adanya visi jangka pendek dan panjang, Anda akan lebih mudah untuk menyusun langkah-langkah di dalam bisnis Anda, misalnya dalam jangka waktu satu tahun, dua tahun, dan seterusnya. Hal ini untuk mengukur target kesuksesan yang harus Anda capai.</li>
<li>Fokus. <b>Karakter pengusaha online </b>yang satu ini akan memudahkan Anda untuk membuat strategi yang bisa mengembangkan usaha online Anda. Selain fokus pada produk atau jasa yang Anda jual, Anda juga harus fokus terhadap konsumen Anda. Misalnya menentukan cara untuk menarik hati konsumen dan membuat mereka tetap loyal terhadap produk Anda.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/pelaku-usaha-online-wajib-punya-karakteristik-ini/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bangunlah Hubungan Kerjasama dengan Tepat</title>
		<link>http://infoduit.com/bangunlah-hubungan-kerjasama-dengan-tepat</link>
		<comments>http://infoduit.com/bangunlah-hubungan-kerjasama-dengan-tepat#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2013 09:03:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan kerjasama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5183</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan kerjasama antara satu pengusaha dengan pengusaha yang lain bisa memberikan nafas segar bagi pengembangan usaha. Hubungan kerjasama dengan sesama pelaku usaha akan memberikan manfaat yang cukup banyak bagi kedua belah pihak. Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari hubungan ini antara lain pengalaman, ilmu, strategi bisnis dan bisa juga suntikan dana untuk menambah modal [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Hubungan kerjasama </b>antara satu pengusaha dengan pengusaha yang lain bisa memberikan nafas segar bagi pengembangan usaha. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Hubungan kerjasama</a> </b>dengan sesama pelaku usaha akan memberikan manfaat yang cukup banyak bagi kedua belah pihak. Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari hubungan ini antara lain pengalaman, ilmu, strategi bisnis dan bisa juga suntikan dana untuk menambah modal yang ditujukan untuk pengembangan bisnis keduanya. Jadi, tidak heran kan jika sekarang ini banyak sekali para pelaku usaha yang mulai berlomba-lomba untuk menjalin kerjasama dengan para pengusaha yang lain untuk memperlancar usahanya? Nah, jika Anda salah satu pelaku usaha yang ingin sekali menjalin kerjasama dengan pelaku usaha lain, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Hubungan-kerjasama-e1366362169225.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5185" alt="Hubungan kerjasama" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Hubungan-kerjasama-e1366362169225.jpg" width="300" height="248" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Bergaullah dengan komunitas bisnis. Cara ini akan memudahkan Anda untuk mendapatkan lebih banyak koneksi atau relasi. Misalnya Anda masuk ke dalam suatu komunitas bisnis yang sesuai dengan bidang bisnis yang Anda geluti. Tujuan yang bisa dicapai dari hal ini adalah dengan memperluas relasi dan menjadi media promosi untuk usaha Anda. Jadi jika Anda semakin banyak bergaul para pelaku usaha yang lain, maka akan semakin banyak ilmu dan pengalaman yang akan Anda dapatkan.</li>
<li>Tidak pelit berbagi informasi. <b>Hubungan kerjasama </b>juga berlandaskan asas <i>trust</i> atau kepercayaan. Jangan pelit untuk berbagi informasi terhadap para pelaku usaha yang lain. Karena dengan berbagi informasi inilah anda bisa dengan mudah memberikan peluang untuk memperluas jaringan bisnis serta menumbuhkan rasa percaya dari mereka. Dengan saling bertukar informasi, maka baik Anda maupun partner bisnis Anda juga sama-sama diuntungkan, misalnya bertambahnya pengetahuan Anda. Karena dengan semakin banyak memberi, Anda juga akan semakin banyak menerima. Jadi, berbagilah.</li>
<li>Jangan hanya aktif ketika butuh saja. Jika Anda ingin menambah pengetahuan dan pengalaman, maka Anda tidak boleh hanya aktif bergaul ketika sedang butuh saja. Misalnya Anda hanya mendekat dengan komunitas pengusaha ketika Anda membutuhkannya, tetapi ketika Anda sudah mendapatkan apa yang Anda inginkan, Anda langsung pergi begitu saja. Hal ini tentunya akan membuat Anda justru dijauhi oleh komunitas pengusaha. Cobalah untuk kosisten menjaga hubungan baik untuk berbagi dan meminta solusi atas apa yang terjadi pada usaha Anda, dan begitupun sebaliknya. Nah, jika kita loyal dengan komunitas ini, maka kerjasama juga akan berjalan dengan lebih baik dan kemungkinan bisnis Anda juga akan semakin berkembang.</li>
<li>Jujur dan tulus dalam menjalin hubungan. <b>Hubungan kerjasama </b>juga membutuhkan modal kejujuran dan ketulusan. Anda bisa menjunjung dua hal ini untuk menjadin kerjasama dan juga untuk para konsumen Anda. Karena dengan dua hal ini, hubungan yang terjalin akan sama-sama saling menguntungkan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/bangunlah-hubungan-kerjasama-dengan-tepat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Meminimalisir Kegagalan dalam Berbisnis</title>
		<link>http://infoduit.com/tips-meminimalisir-kegagalan-dalam-berbisnis</link>
		<comments>http://infoduit.com/tips-meminimalisir-kegagalan-dalam-berbisnis#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2013 09:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Meminimalisir kegagalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5165</guid>
		<description><![CDATA[Meminimalisir kegagalan tentunya sangat berguna untuk memuluskan jalan menuju kesuksesan berbisnis. Meminimalisir kegagalan ini bisa dilakukan sedini mungkin dengan cara-cara tertentu. Salah satu resiko menjadi seorang pengusaha memang mengalami kegagalan, baik itu dalam skala kecil maupun besar. Hal inilah yang sebenarnya membuat nyali masyarakat menjadi ciut untuk menjadi seorang pengusaha. Masyarakat Indonesia masih sering memilih [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Meminimalisir kegagalan </b>tentunya sangat berguna untuk memuluskan jalan menuju kesuksesan berbisnis. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Meminimalisir kegagalan</a> </b>ini bisa dilakukan sedini mungkin dengan cara-cara tertentu. Salah satu resiko menjadi seorang pengusaha memang mengalami kegagalan, baik itu dalam skala kecil maupun besar. Hal inilah yang sebenarnya membuat nyali masyarakat menjadi ciut untuk menjadi seorang pengusaha. Masyarakat Indonesia masih sering memilih untuk menjadi pekerja daripada menjadi pengusaha.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Meminimalisir-kegagalan-e1366103923721.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5167" alt="Meminimalisir kegagalan" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Meminimalisir-kegagalan-e1366103923721.jpg" width="300" height="217" /></a>Menjadi seorang pengusaha memang tidak semudah yang terlihat. Dalam menjalankan sebuah bisnis, tidak selamanya berjalan mulus karena ada banyak sekali halangan dan rintangan yang siap menghadang. Kendala modal dan kegagalan yang muncul bisa menjadi penyebab tersendatnya atau bahkan runtuhnya sebuah bisnis. Dan untuk menjalankan bisnis secara tepat dan lancar, Anda tidak boleh hanya mengandalkan diri Anda sendiri. Anda membutuhkan mentor yang bisa memberikan wejangan atau tips yang bermanfaat sehingga bisnis Anda tidak keluar jalur walaupun sedang terkena ganjalan. Anda bisa belajar dari orang-orang yang sudah sukses menjalankan bisnisnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Meminimalisir kegagalan </b>dengan belajar dari orang-orang sukses akan membantu Anda untuk memotivasi diri sendiri dan juga bangkit dari masalah yang muncul di dalam bisnis Anda. Mengapa harus membutuhkan sosok mentor sebagai motivator? Karena sebelum mereka meraih kesuksesa, tentu mereka juga pernah mengalami kegagalan sebelumnya. Mereka bisa sukses seperti sekarang ini karena mereka tidak pernah takut gagal, mempunyai tekad dan kegigihan yang kuat. Sehingga mereka mampu meraih tujuan yang mereka inginkan. Salah satu motivator yang bisa Anda ikuti jejaknya adalah sosok Andrie Wongso. Beliau yang merupakan motivator No. 1 di Indonesia sudah mengalami berbagai kegagalan di dalam hidupnya. Pada awal karirnya, kartu motivasi yang dibuat seingkali ditolak dan tidak bisa dijual dimanapun. Tapi beliau tidak gampang menyerah. Beliau tetap berusaha mengirim dan menawarkan kartu motivasi yang dibuatnya kepada konsumen sampai akhirnya berhasil menjadi motivator sukses di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Meminimalisir kegagalan </b>berarti jangan takut dengan kegagalan itu sendiri. Memang di dalam sebuah bisnis, banyak sekali orang yang akhirnya menyerah karena berkali-kali mengalami kegagalan. Mereka seringkali menjadi depresi dan frustasi karena kegagalan tersebut. Padahal sebagai seorang pelaku bisnis, ketika kegagalan menghadang, harus terus bersemangat dan tahan banting untuk bisa keluar dari kesedihan tersebut. Seorang pengusaha harus mampu mempunyai kemampuan untuk menyukai tantangan, menjual, menyukai kompetisi dan juga mempunyai mental tahan banting serta tidak mudah puas. Apakah Anda siap untuk menjadi seorang pengusaha yang tahan banting seperti Pak Andrie Wongso?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/tips-meminimalisir-kegagalan-dalam-berbisnis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Balas Komplai dengan Senyuman</title>
		<link>http://infoduit.com/balas-komplai-dengan-senyuman</link>
		<comments>http://infoduit.com/balas-komplai-dengan-senyuman#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2013 09:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Komplain Pelanggan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5152</guid>
		<description><![CDATA[Komplain Pelanggan adalah salah satu kerikil yang pasti terjadi di dunia usaha. Komplain Pelanggan tidak boleh ditanggapi dengan dingin atau bahkan cuek karena kita, sebagai pelaku usaha, harus mampu memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Dan tidak ada salahnya juga jika Anda memberikan pelayanan yang maksimal untuk memenangkan hati mereka. Tetapi tidak semua pelayanan yang kita berikan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Komplain Pelanggan </b>adalah salah satu kerikil yang pasti terjadi di dunia usaha. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Komplain Pelanggan</a> </b>tidak boleh ditanggapi dengan dingin atau bahkan cuek karena kita, sebagai pelaku usaha, harus mampu memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Dan tidak ada salahnya juga jika Anda memberikan pelayanan yang maksimal untuk memenangkan hati mereka. Tetapi tidak semua pelayanan yang kita berikan mendapat sambutan positif dari mereka. Setelah itu, kemungkinan mereka akan mulai menyampaikan keluhan dan komplain dengan cara yang kurang sopan, seperti marah-marah. Pernah mengalami hal ini? lalu, bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk menghadapi komplain dari konsumen?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Komplain-Pelanggan.jpg"><img class="alignleft  wp-image-5155" alt="Komplain Pelanggan" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Komplain-Pelanggan.jpg" width="259" height="194" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Jadilah pendengar yang baik untuk meredakan emosi konsumen. Jika emosi konsumen memuncak, tenangkanlah. Berikan kesempatan bagi konsumen untuk mengungkapkan keluhan dan rasa kecewanya. Tugas Anda adalah untuk mendengarkan dengan seksama dengan menunjukkan empati dan memberikan tanggapan positif. Hindari memotong pembicaraannya agar emosinya tidak kembali tersulut. Anda juga tidak boleh ikut tersulut emosi karena bisa memperburuk keadaan.</li>
<li>Jangan menyanggah, berikan solusi terbaik. <b>Komplain Pelanggan </b>tidak perlu Anda sanggah untuk membela diri karena hal ini hanya akan memperparah situasi. Jika konsumen mulai emosi dan mengungkapkan semua keluhannya, berikan beberapa solusi. Untuk mendapatkan hasil yang saling memuaskan, sebaiknya ajaklah konsumen untuk berdiskusi dan tawarkan jalan keluar yang bisa saling menguntungkan. Hal ini selain untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan juga bisa mengembalikan kepercayaannya terhadap produk Anda.</li>
<li>Cobalah untuk berada di sisi konsumen dan rasakan apa yang dia rasakan. Walaupun Anda sudah memberikan solusi terbaik untuk konsumen, jangan berhenti sampai di sana karena sejatinya tugas Anda belum selesai. Anda harus bisa mengembalikan kepercayaan mereka, yaitu dengan berada seolah di posisi mereka. Misalnya dengan membuat program-program promosi untuk menyenangkan mereka. Dengan cara ini, maka kepercayaan konsumen juga akan kembali lagi.</li>
<li>Jangan mengedepankan sikap terlalu kaku. Sekarang ini masih banyak pelaku usaha yang selalu bersikap kaku dan monoton terhadap konsumen. Dan sikap seperti inilah yang sebenarnya tidak disukai oleh konsumen. Jadi setiap ada komplain, Anda tidak boleh membela diri dengan berdalih “kebijakan manajemen”. Jadikan konsumen sahabat dan carikan solusi untuk mereka.</li>
<li>Catatlah semua komplain konsumen dan jadikan sebagai bahan evaluasi. <b>Komplain Pelanggan </b>yang Anda terima tidak boleh hanya masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan saja. Anda harus bisa mencatatnya dengan sungguh-sungguh untuk kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi. Hal ini untuk memperbaiki kualitas pelayanan yang Anda berikan kepada semua konsumen. Jadi, dengan adanya komplain-komplain dari konsumen inilah Anda akan mendapatkan banyak sekali masukan untuk kemajuan usaha Anda dan bahkan bisa berinovasi untuk membangun kepuasan pelanggan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/balas-komplai-dengan-senyuman/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berikan Pelayanan Super pada Konsumen Anda</title>
		<link>http://infoduit.com/berikan-pelayanan-super-pada-konsumen-anda</link>
		<comments>http://infoduit.com/berikan-pelayanan-super-pada-konsumen-anda#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2013 09:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Memberikan pelayanan super]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5153</guid>
		<description><![CDATA[Memberikan pelayanan super membutuhkan usaha yang tidak sederhana. Memberikan pelayanan super kepada konsumen akan berpengaruh positif pada kemajuan dan kesuksesan usaha Anda sendiri. Walaupun sudah tergolong pelanggan setia dan loyal terhadap usaha Anda, tidak ada salahnya Anda memberikan pelayanan yang sama seperti konsumen baru. Dengan begitu, tingkat loyalitas mereka juga akan semakin terpupuk subur. Dengan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Memberikan pelayanan super </b>membutuhkan usaha yang tidak sederhana. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Memberikan pelayanan super</a> </b>kepada konsumen akan berpengaruh positif pada kemajuan dan kesuksesan usaha Anda sendiri. Walaupun sudah tergolong pelanggan setia dan loyal terhadap usaha Anda, tidak ada salahnya Anda memberikan pelayanan yang sama seperti konsumen baru. Dengan begitu, tingkat loyalitas mereka juga akan semakin terpupuk subur.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Memberikan-pelayanan-super.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5154" alt="Memberikan pelayanan super" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Memberikan-pelayanan-super.jpg" width="330" height="211" /></a>Dengan adanya kesetiaan pasar, tidak menutup kemungkinan bahwa Anda pun akan berhasil memenangkan persaingan yang ada di pasar. Untuk itulah, lakukan semua cara secara maksimal untuk memberikan hasil yang positif untuk para konsumen Anda. Lalu, apa saja yang bisa Anda lakukan untuk memenangkan hati konsumen Anda? Ini dia penjelasannya.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mengerti cara meminta maaf. <b>Memberikan pelayanan super </b>selalu diawali dengan rasa rendah hati kita pelaku usaha. Walaupun memang konsumen tidak selamanya benar, tetapi mereka selalu ingin menjadi seorang pemenang. Untuk itulah jika memang ada sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen, jangan segan-segan untuk segera meminta maaf agar tingkat kepuasan mereka tidak berkurang. Misalnya ketika ada sedikit masalah, Anda bisa menukarnya dengan memberikan diskon atau potongan harga agar tingkat kepuasan mereka tetap terjaga.</li>
<li>Ingat nama konsumen dan sapa mereka menggunakan namanya. Setiap orang akan sangat senang jika kita menyapanya dengan menggunakan nama mereka. Dan hal ini bisa menjadi sebuah strategi pemasaran yang sangat efektif. Strategi ini akan menciptakan kedekatan antara produsen dan konsumen, sehingga mereka juga akan senantiasa merasa dihargai dan dilayani dengan baik dan intim. Jika konsumen Anda terlalu banyak, Anda bisa menggunakan panggilan khusus, seperti panggilan “Sista”, “Juragan”, “Bos”, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menerapkan cara ini untuk dilakukan karyawan Anda, biarkan para karyawan Anda mempunyai panggilan tersendiri bagi para pelanggan.</li>
<li>Selalu hormati setiap konsumen Anda. Sebagai seorang atasan, Anda mungkin tidak selalu ada dan mengawasi jalannya usaha Anda dari dekat. Untuk itulah tolok ukur kesuksesan Anda menjadi tanggung jawab para karyawan Anda. Anda harus memberikan pengertian dan pelatihan terhadap para karyawan tentang tata cara memperlakukan konsumen. Berikan kebebasan pada mereka untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumen. Jadi, konsumen akan merasa nyaman bertransaksi dengan karyawan Anda.</li>
<li>Dengarkan setiap permintaan konsumen kemudian follow-up. <b>Memberikan pelayanan super </b>artinya juga menerima feed back yang mereka berikan. Jika memang ada konsumen yang menginginkan permintaan khusus atau masukan, jangan menanggapinya dengan cuek. Dengarkan masukan dan kritikan mereka secara seksama kemudian lakukan follow-up. Hal ini untuk memancing mereka melakukan transaksi pembelian di tempat Anda.</li>
<li>Berikan jawaban “iya” terhadap konsumen. Tidak semua konsumen bersikap ramah dan menyenangkan, tetapi kita harus tetap bersikap seramah mungkin. Ketika mereka meminta sesuatu yang cenderung sulit atau aneh, jangan cepat menyerah, katakana “iya” padanya agar mereka puas dengan pelayanan yang Anda berikan. Dengan begitu, walaupun Anda tidak memberikan apa yang mereka inginkan secara optimal, dia akan tetap menghargai usaha Anda dan berterima kasih.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/berikan-pelayanan-super-pada-konsumen-anda/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usia Muda, Usia Untuk Berkarya!</title>
		<link>http://infoduit.com/usia-muda-usia-untuk-berkarya</link>
		<comments>http://infoduit.com/usia-muda-usia-untuk-berkarya#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2013 09:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Usia muda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5138</guid>
		<description><![CDATA[Usia muda sudah bukan lagi sesuatu untuk dijadikan alasan berfoya-foya, malas-malasan dan manja. Usia muda harus membuat Anda semakin segar untuk berkarya. Kesuksesan tidak bisa menunggu, dan Anda harus memulainya sejak masih muda jika ingin mendapatkan kesuksesan itu sedini mungkin. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya jumlah entrepreneur muda di Indonesia yang sukses dengan usaha [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Usia muda </b>sudah bukan lagi sesuatu untuk dijadikan alasan berfoya-foya, malas-malasan dan manja. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Usia muda</a> </b>harus membuat Anda semakin segar untuk berkarya. Kesuksesan tidak bisa menunggu, dan Anda harus memulainya sejak masih muda jika ingin mendapatkan kesuksesan itu sedini mungkin. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya jumlah entrepreneur muda di Indonesia yang sukses dengan usaha yang dirintisnya. Contoh ini bisa kita lihat dengan kesuksesan sosok muda Elang Gumilang yang dengan usianya 22 tahun sudah mampu mendatangkan omzet sampai belasan milyar. Nah, untuk Anda yang ingin mencapai kesuksesan yang sama atau bahkan lebih dari itu, simak tips untuk memulai usaha di usia yang masih muda:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Usia-muda.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5139" alt="Usia muda" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/04/Usia-muda.jpg" width="287" height="287" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Cari tahu apa yang Anda ingin kerjakan. Semenjak di usia muda, Anda harus mengetahui apa yang Anda cintai untuk kemudian Anda kerjakan. Hal ini sangat penting mengingat usia muda adalah usia yang masih labil dalam menentukan sesuatu yang benar-benar mereka cintai. Mereka masih merasa cepat bosan pada sesuatu. Untuk menyiasatinya, Anda harus bisa benar-benar mengetahui apa yang Anda cintai sehingga Anda ingin terjun lebih dalam ke dalam bidang ini. mulailah bisnis kecil-kecilan yang sesuai dengan minat dan bakat Anda, kemudian atur prioritas dan waktu yang Anda miliki untuk menjalankan usaha rintisan ini.</li>
<li>Cari investor dan motivator sukses. <b>Usia muda </b>masih membutuhkan sosok yang bisa dijadikan tuntunan. Untuk itulah, jangan abaikan peran guru dan partner kerja dari kalangan pengusaha. Cara ini berguna untuk mempertajam ilmu bisnis yang harus Anda ketahui serta mencari partner kerja yang memang sudah mendalam seluk-beluk dunia usaha. Jadi, Anda mempunyai partner yang bisa mencerahkan dan memberikan motivasi pada Anda.</li>
<li>Maksimalkan infonet dan teknologi. Perkembangan infonet dan teknologi pastinya sudah sangat familiar bagi para kaum muda. Mereka setiap hari memanfaatkan beragam informasi dari dua hal ini. Nah, sekarang saatnya untuk Anda memanfaatkan teknologi dan infonet secara lebih optimal untuk bisa mendukung perkembangan usaha yang Anda jalankan. Misalnya penggunaan e-mail, sosial media, iklan baris dan iklan baner serta forum online. Semua kegiatan yang Anda lakukan di dunia maya dimaksudkan untuk mempromosikan bisnis Anda agar lebih dikenal luas melalui dunia maya.</li>
<li>Belajar sifat pemimpin: tegas. <b>Usia muda </b>tidak bisa menghalangi Anda untuk menempatkan diri sebagai pemimpin yang mempunyai sifat tegas. Karena sebagai seorang pemimpin, sikap mental Anda juga harus kuat dan tegas. Hal ini untuk menciptakan suasana kerja yang lebih optimal dan dengan kepemimpinan yang bagus walaupun ada karyawan Anda yang usianya lebih tua dari Anda. Cara untuk mendapatkannya adalah dengan membuat kesepakatan bersama dan menerapkan aturan-aturan tersebut di lapangan. Cara ini bisa mendisiplinkan Anda dan para karyawan Anda sendiri.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/usia-muda-usia-untuk-berkarya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buatlah Skala Prioritas untuk Bisa menuju Kesuksesan</title>
		<link>http://infoduit.com/buatlah-skala-prioritas-untuk-bisa-menuju-kesuksesan</link>
		<comments>http://infoduit.com/buatlah-skala-prioritas-untuk-bisa-menuju-kesuksesan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2013 09:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Skala prioritas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=5110</guid>
		<description><![CDATA[Skala prioritas di dalam sebuah bisnis harus diwujudkan agar mampu menggapai kesuksesan yang diimpikan. Skala prioritas di dalam sebuah bisnis harus ditentukan dengan benar agar bisa berkembang dengan cepat dan keuntungan yang didapat juga melesat dengan cepat. Nah, untuk membantu Anda untuk lebih mudah menyusun skala prioritas di dalam bisnis yang Anda jalankan, berikut ini [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Skala prioritas </b>di dalam sebuah bisnis harus diwujudkan agar mampu menggapai kesuksesan yang diimpikan. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Skala prioritas</a> </b>di dalam sebuah bisnis harus ditentukan dengan benar agar bisa berkembang dengan cepat dan keuntungan yang didapat juga melesat dengan cepat. Nah, untuk membantu Anda untuk lebih mudah menyusun skala prioritas di dalam bisnis yang Anda jalankan, berikut ini beberapa tips untuk Anda:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/03/Skala-prioritas-e1363772329173.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5112" alt="Skala prioritas" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/03/Skala-prioritas-e1363772329173.jpg" width="300" height="339" /></a></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Tentukanlah skala prioritas yang paling tinggi. Setiap orang pastinya mempunyai impian lebih dari satu. Tapi dari semua impian tersebut, manakah yang paling penting atau yang paling Anda prioritaskan? Anda harus bisa memilih satu prioritas yang harus Anda wujudkan dalam waktu dekat. Misalnya Anda membuat prioritas dalam satu tahun bisa menggandeng 1.000 orang reseller. Dengan begitu, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan, seperti mulai menghitung dalam 1 tahun ada 12 bulan dan Anda harus mulai menghitung berapa jumlah reseller yang harus Anda rekrut setiap harinya.</li>
<li>Catatlah setiap aktivitas yang harus Anda kerjakan. <b>Skala prioritas </b>bisa didapat dengan aksi. Setelah Anda menentukan prioritas mana yang harus diutamakan, sekarang saatnya untuk mencatat setiap kegiatan yang Anda lakukan dalam kurun waktu harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Strategi ini akan mengontrol target-target yang harus Anda selesaikan dalam waktu dekat dan dalam jangka panjang.</li>
<li>Konsitensi. Dalam menjalankan setiap rutinitas, Anda harus konsisten. Tekad yang kuat dan konsistensi akan membantu Anda untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan semnagat untuk menggapai target yang sudah Anda tetapkan, karena terkadang hambatan juga datang menghadang.</li>
<li>Fleksibel. Setiap prioritas yang Anda pilih harus Anda selesaikan, mulai dari skala yang paling rndah sampai skala yang paling tinggi. Jadi, fleksibilitas sangat berguna untuk mengikuti perencanaan yang sudah Anda tuliskan, agar semua aktivitas Anda berjalan beriringan dan selesai tepat pada waktunya.</li>
<li>Tetap fokus. <b>Skala prioritas </b>akan tercapai jika Anda mampu tetap focus pada apa yang Anda inginkan serta tidak melalaikan prioritas awal yang sudah Anda rencanakan. Jadi, Anda juga harus bisa menolak hal-hal yang bukan menjadi prioritas Anda.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/buatlah-skala-prioritas-untuk-bisa-menuju-kesuksesan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
