<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peluang Bisnis &#124; Peluang Usaha &#124; Informasi Bisnis Indonesia &#187; Asuransi</title>
	<atom:link href="http://infoduit.com/topics/personal-finance/asuransi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infoduit.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 May 2013 09:23:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Aspek-Aspek Memilih Asuransi untuk Anak</title>
		<link>http://infoduit.com/aspek-aspek-memilih-asuransi-untuk-anak</link>
		<comments>http://infoduit.com/aspek-aspek-memilih-asuransi-untuk-anak#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2012 09:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi untuk anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3633</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Asuransi untuk anak merupakan pilihan. Asuransi untuk anak adalah salah satu pilihan bijak orang tua untuk mempersiapkan masa depan buah hati. Tetapi karena sekarang banyak sekali jenis asuransi yang beredar di pasaran dan menawarkan beragam tawaran, maka Anda juga harus berhati-hati. Pilihlah yang paling memenuhi criteria Anda, jangan sampai Anda memilih asuransi yang terlalu [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Asuransi untuk anak </strong>merupakan pilihan. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Asuransi untuk anak</a> </strong>adalah salah satu pilihan bijak orang tua untuk mempersiapkan masa depan buah hati. Tetapi karena sekarang banyak sekali jenis asuransi yang beredar di pasaran dan menawarkan beragam tawaran, maka Anda juga harus berhati-hati. Pilihlah yang paling memenuhi criteria Anda, jangan sampai Anda memilih asuransi yang terlalu memberatkan karena premi yang harus Anda bayarkan setiap bulan terlalu besar.</span></span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/aspek-aspek-memilih-asuransi-untuk-anak/asuransi-untuk-anak" rel="attachment wp-att-3637" style="" target="" title=""><img alt="Asuransi untuk anak" class="alignleft size-full wp-image-3637" height="220" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Asuransi-untuk-anak.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Asuransi untuk anak" width="229" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Setiap orang tua mempunyai cara tersendiri untuk membahagiakan buah hatinya. Ada yang menabung, membeli barang berharga dan juga membeli asuransi. Seiring dengan perkembangan jaman, banyak orang tua sekarang lebih memilih asuransi untuk masa depan buah hatinya. Beragam pertanyaan mendasar tentang manfaat asuransi, cara memilih asuransi, dan lain sebagainya sudah sering kita jumpai di media cetak maupun elektronik. Berita-berita juga sering membahas tentang pentingnya asuransi untuk masa depan keluarga. Salah satu asuransi untuk masa depan buah hati Anda adalah asuransi pendidikan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Asuransi untuk anak </strong>di Indonesia akan menjamin masa depan yang lebih baik ketika Anda sudah tidak dalam masa produktif lagi. Untuk mempertimbangkan asuransi mana yang Anda inginkan dan Anda butuhkan, Anda harus cermat dalam melihat beberapa aspek, sebagai berikut. Aspek pertama adalah prioritas utama. Dalam memilih asuransi yang bagus, Anda harus mampu memilih dan memilah mana yang menjadi prioritas utama dan mana yang tidak. Karena dalam memilih asuransi, yang terpenting adalah proteksi keuangan yang mencakup/ meng-cover dana pendidikan dan kesehatan dalam jangka panjang.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Aspek kedua yang harus diperhatikan adalah kemampuan. Anda harus sadara diri pada kemampuan Anda. Anda tidak boleh terlalu berlebihan memilih asuransi karena beban yang harus Anda tiap bulan haruslah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Jadi sebelum memilih satu produk asuransi, hitung terlebih dahulu keuangan keluarga Anda, meliputi pengeluaran tiap bulannya. Idealnya, untuk bisa mengikuti asuransi atau menentuka berapa besarnya uang pertanggungan adalah kurang lebih 100 kali pengeluaran bulanan yang Anda miliki. Jadi, misalnya pengeluaran bulanan Anda sebesar Rp 2,5 juta, maka uang pertanggungan asuransi yang ideal untuk Anda adalah sebesar Rp 250 juta.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Asuransi untuk anak </strong>juga harus diperhitungkan atas aspek ketiga, yaitu perhitungan atau kalkulasi. Misalnya Anda ingin mengikuti asuransi pendidikan untuk anak Anda, pastikan Anda sudah menghitung secara terperinci dan matang berapa uang pendidikan yang harus Anda keluarkan nanti pada saat anak Anda mencapai jenjang pendidikan tertentu, misalnya SD, SMP, SMA atau kuliah. Kondisi ekonomi juga tidak boleh luput dari perhitungan. Jadi, Anda harus menghitung perkiraan biaya hidup dan biaya pendidikan untuk anak Anda dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi Anda pada saatnya dana proteksi tersebut dikeluarkan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Sama halnya dengan asuransi kesehatan. Anda juga harus mampu menghitung berapa jumlah dana yang Anda butuhkan ketika terjadi sakit dan Anda ingin perawatan jenis apa. Hal-hal detail yang tidak Anda pikirkan sebelumnya, harus segera dipikirkan ketika Anda memilih untuk membeli polis asuransi. Bukannya mengharapkan akan datangnya sakit atau musibah pada diri Anda sendiri, tetapi hal ini dilakukan untuk perencanaan atau proteksi. Agar Anda dan keluarga bisa hidup dengan tenang dan nyaman. Jadi, masa depan Anda bisa ditentukan saat ini. Jangan lupa untuk mendiskusikan hal ini dengan pasangan agar tidak ada masalah ke depannya.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/aspek-aspek-memilih-asuransi-untuk-anak/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Asuransi Kesehatan</title>
		<link>http://infoduit.com/hal-yang-harus-diperhatikan-dalam-memilih-asuransi-kesehatan</link>
		<comments>http://infoduit.com/hal-yang-harus-diperhatikan-dalam-memilih-asuransi-kesehatan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2012 09:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3632</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Asuransi kesehatan sudah menjadi salah satu kebutuhan hidup berkeluarga. Asuransi kesehatan akan menyelamatkan keuangan keluarga Anda ketika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Seiring dengan perkembangan teknologi, kesadaran masyarakat terhadap asuransi juga semakin meningkat. Masyarakat Indonesia yang cenderung konvensional sudah mulai terbuka dengan bermacam-macam jenis asuransi dan manfaatnya. Walaupun tentu saja masih ada beberapa kelompok [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Asuransi kesehatan </strong>sudah menjadi salah satu kebutuhan hidup berkeluarga. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Asuransi kesehatan</a> </strong>akan menyelamatkan keuangan keluarga Anda ketika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Seiring dengan perkembangan teknologi, kesadaran masyarakat terhadap asuransi juga semakin meningkat. Masyarakat Indonesia yang cenderung konvensional sudah mulai terbuka dengan bermacam-macam jenis asuransi dan manfaatnya. Walaupun tentu saja masih ada beberapa kelompok masyarakat yang masih menganggap bahwa asuransi hanya akan membuat uang Anda hilang. Itulah sebabnya Anda juga tidak boleh begitu saja memilih satu produk asuransi. Anda harus mempertimbangkan dengan matang produk mana yang akan Anda pilih dan yang terbaik.</span></span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/hal-yang-harus-diperhatikan-dalam-memilih-asuransi-kesehatan/asuransi-kesehatan" rel="attachment wp-att-3636" style="" target="" title=""><img alt="Asuransi kesehatan" class="alignleft size-full wp-image-3636" height="239" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Asuransi-kesehatan.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Asuransi kesehatan" width="211" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Untuk memilih produk asuransi yang baik dan terpercaya, Anda harus mencari beberapa referensi dari berbagai macam media baik cetak, elektronik maupun internet dan meminta referensi dari kenalan Anda yang menggunakan jasa asuransi. Asuransi kesehatan tidak hanya penting untuk mereka yang sudah berkeluarga tetapi juga untuk Anda yang masih lajang. Karena kesehatan adalah hak dari semua orang. Jadi, salah satu produk asuransi yang wajib dimiliki adalah asuransi kesehatan. Tetapi setelah mengetahui fungsi dan manfaat asuransi kesehatan, terkadang Anda masih memikirkan bagaimana caranya agar mendapatkan produk asuransi yang terbaik tetapi masih bisa menabung dan menutup kebutuhan sehari-hari? Berikut adalah penjelasannya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Asuransi kesehatan </strong>memang penting, tetapi ada beberapa hal penting yang harus dijadikan pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk membeli asuransi kesehatan. Pertama adalah jaminan maksimal. Anda harus memastikan berapa besaran angka yang diberikan oleh suatu perusahaan asurasi. Karena tentu saja, lebih besar angka yang diberikan maka akan semakin baik. Kedua, cermati biaya pemotongan. Yang harus diketahui adalah bahwa semakin besar potongan maka akan semakin baik. Mengapa bisa begitu? Karena potongan-potongan itu berguna untuk membayar segala tagihan Anda.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Ketiga, pilihlah asuransi kesehatan yang murni untuk meng-cover atau member perlindungan secara maksimal. Keempat, carilah agen asuransi yang sudah berpengalaman dan dapat diandalkan. Kelima, cari rekomendasi asuransi kesehatan dari dokter langganan Anda dan Rumah Sakit. Karena Rumah Sakit pasti akan memilih dan merekmendasikan asuransi yang cepat proses pencairannya.Keenam, tanyakan pada perusahaan asuransi tentang jenis system pembayaran, apakah system reimbursement atau cukup dengan memperlihatkan kartu anggota. Kedua system ini jelas mempunyai keunggulan yang berbeda. Karena jika system menunjukkan kartu anggota, berarti hanya berlaku untuk rekanan saja. Sebaliknya, untuk system reimbursement, akan berlaku di semua Rumah Sakit. Kelima, cek kembali coverage asuransi yang sudah Anda beli. Jika ada beberapa hal yang Anda anggap perlu tetapi belum discover, Anda bisa menambahkan jenis asuransi kesehatan lain untuk mengisi kebutuhan yang belum terpenuhi. Tetapi pastikan Anda mendaftar untuk kebutuhan yang penting saja, dan pastikan Anda juga berinvestasi di bidang lain.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Asuransi kesehatan </strong>yang Anda pilih harus melihat hal keenam, yaitu pilih jenis perawatan yang Anda butuhkan. Pilih yang bisa mengcover rawat inap, rawat jalan atau keduanya. Ketujuh, tentukan detail jenis kamar yang Anda inginkan. Misalnya Anda menginginkan Kelas VIP, VVIP, dan sebagainya. Kedelapan, cek apakah Anda membutuhkan asuransi untuk penyakit kritis. Hal ini bisa Anda cek dalam medical history keluarga Anda. Jika ada penyakit turunan yang berbahaya, maka Anda harus menambahkan asuransi untuk penyakit kritis. Tetapi yang harus Anda ingat, khusus untuk asuransi penyakit kritis, uang asuransi akan cair ketika penyakit tersebut sudah sangat parah, misalnya kanker stadium 3 atau 4.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Hal kesembilan yang harus diketahui adalah batasan biaya per item. Anda harus menanyakan ini kepada agen asuransi, misalnya biaya untuk obat-obatan dibatasi sampai Rp 2.000.000 per tahun, dan lain sebagainya. Kesepuluh, pastikan bahwa Anda tertib ber-administrasi. Anda harus menyimpan segala macam tagihan kesehatan dalam file khusus. Hal ini untuk bukti pendukung apabila nanti ada kesalahan dalam perhitungan klaim.&nbsp;</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/hal-yang-harus-diperhatikan-dalam-memilih-asuransi-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://infoduit.com/menyiapkan-%e2%80%9cdeposito-diri%e2%80%9d-agar-keluarga-sejahtera</link>
		<comments>http://infoduit.com/menyiapkan-%e2%80%9cdeposito-diri%e2%80%9d-agar-keluarga-sejahtera#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 08:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Commercial]]></category>
		<category><![CDATA[Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Option]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Property]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Shopping]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[financial]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Menyiapkan &#8220;deposito diri&#8221; agar keluarga sejahtera merupakan kesadaran individual. Menyiapkan &#8220;deposito diri&#8221; agar keluarga sejahtera merupakan perencanaan financial penting bagi keluarga untuk menuju sejahtera. Minimnya pengetahuan membuat banyak orang tidak merencanakan keuangan dengan baik. Alhasil, pendapatan yang diterima setiap bulannya terserap tanpa terencana atau bahkan tanpa target yang pasti. Banyak orang yang tidak memiliki [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Menyiapkan &ldquo;deposito diri&rdquo; agar keluarga sejahtera</strong> merupakan kesadaran individual. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Menyiapkan &ldquo;deposito diri&rdquo; agar keluarga sejahtera</a> </strong>merupakan perencanaan financial penting bagi keluarga untuk menuju sejahtera. Minimnya pengetahuan membuat banyak orang tidak merencanakan keuangan dengan baik. Alhasil, pendapatan yang diterima setiap bulannya terserap tanpa terencana atau bahkan tanpa target yang pasti.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Banyak orang yang tidak memiliki target yang pasti, termasuk dalam perencanaan keuangannya, dalam rangka untuk mensejahterakan diri dan keluarganya. Padahal setiap orang butuh target yang jelas untuk membantunya meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama dalam perencanaan keuangan. Untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga, suami juga istri yang memiliki pendapatan rutin perlu menentukan target berdasarkan kebutuhan sebenarnya. Artinya, jika Anda merencanakan keuangan keluarga dengan membeli polis asuransi, dengan berinvestasi, atau apa pun produk keuangan yang Anda pilih untuk menyiapkan keuangan jangka panjang, tujuannya harus jelas.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Menyiapkan &ldquo;deposito diri&rdquo; agar keluarga sejahtera </strong>harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda dan pasangan. Jangan membeli produk keuangan dengan menyesuaikan diri pada pilihan produk yang tersedia atau menyesuaikan kemampuan Anda. Karena paradigma yang benar adalah, tentukan terlebih dahulu kebutuhan keuangan Anda dengan perhitungan yang pasti, inilah yang disebut dengan deposito diri.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Yaitu setiap orang harus mendepositokan dirinya, menyiapkan uang pertanggungan atas dirinya. Jadi, ketika individu tersebut tak lagi produktif, atau tidak lagi berpenghasilan, deposito diri inilah yang akan menanggung hidupnya. Deposito diri ini bukan produk deposito, melainkan persiapan keuangan yang semestinya ada di setiap keluarga.&nbsp;Misalnya, jika penghasilan bulanan Anda Rp 2 juta per bulan atau Rp 25 juta satu tahun, bagi dengan lima persen (mengacu pada pertumbuhan rata-rata produk deposito), hasilnya setiap individu yang berpenghasilan dalam rumah tangga membutuhkan uang pertanggungan diri (deposito diri) Rp 500 juta.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Menyiapkan &ldquo;deposito diri&rdquo; agar keluarga sejahtera</strong>, misalnya dimulai dengan cara di atas. Kemudian, uang Rp 500 juta inilah yang harus dipersiapkan setiap individu dengan penghasilan atau pengeluaran Rp 2 juta per bulan misalnya. Jika Anda dan pasangan memiliki pengeluaran bulanan, setelah digabungkan, Rp 5 juta, maka nilai deposito diri berbeda, dan semakin besar. Gunakan rumus untuk menghitung berapa deposito diri yang butuh dipersiapkan Anda dan pasangan. Untuk pasangan menikah, rumus deposito diri yang Anda harus persiapkan adalah jumlah pengeluaran atau pendapatan tahunan (setelah digabung antara suami dan istri), dibagi lima persen. Hasilnya, itulah nilai deposito diri yang harus dipersiapkan masing-masing individu, suami dan istri menyiapkan keuangan masing-masing. Nah, deposito diri inilah yang menjadi target keuangan keluarga untuk menjadi lebih sejahtera. Jika Anda sudah menetapkan target Rp 500 juta, maka rencanakan keuangan dengan bijak. Pilih produk keuangan dengan tepat.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Penyiapan ini akan membuat penghasilan rutin bulan bisa lebih terencana. Untuk mencapai target deposito diri, orang Jepang bisa memiliki tujuh polis asuransi yang berbeda. Uang pertanggungan diri tersebut didapatkan dari beberapa komposisi produk keuangan. Empat produk keuangan yang wajib dimiliki untuk mencapai target keuangan pribadi tersebut adalah asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi&nbsp;<em>whole life</em>, kombinasi beberapa produk keuangan lainnya seperti&nbsp;<em>unit link</em>, reksa dana, dan produk investasi lainnya. Komposisi ini bisa berubah dan direvisi seiring perubahan pendapatan, juga pengeluaran, dan perubahan gaya hidup. Bisa jadi jumlah target Anda bertambah besar seiring meningkatnya pendapatan dan pengeluaran misalnya.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/menyiapkan-%e2%80%9cdeposito-diri%e2%80%9d-agar-keluarga-sejahtera/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 kesalahan terbesar pasangan soal uang</title>
		<link>http://infoduit.com/4-kesalahan-terbesar-pasangan-soal-uang</link>
		<comments>http://infoduit.com/4-kesalahan-terbesar-pasangan-soal-uang#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 08:41:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Commercial]]></category>
		<category><![CDATA[Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Option]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[financial]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[&#160; 4 kesalahan terbesar pasangan soal uang biasanya sering terjadi dan dianggap normal. 4 kesalahan terbesar pasangan soal uang juga lah yang biasanya menjadi sumber pertengkaran, bahkan penyebab renggangnya suatu hubungan. Masalah keuangan dalam suatu hubungan berpasangan biasanya dipicu oleh sejumlah keadaan, bahkan perbedaan kepribadian. Sebagai contoh, pribadi hemat yang menikah dengan individu boros atau [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>4 kesalahan terbesar pasangan soal uang</strong> biasanya sering terjadi dan dianggap normal. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">4 kesalahan terbesar pasangan soal uang</a> </strong>juga lah yang biasanya menjadi sumber pertengkaran, bahkan penyebab renggangnya suatu hubungan. Masalah keuangan dalam suatu hubungan berpasangan biasanya dipicu oleh sejumlah keadaan, bahkan perbedaan kepribadian. Sebagai contoh, pribadi hemat yang menikah dengan individu boros atau pribadi yang selalu khawatir soal uang menikah dengan si cuek yang tak suka atau bahkan enggan memikirkan membicarakan keuangan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">4 kesalahan ini sering sekali terjadi pada beberapa pasangan dan sulit untuk dihindari. Kesalahan yang pertama adalah tidak mau membicarakan soal uang. Sikap menunda komunikasi menimbulkan banyak masalah, termasuk soal uang. Percakapan mengenai uang menjadi lebih minim atau bahkan semakin jauh dari hubungan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Solusi: Jika Anda berencana menikah, sebaiknya sebelum tinggal bersama dan mencampurkan semua pengeluaran, biasakan untuk mendiskusikan beberapa hal krusial soal keuangan. Sebagai contoh, berapa banyak utang dari setiap individu. Dengan demikian, saat nanti menikah, Anda dan dia akan lebih mudah mengaturnya. Pembicaraan mengenai keuangan sebelum menikah juga meliputi kebiasaan masa lalu setiap individu dalam mengatur uang.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>4 kesalahan terbesar pasangan soal uang </strong>seharusnya dibicarakan juga mengenai pembagian pembayaran kebutuhan rumah tangga. Bagi presentasi pembayaran dari pengeluaran rutin bulanan. Anda dan pasangan juga perlu menentukan apakah perlu membuka rekening bersama atau cukup dengan rekening masing-masing. Berbicara mengenai keuangan perlu dijadikan kebiasaan berkala oleh pasangan. Duduk bersama di satu meja untuk mengatur dan merencanakan keuangan bersama penting dilakukan. Anda dan pasangan perlu membuat rencana keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Kesalahan ke dua adalah menyimpan uang di tempat rahasia. Anda atau pasangan punya kebiasaan ini? Menyimpan uang diam-diam di tempat rahasia atau merahasiakan barang baru yang Anda beli dari pasangan? Solusi: Sebenarnya Anda tak perlu merahasiakan apa pun dari pasangan, apalagi orang yang Anda pilih sebagai istri atau suami. Solusinya, jangan pernah mencampurkan pendapatan Anda dan pasangan. Berikan kebebasan kepada pasangan untuk membelanjakan uangnya sendiri. Menggabungkan uang hanya diperlukan pasangan saat harus membayar pengeluaran rutin rumah tangga. Karena itu, buatlah daftar pengeluaran yang harus dibayarkan berdua dengan pasangan dan pisahkan kebutuhan belanja personal untuk dibayarkan setiap individu.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>4 kesalahan terbesar pasangan soal uang </strong>yang ketiga adalah tak punya anggaran. Tak adanya anggaran dalam rumah tangga justru menimbulkan masalah keuangan. Solusinya: Buat anggaran keuangan atau belanja yang disepakati pasangan. Anggaran ini justru membantu pasangan untuk membayar utang atau justru menghindari utang. Utang merupakan salah satu sumber pertengkaran soal uang pada pasangan.&nbsp;Dengan adanya anggaran, pasangan bisa merencanakan membeli mobil, rumah, atau bahkan memiliki anak lagi dan menyiapkan pensiun. Pasangan menikah juga perlu menganggarkan uang untuk dana darurat keluarga.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Kesalahan ke empat adalah tak merasa perlu menyiapkan warisan. Anda dan pasangan perlu menyiapkan berbagai kondisi terkait dengan keuangan. Soal asuransi jiwa, misalnya, tentukan bersama pasangan mengenai siapa yang akan menerima manfaatnya. Jika tidak, uang yang telah Anda persiapkan jatuh ke tangan yang seharusnya tak tepat menerima manfaat jika Anda atau pasangan meninggal, misalnya. Anda dan pasangan perlu membicarakan harapan pada masa mendatang jika terjadi sesuatu terhadap Anda atau pasangan. Uang yang telah Anda kumpulkan, baik dari asuransi maupun dana pensiun, ingin dikelola oleh siapa dan untuk kepentingan apa. Topik ini harus&nbsp;segera Anda bicarakan dengan pasangan sebagai langkah antisipasi.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/4-kesalahan-terbesar-pasangan-soal-uang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi</title>
		<link>http://infoduit.com/3-pengeluaran-ekstra-akibat-terbawa-emosi</link>
		<comments>http://infoduit.com/3-pengeluaran-ekstra-akibat-terbawa-emosi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 08:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Commercial]]></category>
		<category><![CDATA[Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Option]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Shopping]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[shopping]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[&#160; 3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi terkadang membutuhkan pengelolaan uang yang seharusnya sederhana saja. 3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi seringkali terjadi ketika ada banyak diskon bertebaran di supermarket. Anda bisa menggunakan manajemen amplop untuk menyiapkan segala pengeluaran Anda. Anda bahkan bisa menyiapkan amplop khusus untuk biaya tak terduga. Meskipun sudah melakukan manajemen amplop [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi</strong> terkadang membutuhkan pengelolaan uang yang seharusnya sederhana saja. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi</a> </strong>seringkali terjadi ketika ada banyak diskon bertebaran di supermarket. Anda bisa menggunakan manajemen amplop untuk menyiapkan segala pengeluaran Anda. Anda bahkan bisa menyiapkan amplop khusus untuk biaya tak terduga. Meskipun sudah melakukan manajemen amplop ini, kadang-kadang Anda masih kerepotan membangun fondasi keuangan yang kokoh. Penyebabnya tak lain karena ada sisi emosional yang terlibat.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Keputusan yang dilandasi emosi biasanya selalu berakibat buruk. Contoh pertama akibat emosi adalah berganti bank. Program-program menggiurkan yang ditawarkan bank dalam berbagai iklannya memang membuat Anda tergoda untuk menutup satu rekening di satu bank dan membuka rekening di bank yang lain. Sebelum melakukannya, pastikan Anda sudah memikirkan untung-ruginya. Bila niat Anda untuk mengurangi biaya-biaya yang menjadi tanggungan Anda, cari informasi mengenai hal tersebut. Jika yang Anda incar adalah bunga tabungan yang lebih baik, hitung juga berapa yang akhirnya akan Anda dapatkan nantinya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi </strong>yang ke dua adalah membeli rumah yang lebih besar daripada yang anda perlukan. Ketika harga rumah cenderung naik, banyak keluarga yang justru membeli rumah yang lebih besar dan lebih mahal. Mereka khawatir, jika tidak segera membeli, harga akan terus naik. Apakah Anda mampu atau tidak mampu membayar cicilannya, sebenarnya kelebihan harga tersebut bisa Anda gunakan untuk hal yang lain bukan? Pada saat seperti itu, mengontrak rumah bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Atau, Anda membeli rumah di lokasi yang harganya belum terlalu mahal. Pilihan lain adalah dengan menawar harga rumah tersebut serendah mungkin, namun tentunya hal ini berlaku jika Anda ingin membeli rumah bekas.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Contoh ketiga adalah tidak mau kalah dengan &ldquo;tetangga&rdquo;. Ketika rekan kerja Anda membeli ponsel baru, atau mobil baru, mendadak ponsel atau mobil Anda terkesan ketinggalan zaman. Hal ini memang wajar. Contohnya yang lebih mudah adalah ketika teman Anda berbelanja baju-baju baru. Anda pasti akan menginginkannya juga. Cara terbaik untuk mencegah pengeluaran yang tidak diperlukan adalah dengan bertanya pada diri sendiri, apakah Anda memang membutuhkannya. Atau, bisakah Anda menunda pembelian barang tersebut hingga menerima bonus atau setelah tabungan mencukupi?</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>3 pengeluaran ekstra akibat terbawa emosi </strong>memang pada awalnya terlihat menguntungkan. Bagaimana tidak? Karena Anda selalu merasa bisa menyaingi orang lain. Anda bisa meningkatkan gengsi Anda. Tetapi sama saja jika gengsi Anda tidak sesuai dengan budget yang Anda miliki, maka pada akhirnya hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Sebenarnya bukan hanya gengsi terhadap kebutuhan yang besar, tetapi juga tentang belanja bulanan yang biasanya dilandasi oleh emosi untuk membeli apa yang diinginkan. Berbelanja di supermarket bisa jadi agenda bulanan Anda, terutama setelah gajian. Malah terkadang Anda bisa lebih dari satu kali dalam sebulan datang ke supermarket. Ketika berbelanja, wanita terkadang tidak bisa mengontrol diri untuk membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Apalagi pihak supermarket pintar membuat pembeli tergoda dengan memberikan diskon atau penawaran harga menarik. Ketika hal di atas terjadi, alhasil budget belanja bulanan pun jadi membengkak. Anda semakin &#39;terjebak&#39; pada godaan diskon di supermarket.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">usahakan Anda menyempatkan diri untuk membuat menu makanan harian. Menu tersebut sangat berguna agar Anda tahu bahan masakan apa saja yang perlu dibeli di supermarket dan bisa disimpan dalam waktu lama. Membuat daftar belanja juga sebaiknya Anda lakukan sebelum berbelanja ke supermarket. Daftar belanja ini bisa membuat Anda tidak lupa barang apa saja yang harus dibeli, sehingga Anda tidak perlu bolak-balik ke supermarket. Dengan kembali ke supermarket, kecenderungannya Anda bisa belanja lagi lebih banyak. Tak hanya itu, daftar belanja juga bisa membuat Anda fokus pada barang yang dibutuhkan. Daftar tersebut bisa menahan Anda dari godaan membeli barang yang sebenarnya tidak perlu.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/3-pengeluaran-ekstra-akibat-terbawa-emosi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo, berhitung mengenai masa depan</title>
		<link>http://infoduit.com/ayo-berhitung-mengenai-masa-depan</link>
		<comments>http://infoduit.com/ayo-berhitung-mengenai-masa-depan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 08:29:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Apartemen]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Property]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[social]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Ayo, berhitung mengenai masa depan! Hal tersebut seringkali menjadi bagian dari rencana seseorang. Ayo, berhitung mengenai masa depan dan susun beberapa rencana untuk kehidupan masa depan yang lebih baik. Anggapan bahwa laki-laki merupakan kepala rumah tangga harus diakui masih mengakar dan membudaya. Namun, perempuan berada di baliknya, yang memiliki kuasa menggerakkan kepala.&#160;Perempuan juga mempunyai [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Ayo, berhitung mengenai masa depan</strong>! Hal tersebut seringkali menjadi bagian dari rencana seseorang. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Ayo, berhitung mengenai masa depan</a> </strong>dan susun beberapa rencana untuk kehidupan masa depan yang lebih baik. Anggapan bahwa laki-laki merupakan kepala rumah tangga harus diakui masih mengakar dan membudaya. Namun, perempuan berada di baliknya, yang memiliki kuasa menggerakkan kepala.&nbsp;Perempuan juga mempunyai andil besar mengambil keputusan dalam berbagai hal. Mulai dari memilih tempat tinggal hingga keputusan finansial. Karena itu, penting bagi perempuan untuk teredukasi dengan baik dan memahami setiap keputusan yang diambilnya. Pasalnya, setiap keputusan kecil yang Anda ambil, punya dampak masa depan. Konsekuensi atas setiap keputusan yang diambil, bukan sekadar harus dihadapi dengan bijak, tetapi juga bisa dipersiapkan dengan baik.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Banyak orang punya keinginan, seperti memiliki rumah, liburan, memberangkatkan orangtua pergi haji, dan lainnya. Namun, mereka tak mengetahui berapa nilainya dan kebutuhannya. Biasanya mereka mempunyai berbagai macam impian tersebut tetapi tidak merencakannya dengan benar dan matang. Kemudian muncul anggapan untuk menabung. Menabung menjadi pilihan paling awam dalam mempersiapkan keuangan untuk mencapai keinginan. Namun, menabung saja takkan cukup. Ada faktor inflasi dan bunga yang harus diperhitungkan. Dengan inflasi rata-rata 6 persen, bunga 4 persen, nilai tabungan akan terus berkurang.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Ayo, berhitung mengenai masa depan </strong>dan membuat perencanaan yang matang sejak dini. Misalnya, apa yang akan Anda lakukan dengan dana likuid Rp 300.000 per bulan? Tentu, setiap perempuan punya pilihan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya. Anda berhak menggunakan atau membelanjakan uang dari pernghasilan Anda sendiri.&nbsp;</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Anda boleh bermanja di spa, minum kopi bersama sahabat untuk mengusir lelah dan penat dari rutinitas pekerjaan, dan apa pun gaya hidup yang memberikan kenikmatan tersendiri bagi Anda. Namun, apakah Anda menyadari sepenuhnya konsekuensinya? Memahami dampak dari setiap keputusan kecil yang diambil setiap harinya, dari uang Anda? Perempuan harus menikmati hidup karena banyak tekanan yang dihadapinya, dengan menjalani banyak peran, sebagai istri, ibu, juga profesional. Tapi, perempuan juga harus teredukasi dalam membuat keputusan dan tahu betul dampak dari setiap keputusan yang diambilnya jika ingin menjadi superwoman yang sebenarnya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Ayo, berhitung mengenai masa depan </strong>dan tentukan kesejahteraan anda mulai dari sekarang. Umumnya, perencanaan ini diserahkan pada perempuan. Untuk itulah seorang perempuan harus memiliki pengetahuan dan fakta sebelum membuat keputusan, sekecil apa pun, apalagi menyangkut finansial. Keputusan finansial, termasuk saat merencanakan keuangan jangka panjang untuk kebaikan di masa depan, dapat diperhitungkan saat ini. Dengan begitu, rencana keuangan lebih realistis, dan perempuan lebih mudah menentukan prioritas.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;">Contohnya, jika saat ini usia Anda 25 tahun, dan menyisihkan uang Rp 300.000 per bulan untuk investasi. Maka Anda dapat mempersiapkan&nbsp; keuangan senilai Rp 5,4 miliar pada usia 55 tahun, saat Anda tak lagi produktif atau memasuki masa pensiun. Nilai ini didapatkan dengan memperhitungkan tingkat suku bunga sekitar 19 persen per tahun, dengan masa waktu investasi 10 tahun. Uang Rp 5,4 miliar bisa bertambah atau bahkan berkurang, tergantung di usia berapa Anda mulai melek berinvestasi. Waktu dan&nbsp;<em>mindset</em>&nbsp;merupakan faktor penting terkait investasi. Jika Anda mulai memutuskan berinvestasi jangka panjang sedini mungkin, dampaknya dapat Anda nikmati di masa depan. Pada 5-20 tahun ke depan. Anda menjadi orangtua mandiri, tak menggantungkan hidup pada anak atau orang lain.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/ayo-berhitung-mengenai-masa-depan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi Jiwa Terbaik</title>
		<link>http://infoduit.com/asuransi-jiwa-terbaik</link>
		<comments>http://infoduit.com/asuransi-jiwa-terbaik#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 06:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Asuransi Jiwa terbaik adalah Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Asuransi Jiwa terbaik adalah Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum</p>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum</p>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/asuransi-jiwa-terbaik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
