<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peluang Bisnis &#124; Peluang Usaha &#124; Informasi Bisnis Indonesia &#187; Franchise</title>
	<atom:link href="http://infoduit.com/topics/peluang-usaha/franchise/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infoduit.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2013 09:59:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Hindari Kesalahan dalam Berbisnis Franchise</title>
		<link>http://infoduit.com/hindari-kesalahan-dalam-berbisnis-franchise</link>
		<comments>http://infoduit.com/hindari-kesalahan-dalam-berbisnis-franchise#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2013 10:04:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis franchise]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=4990</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis franchise merupakan salah satu ide bisnis yang bisa dilakukan mulai dari modal rendah sampai tinggi. Bisnis franchise bisa dikatakan snagat memudahkan para pemula untuk berkecimpung di bidang bisnis ini. franchise ini bisa diibaratkan seperti investasi. Jadi, dengan berinvestasi di sebuah franchise, seorang pelaku bisnis pemula bisa mendapatkan mentoring atau pendampingan dari para franchisor. Hal [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><b>Bisnis franchise </b>merupakan salah satu ide bisnis yang bisa dilakukan mulai dari modal rendah sampai tinggi. <b><a href="http://www.infoduit.com/">Bisnis franchise</a> </b>bisa dikatakan snagat memudahkan para pemula untuk berkecimpung di bidang bisnis ini. franchise ini bisa diibaratkan seperti investasi. Jadi, dengan berinvestasi di sebuah franchise, seorang pelaku bisnis pemula bisa mendapatkan mentoring atau pendampingan dari para franchisor. Hal inilah yang kian membuat bisnis ini marak dan popular. Tidak hanya pelaku usaha saja yang berlomba-lomba untuk memulai investasi ini, tetapi juga para franchisor juga berlomba-lomba untuk menawarkan berbagai macam investasi franchise.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/hindari-kesalahan-dalam-berbisnis-franchise/bisnis-franchise" rel="attachment wp-att-4992"><img class="alignleft  wp-image-4992" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" alt="Bisnis franchise" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2013/01/Bisnis-franchise.jpg" width="328" height="325" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun sudah banyak sekali kemudahan dan fasilitas yang diberikan, jika Anda ingin memulai bisnis ini maka Anda tetap harus waspada. Ya, Anda harus teliti dalam memilih franchise mana yang tepat untuk Anda. Karena tidak jarang banyak perusahaan yang menyelenggarakan kemitraan dan akhirnya malah membuat kesalahan-kesalahan yang membuat bisnisnya tumbang sebelum mencapai kesuksesan. Nah, untuk mengantisipasi resiko ini, berikut ini beberapa kesalahan yang harus Anda hindari untuk berbisnis franchise:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Tidak mempunyai modal atau dana yang cukup besar. Dana yang besar ini berfungsi untuk mendukung perkembangan bisnis franchise. Jika dana segar dikelola dan ditumbuhkan, maka bisnis yang dijalankan juga akan lebih berkembang. Sebaliknya, jika dana segar (sebagai cadangan) tidak ada atau kurang, maka perkembangan usaha tersebut juga akan tersendat atau bahkan bisa hilang di tengah persaingan.</li>
<li>Memilih partner yang salah. <b>Bisnis franchise </b>tidak boleh dipilih dengan sembarangan. Seorang franchisor harus jeli dan selektif dalam memilih calon franchisee atau partner bisnis. Banyak para investor yang sama sekali belum mengerti tentang bisnis ini dan juga belum mempunyai pengalaman terjun ke dalam bisnis ini. Akibatnya, focus franchisor juga akan menjadi terpecah antara mendampingi sang mitra dengan mengembangkan bisnisnya.</li>
<li>Pertumbuhan yang terlalu cepat. Pertumbuhan bisnis yang terlalu cepat tidak selamanya memberikan kesuksesan. Karena di dalam sebuah bisnis, selalu dibutuhkan dukungan manajemen dan persiapan yang matang.</li>
<li>Belum mempunyai cukup pengalaman di bidang usaha franchise. Sekarang ini masih banyak franchisor baru yang menawarkan kerjasama dengan sistem coba-coba. Artinya, mereka masih belum bisa dipastikan bisa bersaing di pasar atau tidak.</li>
<li>Pemberian training SOP dan SDM yang belum matang. <b>Bisnis franchise </b>harus ada dua training ini untuk membantu para calon franchisee untuk menjalankan usahanya dengan tepat dan sesuai. Sekarang ini masih banyak franchisor yang masih tidak maksimal dalam memberikan training ini kepada para calon franchisee.</li>
<li>Konsep yang ditawarkan belum terbukti. Sekarang ini masih banyak franchisor yang menawarkan usaha kemitraannya dengan waktu yang relative singkat. Dan waktu yang singkat ini biasnaya yang membawa banyak kesalahan. Sehingga nantinya return of investment yang dijanjikan juga belum bisa terbukti seperti yang dijanjikan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/hindari-kesalahan-dalam-berbisnis-franchise/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramen Japanese Noodle Bisa Anda Jadikan Ladang Usaha</title>
		<link>http://infoduit.com/ramen-japanese-noodle-bisa-anda-jadikan-ladang-usaha</link>
		<comments>http://infoduit.com/ramen-japanese-noodle-bisa-anda-jadikan-ladang-usaha#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2012 09:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[Ramen Japanese noodle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=4750</guid>
		<description><![CDATA[Ramen Japanese noodle sudah merambah sampai Indonesia. Ramen Japanese noodle awalnya dimakan oleh Togugawa Mitsukuni (Mito komon). Mie ramen adalah masakan mie kuah ala China yang pertama kali dihidangkan untuk Tokugawa Mitsukuni. Yang membuat mie ini untuk pertama kalinya adalah seorang ilmuwan Konghucu yang sedang ada di dalam pngasingan dari Dinasti Ming yang pada saat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ramen Japanese noodle </strong>sudah merambah sampai Indonesia. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Ramen Japanese noodle</a> </strong>awalnya dimakan oleh Togugawa Mitsukuni (Mito komon). Mie ramen adalah masakan mie kuah ala China yang pertama kali dihidangkan untuk Tokugawa Mitsukuni. Yang membuat mie ini untuk pertama kalinya adalah seorang ilmuwan Konghucu yang sedang ada di dalam pngasingan dari Dinasti Ming yang pada saat itu sedang diundang untuk dating ke Domain Mito.</p>
<p><a href="http://infoduit.com/ramen-japanese-noodle-bisa-anda-jadikan-ladang-usaha/ramen-japanese-noodle" rel="attachment wp-att-4753"><img class=" wp-image-4753 alignnone" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="Ramen Japanese noodle" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/11/Ramen-Japanese-noodle.jpg" alt="Ramen Japanese noodle" width="400" height="300" /></a>Di Indonesia sendiri, kehadiran mie ramen khas jepang ini sudah mulai familiar dan mulai dikenal banyak orang. Walaupun masih banyak juga yang belum mengenal mie ini. Tetapi mayoritas masyarakat kita yang menggemari makanan berbahan mie, maka mie ini juga dijadikan salah satu makanan berbasis mie yang sangat digemari. Istilahnya, karena masyarakat kita termasuk masyarakat yang “oriental” sehingga mie ramen pun sudah sangat bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat. Itulah sebabnya semakin hari semakin banyak tempat makan yang menjual makanan khas Jepang ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ramen Japanese noodle </strong>hadir sebagai nuansa baru di dalam bisnis di Indonesia. Anda bisa mulai melakukan survey ke beberapa warung mie dan pasti Anda mendapatkan jawaban jika kebanyakan warung mie ramen ini ramai diserbu oleh konsumen yang dating dari berbagai kalangan. Mungkin Anda tidak perlu jauh-jauh mengelilingi kota Anda untuk mencari warung mie ramen, cobalah untuk dating ke foodcourt di beberapa pusat perbelanjaan dan di sana Anda akan mendapati banyak sekali konsumen yang rela mengantre untuk mendapatkan semangkuk mie ramen. Fakta ini menunjukkan bahwa Anda tidak boleh terlalu menyia-nyiakan kesempata emas ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesempatan untuk bisa menghadirkan masakan mie khas Jepang dengan selera Indonesia bisa Anda hadirkan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Bahkan sekarang Anda tidak perlu mengikuti kursus atau bingung bagaimana cara membuat mie ramen karena sekarang sudah ada sistem franchise yang bisa Anda ajak bekerja sama. Dengan begitu, Anda akan bisa menghadirkan makanan Jepang dengan layanan maksimal agar mereka menikmati hidangan khas Jepang, baik rasa maupun bahannya dengan spesialisasi mie dengan harga terjangkau dan citarasa tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ramen Japanese noodle </strong>memberikan Anda penawaran yang sangat menarik untuk memetik keuntungan. Dengan sistem usaha yang sudah dibangun, maka akan memungkinkan Anda sebagai partner usaha untuk lebih mudah mempelajari dan menduplikasi sistem tanpa harus membangun sistem yang baru. Jadi, intinya, Anda akan lebih mudah mengembangkan usahanya walaupun Anda sebelumnya tidak mempunyai pengalaman apapun tentang bisnis mie ramen.</p>
<p style="text-align: justify;">Peluang usaha ini bisa Anda mulai dengan investasi yang relative rendah dan terjangkau. Menu yang ditawarkan oleh franchise ini juga harganya terjangkau sehingga bisa membuat pasar semakin tertarik untuk mencoba. Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari franchise Ramen Japanese Noodle:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Citarasa mie Ramen the Japanese noodle terbukti digemari masyarakat.</li>
<li style="text-align: justify;">Tidak perlu pengalaman.</li>
<li style="text-align: justify;">Investasi minimal, pengembalian investasi cepat.</li>
<li style="text-align: justify;">Telah membuka 2 cabang di Jogjakarta, 1 di Salatiga, 1 di Semarang dan semuanya selalu dipadati pengunjung.</li>
<li style="text-align: justify;">Pangsa pasar terbuka luas.</li>
<li style="text-align: justify;">Harga dan kualitas berani dan mampu bersaing dengan produk sejenis.</li>
<li style="text-align: justify;">Sudah dikenal oleh masyarakat di berbagai kota di Indonesia.</li>
<li style="text-align: justify;">Penerapan metode pemasaran yang efektif.</li>
<li style="text-align: justify;">Jaminan inovasi produk secara berkala.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/ramen-japanese-noodle-bisa-anda-jadikan-ladang-usaha/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Franchise dan Strategi Marketing yang Tepat</title>
		<link>http://infoduit.com/sistem-franchise-dan-strategi-marketing-yang-tepat</link>
		<comments>http://infoduit.com/sistem-franchise-dan-strategi-marketing-yang-tepat#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2012 09:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[sistem franchise]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=4692</guid>
		<description><![CDATA[Sistem franchise memang masih menjadi salah satu jenis usaha yang paling diminati oleh masyarakat luas. Sistem franchise diminati karena tidak mempunyai resiko yang tinggi. Kondisi perekonomian yang semakin membaik di Indonesia juga merupakan salah satu pendorong munculnya berbagai macam produk baru dan bisnis baru di Indonesia. Produk baru tersebut kebanyakan dipasarkan dengan sistem franchise. Karena [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Sistem franchise </strong>memang masih menjadi salah satu jenis usaha yang paling diminati oleh masyarakat luas. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Sistem franchise</a> </strong>diminati karena tidak mempunyai resiko yang tinggi. Kondisi perekonomian yang semakin membaik di Indonesia juga merupakan salah satu pendorong munculnya berbagai macam produk baru dan bisnis baru di Indonesia. Produk baru tersebut kebanyakan dipasarkan dengan sistem franchise. Karena masyarakat yang sudah mulai banyak mengenal sistem franchise dan menimbang untung-ruginya, sekarang segala informais tentang sistem franchise ini mulai banyak dilirik oleh masyarakat luas.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/sistem-franchise-dan-strategi-marketing-yang-tepat/sistem-franchise" rel="attachment wp-att-4695"><img class="alignleft size-full wp-image-4695" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="sistem franchise" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/11/sistem-franchise.jpg" alt="sistem franchise" width="438" height="310" /></a>Masyarakat sebagai konsumen juga saat ini lebih tertarik untuk membeli produk dengan brand franchise. Hal inilah yang kemudian bisa memudahkan para franchisee dan franchisor untuk memasarkan produknya. Citra merk atau brand image yang ditawarkan merupakan sebuah keunggulan yang bisa diberikan pada konsumen. Sehingga anda sebagai pelaku usaha sebaiknya tidak salah memilih strategi pemasaran untuk memperluas dan mempercepat pemasaran produk Anda dengan sistem franchise. Berikut ini beberapa strategi marketing yang bisa anda gunakan untuk memasarkan produk dengan sistem waralaba atau franchise:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sistem franchise </strong>ini bisa dilakukan dengan strategi marketing yang pertama, yaitu dengan memberikan keunggulan produk yang seang bersaing. Sudah menjadi rahasi umum jika konsumen akan menggemari produk yang memberikan nilai lebih untuk dirinya. Untuk itu, Anda harus bisa membuat produk yang baru an sulit untuk ditiru oleh para pesaing Anda yang lain. Jika perlu, Anda bisa menerapkan strategi diferensiasi produk, kemudian fokuslah untuk mengerjakan segmen pasar tertentu untuk bisa membidik target konsumen yang sudah anda tentukan sebelumnya. Nah, dengan begitu, konsumen tidak akan berpaling ke produk lain karena sudah percaya pada produk Anda. Inilah yang kemudian disebut sebagai konsumen loyal.</p>
<p style="text-align: justify;">Strategi yang kedua adalah dengan memperkuat produk. Anda bisa memenangkan pasar jika anda bisa memperkuat merk produk anda. Karena di pasar, tingkat persaingan semakin ketat dan padat. Jadi, kekuatan merk atau brand bisa Anda jadikan sebagai modal utama yang bisa membawa Anda pada kemenangan di pasar. Untuk itulah, Anda harus bisa benar-benar menjaga citrai baik brand atau merk Anda. Berikanlah pelayanan yang terbaik pada konsumen Anda. Pelayanan terbaik merupakan salah satu strategi yang secara tidak langsung bisa membangun loyalitas konsumen anda. Sehingga jika Anda sudah bisa memenangkan hati pasar, Anda juga akan lebih mudah untuk menjalankan promosi dari mulut ke mulut dengan lebih mudah. Karena jika sudah banyak konsumen yang loyal, maka proses marketing akan berjalan dengan sendirinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sistem franchise </strong>juga bisa dilakukan dengan strategi yang ketiga, yaitu dengan membuat rencana marketing yang lebih kreatif. Selain dengan memberikan produk dan pelayanan yang bagus, Anda juga harus bisa memasarkan produk dengan strategi yang kreatif. Karena pemasaran yang kreatif bisa menciptakan daya tarik tertentu untuk para konsumen. Anda bisa melihat ide-ide kreatif yang mulai muncul di pasaran, antara lain usaha franchise yang dijalankan dengan both atau gerobak yang cantik an menarik, mencantumkan logo dan nama brand dan juga baju seragam. Sehingga bisnis yang dijalankan dengan sistem ini akan terlihat lebih menonjol dan lebih menarik daripada usaha-usaha yang lain yang bukan kemitraan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah dengan strategi marketing tersebut, maka produk yang anda pasarkan bisa berlipat lebih laris daripada jika anda menggunakan metode tradisional. Jadi, sistem ini akan menghindarkan Anda dari resiko gulung tikar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/sistem-franchise-dan-strategi-marketing-yang-tepat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melirik Peluang Toko Buku</title>
		<link>http://infoduit.com/melirik-peluang-toko-buku</link>
		<comments>http://infoduit.com/melirik-peluang-toko-buku#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2012 09:31:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang toko buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=4116</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Peluang toko buku saat ini sudah sangat terbuka lebar. Peluang toko buku tidak hanya terkait dengan anak sekolah maupun mahasiswa, tetapi juga berbagai kalangan yang lain, misalnya guru, orang kantoran, pengusaha, dosen, dan lain sebagainya. Semakin hari, minat baca masyarakat semakin meningkat. Banyak sekali slogan &#8220;gemar membaca&#8221; untuk meningkatkan tingkat penggemar buku di kalangan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Peluang toko buku </strong>saat ini sudah sangat terbuka lebar. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Peluang toko buku</a> </strong>tidak hanya terkait dengan anak sekolah maupun mahasiswa, tetapi juga berbagai kalangan yang lain, misalnya guru, orang kantoran, pengusaha, dosen, dan lain sebagainya. Semakin hari, minat baca masyarakat semakin meningkat. Banyak sekali slogan &ldquo;gemar membaca&rdquo; untuk meningkatkan tingkat penggemar buku di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha buku karena dengan adanya budaya gemar membaca tersebut, minat masyarakat untuk membeli dan membaca semakin meningkat. Hal inilah yang bias Anda jadikan sebagai peluang usaha yang sangat menguntungkan.</span></span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/melirik-peluang-toko-buku/peluang-toko-buku" rel="attachment wp-att-4119" style="" target="" title=""><img alt="Peluang toko buku" class="alignleft size-full wp-image-4119" height="240" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/07/Peluang-toko-buku.png" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Peluang toko buku" width="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Besarnya peluang usaha di bidang bisnis buku menjadi salah satu alasan mengapa banyak sekali ditemukan took buku, bukan hanya di sekitar kampus atau sekolah, tetapi juga di pemukiman penduduk. Buku adalah jenis produk yang tidak aka nada habisnya. Walaupun sudah ada internet yang menyediakan informasi secara online, misalnya majalah online dan ebook, tetapi buku masih menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Peluang toko buku </strong>mempunyai konsumen yang sangat tinggi dan tidak terbatas. Ketika membuka usaha ini, Anda bias membuat target market yaitu semua orang yang gemar membaca dan membutuhkan buku untuk menunjang kegiatan atau aktivitas sehari-hari. Target konsumen ini bias meliputi anak-anak usia sekolah, para mahasiswa, pegawai, Ibu rumah tangga, dan masyarakat luas yang juga membutuhkan informasi, paling tidak membutuhkan Koran atau majalah. Karena hamper semua masyarakat membutuhkan buku atau majalah untuk sekedar hiburan atau mendapatkan informasi apapun.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Salah satu peluang took buku yang sangat laris manis adalah waralaba Togamas. Strategi diskon yang diterapkan terbukti sangat efeltif sampai saat ini. Pada awalnya, Togamas menawarkan program kemitraan pada tahun 2006 lalu. Sampai sekarang, sudah ada 43 toko yang tersebar di Jawa dan Bali. Jika Anda sudah melihat kesuksesan toko ini dan ingin bermitra dengan bisnis ini, maka Anda bisa melihat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Untuk bisa bermitra dengan Togamas, bisa dibilang cukup sederhana karena hanya dnegan menggunakan konsep bagi hasil. Dengan pola ini, perjanjian usaha tidak akan berakhir di tahun tertentu. Jadi, selama mitra (Anda) masih berminat dengan berbisnis toko buku, maka jalinan kerjasama masih akan terus berlangsung.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Peluang toko buku </strong>Togamas ini karena mengusung sistem bagi hasil, maka pihak Dharmasava Putera tidak mengenakan biaya royalty maupu fee lainnya. Tetapi jika modal awal mitra sudah kembali, yaitu sekitar 3 tahun, Dharmasava Putera akan mulai memungut fee. Fee ini dimasudkan sebagai ganti penggunaan merek Toko Buku Diskon Togamas. Fee yang dipungut adalah 1% dari pendapatan bulanan sang mitra (Anda). Dengan konsep sederhana dan cenderung menguntungkan bagi mitra ini, banyak sekali pemodal yang tertarik dengan waralaba Togamas. Satu kelebihan lain yang dimiliki adalah buku-buku yang dipajang di setiap gerai toko buku milik mitra berasal dari Togamas dengan system konsinyasi, yaitu sekitar 80%.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Dengan konsep ini, tentu saja mitra juga akan merasa lebih untung dalam menjalankan bisnis ini karena tidak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk membeli buku. Yang perlu diketahui juga adalah bahwa Togamas saat ini sudah mempunyai jalinan kerjasama dengan sekitar 1.600 penerbit. Dan sekitar 360 penerbit diantaranya adalah perusahaan yang mempunyai penjualan buku cukup besar. Jika Anda tertarik dengan konsep ini, siapkan dana Rp 326 juta untuk membuka gerai berukuran 100 meter persegi (m2). Jika Anda ingin membuka gerai seluas 200 m2, maka modalnya juga lebih besar, yaitu Rp 495 juta. Dana tersebut sudah meliputi media promosi, peralatan toko, dan system yang berhubungan dengan operasional sehari-hari.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/melirik-peluang-toko-buku/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsep Franchise Syariah</title>
		<link>http://infoduit.com/konsep-franchise-syariah</link>
		<comments>http://infoduit.com/konsep-franchise-syariah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 09:30:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[franchise syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep franchise]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep franchise syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=2768</guid>
		<description><![CDATA[Konsep franchise yang menguntungkan seharusnya tidak hanya menguntungkan salah satu pihak tetapi juga kedua belah pihak, yaitu franchisee dan franchisor. Konsep franchise yang berkembang pesat belakangan ini memang terbilang cukup menguntungkan walaupun masih terkesan kapitalis. Konsep yang berkembang sekarang ini lebih cenderung menguntungkan franchisor dan lebih merugikan franchisee. Secara umum, dalam konsep franchise yang berkembang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Konsep franchise </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">yang menguntungkan seharusnya tidak hanya menguntungkan salah satu pihak tetapi juga kedua belah pihak, yaitu franchisee dan franchisor. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Konsep franchise</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">yang berkembang pesat belakangan ini memang terbilang cukup menguntungkan walaupun masih terkesan kapitalis. Konsep yang berkembang sekarang ini lebih cenderung menguntungkan franchisor dan lebih merugikan franchisee. Secara umum, dalam konsep franchise yang berkembang sekarang ini, biasanya franchisor akan mengenakan kepada franchisee beberapa hal yaitu franchise fee dan royalty fee.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/konsep-franchise-syariah/konsep-franchise" rel="attachment wp-att-2769" style="" target="" title=""><img alt="Konsep franchise" class="alignleft size-full wp-image-2769" height="194" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/05/Konsep-franchise.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Konsep franchise" width="259" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Franchise fee biasanya dibebankan kepada franchisee untuk jangkan waktu tertentu, biasanya 5 tahun. Sedangkan royalty fee biasanya dihitung dari omzet penjualan. Mengapa hal ini merugikan franchisee? Karena dengan penerapan franchise fee berarti sang franchisor sudah mengambil keuntungan di depan sedangkan usaha belum berjalan. Penghitungan royalty fee dari omzet penjualan juga mencerminkan ketidakadilan. Karena berarti si franchisor tidak menanggung resiko. Karena walaupun usaha tersebut mengalami kerugian, sepanjang ada penjualan maka franchisor akan tetap mendapatkan royalty.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Konsep franchise </strong>ini pada awalnya berkembang karena di satu sisi ada pengusaha yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnisnya tetapi kekurangan modal untuk mengembangkannya lebih besar lagi. Dan di sisi lain, ada pihak yang mempunyai modal tetapi belum atau tidak memiliki pengalaman atau keahlian dalam berbisnis di bidang tersebut. Di sinilah akhirnya ada dua kepentingan yang bertemu dan bersinergi. Lalu bagaimana dengan system franchise syariah? Apakah ada perbedaan dengan system atau konsep franchise pada umumnya?</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Dalam istilah ekonomi Islam, si franchisor yang dikenal sebagai Mudharib berkontribusi dengan pengalaman, brand dan juga system bisnis. Sedangkan franchisee yang di sebut sebagai Shahibul Maal dalam ekonomi Islam berkontribusi dengan modal, baik uang maupun asset. Kemudian kedua belah pihak tersebut bertemu dan berpegang pada prinsip-prinsip yang tidak melanggar syari&rsquo;ah dan berlandaskan keadilan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Konsep franchise </strong>syari&rsquo;ah mempunyai beberapa karakteristik utama sebagai berikut, yaitu:</span></span></p>
<ol>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Tidak mengenal adanya franchise fee. Hal ini dikarenakan usaha belum berjalan. Jadi setiap keuntungan akan dinikmati setelah usaha berjalan dan ada keuntungan.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Royalty fee atau lebih tepatnya bagi hasil diambil dari gross profit atau net profit. Bisa dihitung bulanan, 3 bulanan atau sesuai dengan kesepakatan awal.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Usaha tersebut menjadi milik bersama. Proporsi kepemilikan saham dan bagi hasil ditetapkan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Hal ini biasanya tergantung pada karakteristik bidang usahanya. Dan kepemilikan usaha ini bisa dibatasi waktu atau bisa juga selamanya, tergantung pada kesepakatan.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Dalam kerjasama ini, franchisee (shahibul maal) bisa terlibat dalam manajemen usaha ataupun tidak.</span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Selanjutnya, profit juga bisa dinikmati oleh kedua belah pihak setelah usaha tersebut sudah berjalan dan menghasilkan keuntungan. Jika belum menghasilkan profit, maka kedua belah pihak juga tidak akan mendapatkan apapun. Dengan karakteristik tersebut di atas, maka kedua belah pihak (franchisor/ mudharib dan franchisee/ shahibul maal) akan mempunyai tanggung jawab yang sama untuk memajukan usaha tersebut. Tidak seperti yang banyak terjadi sekarang, yang lebih banyak merugikan pihak franchisee. Karena pihak franchisor sudah mengambil profit di depan, sehingga kadang-kadang menjadi kurang peduli kepada keberhasilan usaha sang franchisee. Konsep waralaba Syarai&rsquo;ah ini intinya adalah pihak franchisor tetap dapat mengemban usahanya dengan modal pihak lain dan orang yang ingin memiliki usaha (franchisee) dapat memulai usahanya tidak dari nol. Dalam ekonomi Islam sendiri, waralaba ini disebut sebagai system mudharabah atau musyarakah.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/konsep-franchise-syariah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunci Sukses Mengembangkan Usaha Waralaba</title>
		<link>http://infoduit.com/kunci-sukses-mengembangkan-usaha-waralaba</link>
		<comments>http://infoduit.com/kunci-sukses-mengembangkan-usaha-waralaba#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 09:28:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis waralaba]]></category>
		<category><![CDATA[Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba]]></category>
		<category><![CDATA[usaha waralaba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=2760</guid>
		<description><![CDATA[Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba bisa sangat berguna jika Anda mau untuk disiplin mempraktikkannya. Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba ini intinya adalah mengedit konsep yang sudah melekat di otak kita tentang keinstanan bisnis waralaba. Ternyata, bisnis waralaba itu tidak seinstan yang kita pikirkan sebelumnya. Banyak kendala dan hambatan yang sering muncul di tengah perjalanan usaha, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">bisa sangat berguna jika Anda mau untuk disiplin mempraktikkannya. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">ini intinya adalah mengedit konsep yang sudah melekat di otak kita tentang keinstanan bisnis waralaba. Ternyata, bisnis waralaba itu tidak seinstan yang kita pikirkan sebelumnya. Banyak kendala dan hambatan yang sering muncul di tengah perjalanan usaha, sehingga satu demi satu pelaku bisnis franchise&nbsp;mulai berguguran sebelum mencapai kesuksesannya. Tentu kondisi seperti ini tidak ingin Anda alami bukan? Karena itu sebelum memutuskan terjun di bisnis franchise, persiapkan mental, modal dan dukungan manajerial secara matang agar bisnis Anda tidak layu sebelum berkembang.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/kunci-sukses-mengembangkan-usaha-waralaba/kunci-sukses-mengembangkan-usaha-waralaba" rel="attachment wp-att-2761" style="" target="" title=""><img alt="Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba" class="alignleft size-full wp-image-2761" height="195" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/05/Kunci-sukses-mengembangkan-usaha-waralaba.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba" width="259" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Berikut adalah beberapa factor yang bisa mendorong perkembangan usaha waralaba Anda. kunci sukses pertama adalah profil dan kinerja waralaba. Dalam tahap ini, Anda harus membuat visi dan misi besar yang dapat mengantarkan bisnis Anda menuju kesuksesan. Kemudian, lakukan seleksi calon franchisee secara ketat untuk mencapai visi dan misi tersebut. Sebab, kinerja para franchisee di lapangan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan kinerja Anda sebagai seorang franchisor. Semakin banyak jumlah franchisee Anda yang berhasil menjalankan usahanya, maka semakin besar pula penilaian positif dari masyarakat terhadap profil dan kinerja franchise yang Anda tawarkan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba </strong>yang kedua adalah merk. Merek menjadi modal utama seorang pelaku bisnis franchise untuk mengembangkan usahanya dalam bentuk kemitraan. Untuk itu wajib bagi Anda untuk merancang, membangun kualitas merek, dan menjaga citra baik merek tersebut di depan masyarakat luas. Sebab, keberadaan merek menjadi faktor penting bagi bisnis Anda untuk memikat para konsumen maupun calon franchisee yang tertarik bermitra dengan Anda. Kunci sukses ketiga adalah system waralaba. Selain keberadaan merek, faktor penting lainnya adalah membangun sebuah sistem. Sebelum menawarkannya kepada calon franchisee, sebaiknya ciptakan sistem kemitraan yang benar-benar solid dan tahan banting terhadap tantangan serta persaingan pasar yang semakin pesat. Sehingga bisnis franchise yang Anda jalankan tidak tumbang di tengah jalan, dan jumlah mitra yang dimiliki juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kunci sukses keempat adalah franchise support. Setelah sistem mulai berjalan lancar, selanjutnya tugas utama franchisor adalah memberikan dukungan penuh kepada para mitranya. Dukungan yang diberikan kepada para franchisee menjadi salah satu strategi bagi Anda untuk meningkatkan loyalitas mereka terhadap peluang bisnis franchise&nbsp;yang dijalankan. Tidak hanya support awal saja yang wajib diberikan seorang franchisor kepada franchiseenya, namun juga support lanjutan selama kerjasama kemitraan tersebut masih berjalan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati kedua belah pihak.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kunci sukses mengembangkan usaha waralaba </strong>kelima adalah konsumen. Konsumen adalah raja, dan kepuasan konsumen menjadi factor utama bagi para franchisor dan franchisee. Untuk itulah, menjaga kualitas produk atau jasa sangat dianjurkan untuk mendapatkan kepuasan konsumen. Kunci sukses keenam adalah penampilan franchisor. Tidak hanya calon franchisee saja yang perlu diseleksi, dalam memilih franchisor pun kita juga butuh kehati-hatian agar tidak salah pilih dalam berinvestasi. Pilihlah franchisor yang benar-benar handal, memiliki dukungan manajerial yang cukup matang, serta memenuhi semua kewajibannya terhadap para mitra dengan baik.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kunci sukses ketujuh adalah hubungan kerjasama yang baik. Setelah kesepakatan kerjasama franchise telah terjalin, maka secara tidak langsung Anda berada dalam sebuah keluarga besar, dimana antar anggota keluarganya memiliki kewajiban untuk saling membantu agar bisnis yang dijalankan bisa mencapai sukses bersama.&nbsp;</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/kunci-sukses-mengembangkan-usaha-waralaba/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesalahan dalam Bisnis Franchise</title>
		<link>http://infoduit.com/kesalahan-dalam-bisnis-franchise</link>
		<comments>http://infoduit.com/kesalahan-dalam-bisnis-franchise#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 09:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis franchise]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis franchise yang menguntungkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan dalam bisnis franchise]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=2752</guid>
		<description><![CDATA[Kesalahan dalam bisnis franchise sebisa mungkin harus dihindari karena dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis Anda. Kesalahan dalam bisnis franchise ini biasanya dilakukan dengan tidak sengaja karena sang pengusaha kurang teliti atau kurang kreatif. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus Anda hindari. Kesalahan pertama adalah tidak mempunyai dana cukup besar untuk mendukung perkembangan bisnis franchisee. Realitanya, tidak [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Kesalahan dalam bisnis franchise </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">sebisa mungkin harus dihindari karena dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis Anda. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Kesalahan dalam bisnis franchise</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">ini biasanya dilakukan dengan tidak sengaja karena sang pengusaha kurang teliti atau kurang kreatif. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus Anda hindari. Kesalahan pertama adalah tidak mempunyai dana cukup besar untuk mendukung perkembangan bisnis franchisee. Realitanya, tidak semua franchisor mempunyai dana segar dalam jumlah besar untuk kemudian dikucurkan untuk pengembangan bisnis. Tentu saja hal ini kemudian mengakibatkan tersendatnya perkembangan bisnis dan tenggelamnya bisnis ini di tengah persaingan bisnis franchise lainnya di masyarakat. Karean perlu diingat juga bahwa persaingan bisnis franchise sudah sedemikian ketat.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/kesalahan-dalam-bisnis-franchise/kesalahan-dalam-bisnis-franchise" rel="attachment wp-att-2753" style="" target="" title=""><img alt="Kesalahan dalam bisnis franchise" class="alignleft size-full wp-image-2753" height="159" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/05/Kesalahan-dalam-bisnis-franchise.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Kesalahan dalam bisnis franchise" width="317" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kesalahan kedua adalah memilih partner bisnis yang salah. Tahukah Anda bahwa kesalahan yang sering dilakukan oleh para franchisor adalah tidak selektif dalam memilih partner bisnis atau calon franchisee. Akibatnya, banyak sekali investor yang sama sekali belum mengerti tentang bisnis dan belum memiliki pengalaman di dunia franchising bergabung dengan sebuah kemitraan. Hal ini akan mengakibatkan focus franchisor dalam mengembangkan bisnisnya akan terpecah dan waktu yang dimiliki akan tersita hanya untuk mendampingi para mitranya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kesalahan dalam bisnis franchise </strong>yang ketiga adalah pertumbuhan yang terlalu cepat. Ini merupakan kesalahan dari pihak franchisor yang tidak selektif dalam memilih partner bisnis atau calon franchisee. Bila persiapan kita belum matang dan dukungan manajemen belum bisa maksimal, maka pertumbuhan jumlah franchisee yang semakin besar hanya akan mempersulit posisi Anda sebagai franchisor. Karena masing-masing franchisee membutuhkan pendampingan dan pengontrolan rutin dari franchisornya. Kesalahan keempat adalah belum memiliki cukup pengalaman dalam bisnis kemitraan. Hal ini akan lebih diperparah lagi jika tidak hanya franchisee-nya saja yang tidak berpengalaman tetapi juga sang franchisor. Jadi, bisnis franchise yang dijalankan terkesan ajang untuk coba-coba. Sehingga kemitraan yang ditawarkan belum siap bersaing dengan franchisor lain dan tidak dapat bertahan lama di tengah persaingan yang ada.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kesalahan kelima adalah pemberian bekal training SDM dan SOP yang belum matang. Hal ini adalah kesalahan terbesar karena aan mempengaruhi kedisiplinan dan kemampuan franchisee dalam menjalankan bisnisnya. Para calon franchisee membutuhkan pelatihan SDM dan SOP yang benar-benar matang terlebih dahulu sebelum akhirnya mampu dan dilepas untuk menjalankan bisnisnya. Dalam kenyataannya, masih sedikit franchisor yang memberikan pelatihan tersebut secara optimal sehingga akhirnya memberikan citra yang kurang bagus pada franchise-nya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kesalahan dalam bisnis franchise </strong>yang keenam adalah menawarkan konsep yang belum terbukti. Kebanyakan franchisor terdorong menyelenggarakan kemitraan untuk mengembangkan bisnisnya dengan waktu yang relatif singkat.&nbsp;Motivasi inilah yang sering membuat franchisor melakukan kesalahan, karena mereka hanya fokus mengembangkan bisnisnya tanpa memikirkan konsep bisnis dengan matang. Sehingga ROI (<em>Return of Investment</em>) yang dijanjikan masih belum bisa dibuktikan oleh para mitranya. Kesalahan ketujuh adalah franchisee tidak mempunyai dukungan dana operasional yang besar. Realitanya, para franchisee hanya mempunyai dan menyiapkan sejumlah dana yang diminta oleh franchisor saja. Pola seperti ini tentu saja akan sangat mengganggu kestabilan bisnis Anda karena Anda tidak mempunyai dana cadangan untuk memenuhi segala kebutuhan operasional bisnisnya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kesalahan kedelapan adalah komunikasi yang tidak efektif antara franchisor dan franchisee. Hal ini akan menimbulkan kesalahan yang fatal karena penyampaian informasi yang tepat pasti akan membantu men-support bisnis Anda. keuntungan informasi yang lain juga untuk mengetahui perkembangan informasi terbaru dari bisnis yang dijalankannya. Kesalahan kesembilan adalah tidak memiliki system support di setiap wilayah. Tidaklah heran bila banyak franchisee yang memutuskan kerjasama di tengah perjalanan, karena mereka tidak mendapatkan bantuan dari franchisor ketika mengalami kendala dalam menjalankan kemitraan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/kesalahan-dalam-bisnis-franchise/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Sukses untuk Menjadi Franchisee (Mitra) yang Ideal</title>
		<link>http://infoduit.com/tips-sukses-untuk-menjadi-franchisee-mitra-yang-ideal</link>
		<comments>http://infoduit.com/tips-sukses-untuk-menjadi-franchisee-mitra-yang-ideal#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 09:23:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[franchise yang menguntungkan]]></category>
		<category><![CDATA[franchisee yang untung]]></category>
		<category><![CDATA[Menjadi franchisee (mitra) yang ideal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=2744</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi franchisee (mitra) yang ideal merupakan impian dan harapan banyak sekali pengusaha. Karena dengan menjadi menjadi franchisee (mitra) yang ideal tentu saja sama dengan menambah pundi-pundi keuntungan dari bisnis Anda. Dalam system franchise atau waralaba sendiri, keberadaan seorang seorang mitra pasti menjadi salah satu kebutuhan utama, selain modal usaha. Bahkan dukungan dan kiprah mitra inilah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Menjadi franchisee (mitra) yang ideal </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">merupakan impian dan harapan banyak sekali pengusaha. Karena dengan menjadi </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">menjadi franchisee (mitra) yang ideal</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">tentu saja sama dengan menambah pundi-pundi keuntungan dari bisnis Anda. Dalam system franchise atau waralaba sendiri, keberadaan seorang seorang mitra pasti menjadi salah satu kebutuhan utama, selain modal usaha. Bahkan dukungan dan kiprah mitra inilah yang kemudian mempengaruhi keberhasilan bisnis franchise. Itulah mengapa kebanyakan franchise menerapkan system atau peraturan yang ketat dalam memilih mitra. Hal ini tentu saja dilakukan karena para franchisor tidak ingin nama baik brand-nya menjadi tercoreng akibat mitra yang tidak bertanggung jawab.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/tips-sukses-untuk-menjadi-franchisee-mitra-yang-ideal/menjadi-franchisee-mitra-yang-ideal" rel="attachment wp-att-2745" style="" target="" title=""><img alt="Menjadi franchisee (mitra) yang ideal" class="alignleft size-full wp-image-2745" height="159" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/05/Menjadi-franchisee-mitra-yang-ideal.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Menjadi franchisee (mitra) yang ideal" width="317" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Sebenarnya yang perlu diingat jika Anda ingin membuka bisnis franchise adalah Anda tidak boleh berpikir untuk melimpahkan semua tanggung jawab kepada franchisor. Karena Anda sebagai mitra juga mempunyai kewajiban penuh untuk mengembangkan bisnis tersebut. Mengapa ada satu brand tetapi banyak franchisee-nya yang gagal? Karena keberhasilan bisnis ini juga bergantung pada Anda sebagai franchisee. Anda diwajibkan untuk menjaga nama baik brand yang ditawarkan dan juga mengikuti system kemitraan yang telah disepakati.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Menjadi franchisee (mitra) yang ideal </strong>harus dilakukan dengan beberapa tips berikut ini. Pertama, sebaiknya mulailah dengan menyukai peluang bisnis yang akan Anda geluti. Karena bagaimanapun juga, adanya passion atau kecntaan Anda terhadap suatu bidang akan memudahkan jalan dan langkah Anda. Intinya, jika Anda menyukai bidang bisnis Anda sendiri, maka Anda juga akan menjalankannya dengan lebih optimal. Dengan kata lain, Anda akan merasa memiliki sepenuhnya bisnis tersebut. Sehingga kemungkinan untuk meninggalkan tanggung jawab di tengah perjalanan semakin kecil.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kedua, berikan peran aktif untuk bisnis franchise yang Anda jalankan. Walaupun usaha franchise tidak sepenuhnya meminta peran aktif Anda dalam perputaran bisnis ini, tetapi tidak seharusnya Anda hanya berpangku tangan dan menunggu laba. Anda harus berusaha sekreatif mungkin untuk meningkatkan level bisnis Anda. Misalnya Anda berhasil meraup keuntungan yang sangat tinggi di satu franchise dengan inovasi dengan memberikan diskon setiap bulan dan pengadaan acara tertentu. Jika keuntungan Anda meningkat, tentu Anda bisa membuka cabang atau franchise baru lagi dan mengulang kesuksesan yang sama atau bahkan lebih sukses. Karena Anda juga memiliki tugas yang sama untuk memperkenalkan dan mengembangkan bisnis tersebut di pasaran. Jadi tidak hanya menginvestasikan sejumlah dana saja, tetapi Anda juga memberikan tenaga dan pikiran Anda untuk mengembangkan bisnis franchise yang Anda geluti.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Menjadi franchisee (mitra) yang ideal </strong>juga bisa ditempuh dengan langkah ketiga, yaitu dengan mengikuti system franchise yang berlaku. Hal ini sebenarnya sudah sewajarnya karena seorang mitra memang harus mematuhi dan mengikuti segala system yang telah ditetapkan franchisor dalam perjanjian kemitraan. Sehingga kerjasama yang terjalin pun akan berjalan dengan baik tanpa ada perselisihan antara franchisor dan franchisee-nya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Keempat, meningkatkan ilmu dan skill di dunia usaha. Sebagai mitra juga sama halnya dengan seorang pengusaha murni, yaitu dituntut untuk mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang luas di bidang yang Anda geluti. Hal ini sangat penting untuk kelangsungan bisnis Anda, terutama ketika Anda membutuhkan strategi-strategi brilliant untuk ditanamkan ke dalam bisnis Anda. Selain itu, Anda juga membutuhkannya untuk membangung image dan citra yang lebih baik daripada brand yang ditawarkan. Semoga sukses!</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/tips-sukses-untuk-menjadi-franchisee-mitra-yang-ideal/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah dan Tips Memulai Usaha Franchise</title>
		<link>http://infoduit.com/langkah-dan-tips-memulai-usaha-franchise</link>
		<comments>http://infoduit.com/langkah-dan-tips-memulai-usaha-franchise#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 09:20:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[franchise menguntungkan]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan franchise]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai usaha franchise]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=2736</guid>
		<description><![CDATA[Memulai usaha franchise tidak boleh hanya mengandalkan peraturan yang sudah ditetapkan saja oleh franchisor, Anda juga harus mempunyai persiapan sendiri. Memulai usaha franchise sama dengan investasi di bidang bisnis. Karena kesuksesan satu usaha di bidang franchise, maka usaha franhcise yang lain pun berbondong-bondong untuk melebarkan sayapnya. Hal ini dibarengi juga dengan hasrat yang tinggi dari [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Memulai usaha franchise </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">tidak boleh hanya mengandalkan peraturan yang sudah ditetapkan saja oleh franchisor, Anda juga harus mempunyai persiapan sendiri. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Memulai usaha franchise</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">sama dengan investasi di bidang bisnis. Karena kesuksesan satu usaha di bidang franchise, maka usaha franhcise yang lain pun berbondong-bondong untuk melebarkan sayapnya. Hal ini dibarengi juga dengan hasrat yang tinggi dari para pemilik modal. Fenomena ini kemudian melahirkan beragam jenis penawaran investasi di bidang franchise ini.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/langkah-dan-tips-memulai-usaha-franchise/memulai-usaha-franchise" rel="attachment wp-att-2737" style="" target="" title=""><img alt="Memulai usaha franchise" class="alignleft size-full wp-image-2737" height="196" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/05/Memulai-usaha-franchise.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Memulai usaha franchise" width="257" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Keberhasilan system franchise sudah dibuktikan dengan semakin menjamurnya usaha franchise dalam berbagai bidang. Mengapa banyak sekali peminat dalam bisnis ini? Hal ini dikarenakan menjalankan bisnis farnchise sangat meggiurkan. Selain keuntungan yang dijanjikan cukup besar, peluang bisnis franchise dikembangkan dengan manajemen yang benar-benar matang. Sehingga sebagai peluang bisnis, franhcise mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan bisnis non kemitraan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Memulai usaha franchise </strong>ini menawarkan pola kemitraan yang cukup jelas, termasuk masalah permodalan, dukungan system dan manajemen yang sudah mantap dan juga dukungan media pemasaran yang juga tak kalah menarik. Sebenarnya, bisnis waralaba atau franchise ini diminati karena berfungsi sebagai bisnis baru yang mudah dan relative aman dilakukan oleh para pemula. Karena manajemennya sudah mempunyai aturan pakem, maka sang pemula ini hanya akan mengikuti alurnya saja. Sambil dia berjalan, sambil belajar untuk mengatur bisnisnya untuk lebih baik lagi.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan oleh para pelaku usaha baik yang menawarkan system kemitraan (franchisor), calon investor, maupun franchisee (yang membeli kemitraan) sebelum mereka menjalankan usaha. Persiapan pertama adalah siapkan diri Anda untuk menjadi seorang entrepreneur. Sebelum menjadi seorang franchisor, calon investor, maupun franchisee, sebaiknya ubahlah pola pikir Anda yang sebelumnya terbiasa menjadi seorang karyawan, beralih ke&nbsp;<em>mindset</em>&nbsp;(pola pikir) seorang entrepreneur yang berani mengambil tantangan sebagai peluang. Siapkah Anda menjadi seorang wirausaha? Persiapan kedua adalah mempelajari segala peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan franchise sebelum Anda membuka kemitraan atau bergabung dengan kemitraan yang ditawarkan franchisor. Sebut saja Peraturan Pemerintah RI No. 42 Tahun 2007&nbsp;yang berisi tentang enam kriteria bisnis franchise atau waralaba beserta persyaratan dalam membuat prospektus penawarannya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Memulai usaha franchise </strong>juga harus memperhatikan persiapan ketiga, yaitu meningkatkan kemampuan Anda berinteraksi dan membina hubungan baik dengan banyak orang. Menjadi seorang pengusaha menuntut Anda untuk selalu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan berbagai pihak. Misalnya saja ketika mendelegasikan tugas kepada karyawan, membangun jaringan bisnis dengan calon investor, atau berkomunikasi langsung dengan para supplier dan konsumen. Persiapan keempat adalah siapkan modal usaha yang cukup. Menjadi seorang franchisor maupun franchisee tentunya membutuhkan modal usaha yang cukup besar. Tidak hanya modal awal untuk memulai usaha saja yang perlu disiapkan, namun setidaknya Anda memiliki dana cadangan untuk mencukupi biaya operasional selama perjalanan usaha. Sebab, sebagian besar franchisor dan franchisee yang mengalami kegagalan adalah mereka yang kekurangan modal ketika berada di tengah perjalanan bisnisnya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Persiapan kelima adalah jadilah orang yang ahli sebelum akhirnya menjalankan franchise. Saat ini banyak franchisor dan franchisee yang menjalankan bisnis franchise dengan sistem coba-coba, dan bisa dipastikan hasilnya pun tidak dapat optimal. Sehingga tidak sedikit jumlah franchisor dan franchisee yang akhirnya menutup usahanya, karena belum siap menghadapi segala hambatan yang muncul di tengah perjalanan usaha.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/langkah-dan-tips-memulai-usaha-franchise/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keuntungan Bisnis Waralaba</title>
		<link>http://infoduit.com/keuntungan-bisnis-waralaba</link>
		<comments>http://infoduit.com/keuntungan-bisnis-waralaba#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 May 2012 10:10:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Franchise]]></category>
		<category><![CDATA[franchising]]></category>
		<category><![CDATA[keuntungan bisnis waralaba]]></category>
		<category><![CDATA[usaha waralaba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=2728</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis waralaba memberikan dampak yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bisnis waralaba bahkan langsung berhasil menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja. Bisnis Waralaba adalah sistem duplikasi kesuksesan bisnis dari franchisor yang notabene telah memiliki usaha yang terbukti sukses, memiliki merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha (SOP) kepada entrepreneur (franchise) [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Bisnis waralaba </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">memberikan dampak yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Bisnis waralaba</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">bahkan langsung berhasil menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja. Bisnis Waralaba adalah sistem duplikasi kesuksesan bisnis dari franchisor yang notabene telah memiliki usaha yang terbukti sukses, memiliki merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha (SOP) kepada entrepreneur (franchise) yang belum mengerti dan paham tentang bisnis. Pendek kata adanya franchise memudahkan orang bagi menjadi entrepreneur dan yang lebih dasyat lagi.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/keuntungan-bisnis-waralaba/keuntungan-bisnis-waralaba-2" rel="attachment wp-att-2729" style="" target="" title=""><img alt="Keuntungan bisnis waralaba" class="alignleft size-full wp-image-2729" height="171" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/05/Keuntungan-bisnis-waralaba1.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Keuntungan bisnis waralaba" width="294" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Waralaba disebut sistem keterkaitan usaha vertikal antara pemilik paten yang menciptakan paket teknologi bisnis dengan penerima hak pengelolaan operasional bisnis (franchisee). Jadi sesungguhnya&nbsp;waralaba dapat dikatakan sebagai teknik menjual &ldquo;Sukses&rdquo; dari usaha yang sudah berhasil. Bisnis waralaba ditandakan dengan adanya:</span></span></p>
<ol>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Franchisor yang menawarkan paket usaha.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Franchisee yang memiliki unit usaha (outlet) yang memanfaatkan paket usaha milik franchisor.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Ada&nbsp;kerjasama antara franchisor dan franchisee dalam hal pengelolaan unit usah.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Ada&nbsp;kontak tertulis yang mengatur kerjasama.</span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Bisnis waralaba </strong>ini menjalinan kerjasama antara franchisor dan francisee. Hal ini merupakan aspek yang sangat kritikal dalam waralaba. Sukses keduanya tergantung kepada sinergi dari hubungan kedua belah pihak tersebut. Berinvestasi dibisnis franchise (waralaba) dapat menjajikan keuntungan yang menggiurakan ketimbang menaruh uang di deposito, apalagi dengan kondisi bunga bank saat ini yang dibawah 2 digit. Pemodal kecil, cukup dengan Rp. 3,5 sampai Rp. 6 juta sudah dapat menjalankan usaha waralaba, sebaliknya pemodal kuat, lumayan banyak pilihan usaha mulai dari Rp. 100 juta sampai dengan milyaran rupiah.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Di Indonesia merupakan lahan subur bagi mengembangkan bisnis waralaba selain karena potensi penduduk sangat besar dan beragam merupakan calon pembeli yang berlimpah. Sudah cukup banyak cerita sukses yang diperoleh para waralaba dipentas wanita&nbsp;bisnis&nbsp;Indonesia. Faktor Resiko kegagalan bisnis waralaba jauh lebih kecil dibanding bisnis lain seperti Distributor, Direct Sales Business (Penjualan Langsung) dan berbagai konsep bisnis lain. Risiko kegagalan pembeli waralaba adalah 5% &ndash; 15%, sedangkan pada bisnis biasa berada di angka lebih dari 60%.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Bisnis waralaba </strong>dalam tiga tahun terakhir memunculkan animo masyarakat&nbsp;Indonesia dengan sangat signifikan. Animo ini terefleksi pada dua cermin yakni: jumlah pembeli waralaba dan jumlah peluang usaha (business opportunity) yang terkonversi menjadi waralaba.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kelebihan bisnis waralaba dibandingkan dengan bisnis lain adalah sebagai berikut:</span></span></p>
<ol>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Biasanya mempunyai produk yang unik, tidak mudah ditiru.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Mempunyai keunggulan dibandingkan dengan tipe usaha sejenis.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Mempunyai konsep usaha yang telah terbukti berhasil.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Produk/jasa yang terjamin. Sudah mempunyai nama.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Adanya standarisasi dan pengoperasian yang jelas (SOP).</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Resiko kerugian yang rendah.</span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Jadi, sudah siapkah Anda dengan segala keuntungan dan tantangan yang harus Anda hadapi dalam bisnis waralaba ini? Tentu Anda harus berani melewatinya jika Anda ingin sukses. Karena bisnis apapun pasti mempunyai tantangan yang harus ditaklukkan. Tetapi untuk meminimalisir kerugian, Anda sebaiknya memilih konsep waralaba. Walaupun terdengan &ldquo;cari aman&rdquo;, tapi memang inilah pilihan terbaik yang bisa dipilih bagi Anda yang mempunyai modal kuat dan ragu-ragu untuk memulai sebuah usaha. Sekarang coba Anda bayangkan apakah Anda akan bahagia dengan keuntungan yang maksimal dari usaha Anda? Jawabannya pasti iya. Dan untuk mempersiapkan kebahagiaan itu, Anda harus memulainya dengan menghadapi setiap tantangan yang ada. Selamat mencoba.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/keuntungan-bisnis-waralaba/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
