<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peluang Bisnis &#124; Peluang Usaha &#124; Informasi Bisnis Indonesia &#187; Lifestyle</title>
	<atom:link href="http://infoduit.com/topics/lifestyle/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infoduit.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2013 09:59:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Strategi Mencari Kerja Untuk Fresh Graduate</title>
		<link>http://infoduit.com/strategi-mencari-kerja-untuk-fresh-graduate</link>
		<comments>http://infoduit.com/strategi-mencari-kerja-untuk-fresh-graduate#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2012 01:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi mencari kerja untuk fresh graduate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=4088</guid>
		<description><![CDATA[Strategi mencari kerja untuk fresh graduate bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak untuk Anda. Strategi mencari kerja untuk fresh graduate juga bisa membuat Anda lebih percaya diri dengan apa yang Anda inginkan. Seorang fresh graduate pastinya tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Karena banyak sekali perusahaan yang menginginkan pegawai yang sudah berpengalaman di [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Strategi mencari kerja untuk fresh graduate </strong>bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak untuk Anda. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Strategi mencari kerja untuk fresh graduate</a> </strong>juga bisa membuat Anda lebih percaya diri dengan apa yang Anda inginkan. Seorang fresh graduate pastinya tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Karena banyak sekali perusahaan yang menginginkan pegawai yang sudah berpengalaman di bidangnya. Lalu apa yang bisa diharapkan oleh seorang fresh graduate? Apakah hanya menerima aapa saja yang ditawarkan oleh para perusahaan, walaupun terkadang gaji yang diberikan kurang layak?</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://infoduit.com/strategi-mencari-kerja-untuk-fresh-graduate/strategi-mencari-kerja-untuk-fresh-graduate" rel="attachment wp-att-4091" style="" target="" title=""><img alt="Strategi mencari kerja untuk fresh graduate" class="alignleft size-full wp-image-4091" height="240" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/07/Strategi-mencari-kerja-untuk-fresh-graduate.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="Strategi mencari kerja untuk fresh graduate" width="400" /></a><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Jika Anda adalah salah satu fresh graduate yang belum mempunyai pengalaman, tidak perlu gundah. Karena masih banyak perusahaan yang merekrut karyawan berdasarkan potensi mereka. Jangan segan-segan menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda menginginkan posisi yang Anda incar dengan bersemangat dan bersungguh-sungguh. Karena terkadang factor energi dan antusiasme mampu mengalahkan pengalaman, maka tidak ada salahnya Anda mencoba bersikap sangat energik dan mampu diberikan beban tugas baru.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Strategi mencari kerja untuk fresh graduate </strong>bisa dilakukan sebagai berikut. Strategi pertama yang harus Anda lakukan sebagai fresh graduate adalah dengan mengajukan pertanyaan. Sebelum Anda datang untuk wawancara, sebaiknya siapkan beberapa pertanyaan yang akan Anda ajukan kepada sang pewawancara. Hal ini akan menunjukkan betapa antusiasnya Anda. Karena orang yang tidak mempunyai pertanyaan apapun ketika interview menunjukkan kurangnya antusias terhadap pekerjaan yang diinginkan. Jadi, tunjukkan bahwa Anda memang benar-benar serius pada jenis pekerjaan yang Anda lamar.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Strategi kedua adalah dengan melakukan riset lebih dahulu. Sebelum Anda mendatangi sebuah interview, sebaiknya Anda melakukan riset perusahaan apa yang akan Anda datangi, tentang info, produk atau jasa yang ditawarkan, dan lain sebagainya. Setelah Anda melihat semua informasi tentang perusahaan terkait, maka ketika wawancara Anda akan mampu menjawab pertanyaan pewawancara dengan baik dan cerdas. Selain itu, Anda juga bisa mengajukan pertanyaan kepada pewawancara sebelum wawancara tersebut selesai. Selain itu, dengan banyaknya informasi yang Anda dapatkan tentang perusahaan tersebut akan membuat Anda semakin yakin dan antusias untuk sesi wawancara ataupun tidak.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Strategi mencari kerja untuk fresh graduate </strong>yang ketiga adalah dengan tidak takut menggunakan cara biasa. Sekarang banyak sekali perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan melalui internet dan ini bisa menjadi modal untuk Anda mendapatkan pekerjaan. Ketika Anda mengirimkan CV, jangan takut untuk menggunakan cara sederhana untuk menyampaikan ucapan terima kasih Anda. Cara sederhana ini akan menunjukkan bahwa Anda sangat berminat dan serius untuk bekerja di perusahaan tersebut.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Strategi keempat adalah dengan menunjukkan semangat Anda. Walaupun sudah beruluh-puluh perusahaan yang Anda datangi untuk melamar pekerjaan, tetaplah tersenyum dan bersemangat. Sikap antusias dan bersemangat inilah yang akan menjadi poin plus untuk Anda. Jangan karena perusahaan yang Anda datangi adalah perusahaan kecil, lantas membuat Anda menunjukkan wajah kurang berminat atau bosan. Jadi, bersikaplah lebih dewasa dan professional. Strategi kelima adalah dengan tidak terlalu berlebihan. Semua hal yang berlebihan tidak akan baik, termasuk dalam bidang pekerjaan. Terlalu ambisius terhadap suatu pekerjaan malah akan semakin membuatnya sulit didapat. Jangan langsung melambung tinggi ketika Anda diterima, padahal Anda belum bisa memastikan apakah Anda sudah mampu bekerja dan menyesuaikan diri dengannya atau tidak. Sebaliknya, jaga mental Anda ketika hasilnya Anda tidak diterima. Pastikan Anda selalu bersemangat tetapi tidak terlalu berlebihan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/strategi-mencari-kerja-untuk-fresh-graduate/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipe Para Pencari Kerja</title>
		<link>http://infoduit.com/tipe-para-pencari-kerja</link>
		<comments>http://infoduit.com/tipe-para-pencari-kerja#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2012 09:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Para pencari kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=4076</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Para pencari kerja jika diperhatikan dengan seksama mempunyai tipikal atau style tersendiri. Para pencari kerja ini secara disengaja atau tidak, membentuk 4 style utama yang berpengaruh pada kualitas yang dimiliki. Berikut ini adalah 4 style dan strategi para pencari kerja yang mungkin bisa Anda ikuti. Atau malah Anda termasuk ke dalam salah satu style [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Para pencari kerja </strong>jika diperhatikan dengan seksama mempunyai tipikal atau style tersendiri. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Para pencari kerja</a> </strong>ini secara disengaja atau tidak, membentuk 4 style utama yang berpengaruh pada kualitas yang dimiliki. Berikut ini adalah 4 style dan strategi para pencari kerja yang mungkin bisa Anda ikuti. Atau malah Anda termasuk ke dalam salah satu style ini. Style pertama adalah The Doer. Tipe The doer ini tidak suka sharing dengan orang lain ataupun terlalu berpikir panjang. Tipe ini lebih suka langsung memulai langkahnya dengan tindakan. Tipe ini mempunyai sifat yang suka berkompetisi dan sangat terbiasa dengan target dan tekanan. Orang dengan tipe ini sangat sulit ditolak, karena dia tidak akan mudah menyerah. Dia akan terus berusaha sampai &ldquo;titik darah penghabisan&rdquo;.</span></span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/tipe-para-pencari-kerja/para-pencari-kerja" rel="attachment wp-att-4079" style="" target="" title=""><img alt="Para pencari kerja" class="alignleft size-full wp-image-4079" height="283" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/07/Para-pencari-kerja.png" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Para pencari kerja" width="379" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Strategi mencari pekerjaan untuk The Doer adalah dengan menjaring relasi dan memperluas networking. Hal ini didukung dengan kemampuan berkomunikasi yang dimiliki. Jika Anda merupakan tipe ini, Anda bisa mencari tahu informasi lowongan pekerjaan dari para teman, saudara bahkan kenalan Anda yang sudah senior di suatu perusahaan. Untuk tipe para pencari kerja ini, sebaiknya aktif mencari pekerjaan di beberapa perusahaan lain sebelum diterima di satu perusahaan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Para pencari kerja </strong>tipe yang kedua adalah The Preparer. Tipe ini mahir sekali dalam mengatur waktu dan pekerjaan. Tipe ini sangat suka merencanakan segala hal yang akan dilakukan untuk mengurangi resiko. Karena di dalam hidupnya adalah penuh dengan perencaan, maka tipe ini akan sangat tidak nyaman jika berurusan dengan sesuatu yang terjadi di luar rencana awal. Tipe ini sangat suka dimintai bantuan karena sebagai wujud eksistensinya tetapi tidak suka show up. Strategi untuk mencari kerja pada tipe ini adalah dengan menunjukkan antusiasme dengan lebih agresif, yaitu dengan melakukan self marketing. Jangan ragu untuk menceritakan tentang kemampuan pada saat wawancara maupun di CV.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Tipe yang ketiga adalah The Energizer. Tipe ini selalu tampak bersemangat dan antusias di segala suasana, terlebih apabila menyangkut dengan passion yang dimilikinya. Tipe ini tidak begitu pandai merencanakan sesuatu tetapi dia sangat bersemangat untuk meraih sesuatu yang diinginkannya. Tipe ini sangat mudah bergaul, beradaptasi, dan melakukan berbagai macam pekerjaan. Strategi mencari pekerjaan untuk tipe ini adalah dengan lebih focus mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion Anda. Memang tidak masalah membuat diri Anda tampak kreatif, tetapi usahakan untuk tetap professional. Tipe ini cenderung tidak bisa me-manage sesuatu, baik itu pekerjaan, waktu, atau uang. Untuk itulah, tipe ini sangat membutuhkan pengingat di ponsel, buku catatan maupun arsip di PC untuk membantu mengatur jadwal, dan lain sebagainya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Para pencari kerja </strong>tipe yang keempat adalah The Thinker. Tipe ini selalu bertindak sesuai dengan logika, termasuk dalam mencari kerja. Tipe ini selalu mengikuti peraturan yang ada dan tidak ingin mencoba-coba hal yang terbukti belum efektif. Tipe ini cukup professional dalam memilih pekerjaan yang memang mereka sukai. Strategi untuk mencari kerja bagi tipe ini adalah dengan bersikap lebih professional dan fleksibel. Maksudnya, jika memang pada awalnya belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang diminati, coba ambil kesempatan yang datang. Karena Anda tidak akan pernah tahu sebelum mencoba bukan? Jadi, mencoba hal atau pekerjaan baru yang ada di depan mata akan jauh lebih baik daripada menganggur terlalu lama hanya untuk mencari pekerjaan yang diinginkan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Jadi, tipe yang manakah Anda?</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/tipe-para-pencari-kerja/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strategi Memilih Kartu Kredit</title>
		<link>http://infoduit.com/strategi-memilih-kartu-kredit</link>
		<comments>http://infoduit.com/strategi-memilih-kartu-kredit#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2012 13:44:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Memilih kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3683</guid>
		<description><![CDATA[Memilih kartu kredit harus dilakukan dengan spesifik agar Anda tidak terjerumus pada produk kartu kredit yang salah. Memilih kartu kredit sangat diperlukan di saat terjadinya perang kartu kredit antar bank. Beberapa bank yang agresif menawarkan produknya saling menawarkan pesona di dalamnya. Salah satu pesona yang ditawarkan adalah bebas iuran tahunan (annual fee). Tetapi yang paling [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Memilih kartu kredit </strong>harus dilakukan dengan spesifik agar Anda tidak terjerumus pada produk kartu kredit yang salah. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Memilih kartu kredit</a> </strong>sangat diperlukan di saat terjadinya perang kartu kredit antar bank. Beberapa bank yang agresif menawarkan produknya saling menawarkan pesona di dalamnya. Salah satu pesona yang ditawarkan adalah bebas iuran tahunan (annual fee). Tetapi yang paling banyak adalah saling menawarkan promo dan diskon di beberapa merchant di seluruh Indonesia. Jika Anda menemukan yang tepat, maka Anda akan mendapatkan produk kartu kredit yang memberikan cash advance yang tinggi. Tetapi apabila Anda salah memilih kartu kredit, maka Anda akan terjebak hutang tagihan yang dalam.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="../?attachment_id=3693" rel="attachment wp-att-3693" style="" target="" title=""><img alt="Memilih kartu kredit" class="alignleft size-full wp-image-3693" height="282" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Memilih-kartu-kredit.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="Memilih kartu kredit" width="425" /></a><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Berikut ini adalah beberapa tips yang harus Anda lakukan untuk terhindar dari jebakan kartu kredit sehingga Anda tidak akan dikejar-kejar oleh debt collector dan dipermalukan di depan umum. Langkah bijak pertama yang harus Anda lakukan agar terbebas dari himpitan hutang kartu kredit adalah memilih penerbit yang kredibel dan kemudahan yang ditawarkan. Langkah kedua, pilihlah jenis kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, yaitu jenis silver, gold atau platinum. Langkah ketiga, betulkan cara pandang Anda terhadap kartu kredit itu sendiri.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Memilih kartu kredit </strong>juga dipengaruhi oleh cara pandang kita dalam menyikapi kartu kredit dan penerbitnya. Berikut adalah beberapa hal yang harus perhatikan ketika Anda memilih penerbit kartu kredit. Pertama, apakah bank penerbit tersebut cukup kredibel. Anda harus mencermati sudah berapa lama bank tersebut menerbitkan kartu kredit dan apakah ada complain yang berrarti dari nasabahnya. Hal ini akan mempengaruhi kerapian administrasi Anda. karena ada beberapa bank yang mengejar target nasabah sehingga memberikan kemudahan yang berlebihan pada awal pembuatan kartu kredit. Tetapi pada akhirnya, beban yang diberikan pada Anda sangat berat. Jadi, pilihlah bank yang memang sudah berpengalaman.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Kedua, pastikan merchant mana saja yang bisa menerima kartu kredit bank tersebut, termasuk di luar negeri. Ketiga, pilihlah bank dengan suku bunga yang competitive atau bahkan lebih rendah. Karena factor suku bunga adalah salah satu factor yang sangat penting bagi pelunasan hutang Anda. Karena jika Anda tidak bisa disiplin membayar tagihan kartu kredit, maka bunga yang harus Anda bayar tergantung dari bunga yang diberlakukan oleh pihak bank. Berhati-hatilah pada penawaran suku bunga nol. Karena suku bunga nol belum tentu lebih menguntungkan daripada yang mempunyai suku bunga 3, dan sebagainya. Karena biasanya bank yang menetapkan suku bunga nol mewajibkan card holder untuk mengangsur biaya bulanan secara tetap dan apabila dijumlahkan, justru akan lebih besar daripada yang memberikan suku bunga lebih dari nol.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Memilih kartu kredit </strong>dan penerbitnya juga bisa dilakukan dengan langkah keempat, yaitu dengan menanyakan apakah iuran tahunan yang dikenakan mahal atau murah. Pastikan juga apakah iuran tahunan yang dikenakan itu lebih murah atau lebih mahal pada tahun kedua, dan selanjutnya. Langkah kelima, cari tahu apakah bank tersebut memberikan kemudahan dalam membayar tagihan. Misalnya ketika Anda membayar tagihan setiap bulan harus mendatangi bank secara langsung atau bisa melalui ATM, dan lain sebagainya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Kuncinya adalah Anda harus disiplin. Misalnya jika Anda membelanjakan kartu kredit sebesar Rp 5 juta setiap bulan, maka Anda juga harus membayar tagihannya sejumlah itu. Karena jika tidak, maka Anda akan dikenai denda dan bunga.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/strategi-memilih-kartu-kredit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fase Pemanfaatan Kartu Kredit</title>
		<link>http://infoduit.com/fase-pemanfaatan-kartu-kredit</link>
		<comments>http://infoduit.com/fase-pemanfaatan-kartu-kredit#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2012 13:40:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Pemanfaatan kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3676</guid>
		<description><![CDATA[Pemanfaatan kartu kredit ini akan berbeda-beda dari satu orang ke orang yang lain. Pemanfaatan kartu kredit bisa kita lihat melalui 3 fase utama berikut ini. Fase pertama adalah sebagai uang simpanan. Di dalam fase ini, biasanya Anda adalah pengguna baru. Anda biasanya akan merasa seolah-olah uang yang ada di dalam kartu kredit itu adalah uang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Pemanfaatan kartu kredit </strong>ini akan berbeda-beda dari satu orang ke orang yang lain. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Pemanfaatan kartu kredit</a> </strong>bisa kita lihat melalui 3 fase utama berikut ini. Fase pertama adalah sebagai uang simpanan. Di dalam fase ini, biasanya Anda adalah pengguna baru. Anda biasanya akan merasa seolah-olah uang yang ada di dalam kartu kredit itu adalah uang simpanan Anda sendiri, jadi Anda juga dengan mudah main gesek untuk berbelanja keperluan yang tidak penting. Di fase ini, Anda masih sulit membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Fase ini masih merupakan fase yang &ldquo;salah&rdquo; dalam penggunaan kartu kredit. Anda tidak boleh bersikap seperti ini karena hutang tagihan akan sangat enumpuk di akhir bulan. Masih untung jika Anda mampu melunasinya, tetapi jika tidak? Maka Anda hanya akan menanggung bunga yang terus meningkat.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="../?attachment_id=3688" rel="attachment wp-att-3688" style="" target="" title=""><img alt="Pemanfaatan kartu kredit" class="alignleft size-full wp-image-3688" height="395" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Pemanfaatan-kartu-kredit.png" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="Pemanfaatan kartu kredit" width="384" /></a><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Fase kedua adalah kartu kredit sebagai penunda pembayaran. Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya pengetahuan tentang kartu kredit, maka fungsinya pun cenderung berubah. Penghasilan akan semakin meningkat dan menggunakan kartu kredit hanya untuk membayar dan menunda pembayaran saja. Artinya, ketika di pertengahan atau akhir bulan Anda ingin membeli kebutuhan yang mendesak, Anda bisa memanfaatkan kartu kredit dan Anda bisa melunasinya nanti pada saat akhir bulan setelah Anda gajian. Di fase ini, seharusnya Anda sudah sadar bahwa mengatur keuangan sangat penting dan Anda bisa menjadwalkan pelunasan tagihan kartu kredit sama seperti membayar tagihan listrik rumah, internet, telepon, dan lain sebagainya. Jadi, tanggung jawab Anda sebagai card holder sudah bisa terbentuk dengan baik.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Pemanfaatan kartu kredit </strong>juga melalui fase yang ke tiga, yaitu karti kredit sebagai alat pembayaran transaksi bisnis. Fase ini merupakan pemanfaatan yang matang atas kartu kredit. Anda bisa berubah dari pengguna yang konsumtif, pengguna yang bijaksana kemudian menjadi pebisnis yang bisa memanfaatkan kartu kredit dengan sangat baik. Jika tadinya Anda hanya menggunakannya untuk alat pembayaran baik online maupun offline, dalam fase ini, Anda sudah bisa memanfaatkannya untuk membeli barang yang akan memicu perkembangan bisnis Anda. istilahnya, bisa menjadi modal usaha.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Kesadaran yang tinggi dibutuhkan untuk mampu memanfaatkan kartu kredit dengan lebih bijak. Karena sekalinya Anda terjerumus hutang kartu kredit, akan sangat sulit untuk menebusnya. Apalagi jika Anda hanya pekerja kantoran dan tidak &ldquo;memutarkan&rdquo; uang dari kartu kredit tersebut. Bagaimanapun, bijaksana dalam memilih mana yang menjadi keinginan dan kebutuhan sangat diperlukan. Dan kesadaran jika uang yang ada di dalam kartu kredit itu bukan milik kita juga sangat penting. Jadi, ketika akan menggunakan kartu kredit untuk hal-hal yang tidak penting bisa dihindari.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Pemanfaatan kartu kredit </strong>dan fase-fase yang dilaluinya akan membantu Anda untuk memaksimalkan manfaat kartu kredit sendiri. Untuk memaksimalkan manfaat kartu kredit sendiri ada beberapa hal, yaitu sebagai berikut. Pertama, jangan pernah menaikkan jumlah gaji Anda ketika mengajukan aplikasi agar limit kartu kredit Anda tidak tinggi. Karena bank akan mengukur kemampuan Anda dari gaji. Yang kedua, pilih kartu kredit yang memberikan penawaran tingkat suku bunga terendah. Dan pastikan bahwa suku bunga tersebut permanen. Yang ketiga, carilah kartu kredit yang memberikan penawaran fasilitas lengkap, misalnya diskon, cashback, dan lain sebagainya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Yang keempat, tanyakan kepada penerbit kartu kredit apakah ada penghapusan denda untuk keterlambatan. Biasanya beberapa penerbit kartu kredit memberikan kesempatan penghapusan denda untuk 1 kali terlambat pelunasan. Yang kelima, pastikan tanggal pelunasan tagihan jatuh setelah tanggal Anda menerima gaji, agar tidak sering terjadi keterlambatan. Yang keenam, jika Anda mempunyai track record yang baik, Anda bisa menanyakan untuk menurunkan tingkat suku bunga. Yang ketujuh, minta kepada penerbit kartu kredit untuk menghapuskan biaya keanggotaan tahunan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/fase-pemanfaatan-kartu-kredit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Standar Keamanan Belanja Online</title>
		<link>http://infoduit.com/standar-keamanan-belanja-online</link>
		<comments>http://infoduit.com/standar-keamanan-belanja-online#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2012 13:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Shopping]]></category>
		<category><![CDATA[Standar keamanan belanja online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3675</guid>
		<description><![CDATA[Standar keamanan belanja online untuk e-commerce tentu saja harus diperhatikan agar Anda tidak kesulitan. Standar keamanan belanja online atau e-commerce di internet akan menurunkan kemungkinan untuk dibobolnya kartu kredit. Beberapa waktu yang lalu, banyak orang yang takut bertransaksi online karena takut kartu kreditnya akan disalahgunakan. Karena untuk membobol kartu kredit seseorang di internet sangat mudah. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Standar keamanan belanja online </strong>untuk e-commerce tentu saja harus diperhatikan agar Anda tidak kesulitan. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Standar keamanan belanja online</a> </strong>atau e-commerce di internet akan menurunkan kemungkinan untuk dibobolnya kartu kredit. Beberapa waktu yang lalu, banyak orang yang takut bertransaksi online karena takut kartu kreditnya akan disalahgunakan. Karena untuk membobol kartu kredit seseorang di internet sangat mudah. Yaitu hanya dengan tahu nama pemegang kartu, nomor dan masa berlakunya serta tiga angka dibalik kartu kredit. Dengan mengetahui beberapa hal tersebut saja sudah memungkinkan orang lain untuk membobol kartu kredit Anda untuk berbelanja online.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="../?attachment_id=3682" rel="attachment wp-att-3682" style="" target="" title=""><img alt="Standar keamanan belanja online" class="alignleft size-full wp-image-3682" height="300" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Standar-keamanan-belanja-online.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="Standar keamanan belanja online" width="350" /></a><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Untuk menjawab tantangan tersebut, banyak bank atau penerbit kartu kredit yang mulai berinovasi dan memberikan proteksi lebih untuk pengguna kartu kredit. Misalnya Bank BCA. Bank BCA sudah memberikan proteksi PIN untuk melindungi transaksi online, yaitu khusus untuk pemegang kartu kredit BCA Visa. BCA akhirnya memberikan lima langkah mudah untuk berbelanja online. Langkah mudah yang diberikan oleh BCA ini dapat dilakukan dengan cara update informasi, input data, notifikasi, verifikasi dan konfirmasi.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Standar keamanan belanja online </strong>akan memberikan keamanan dan kenyamanan ekstra untuk Anda. Walaupun banyak penasihat keuangan yang menyarankan untuk tidak menggunakan kartu kredit jika tidak mempunyai kepentingan. Tetapi apakah Anda pernah berpikir bahwa kartu kredit justru bisa memberikan manfaat yang lebih banyak daripada kartu debet. Jika alasan yang digunakan adalah kartu debet lebih praktis karena tidak perlu membawa uang tunai kemana-mana, maka kartu kredit juga mempunyai fungsi yang sama. Tetapi ada beberapa fungsi kartu kredit yang tidak dimiliki oleh kartu debet.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Fungsi pertama adalah teknologi. Kartu kredit dikembangkan melalui teknologi yang lebih baru daripada kartu debet. Hal ini dibuktikan dengan adanya chip pada kartu kredit, sedangkan pada kartu debet biasanya menggunakan magnetic yang bisa dengan mudah dibobol atau digandakan oleh orang lain. Fungsi kedua adalah transaksi menggunakan kartu kredit dibebankan kepada pada jangka waktu satu bulan kedepan. Sedangkan kartu debet langsung dipotong dari saldo tabungan Anda saat itu juga. Jangka waktu ini bisa menjadi sangat menguntungkan Anda apabila terjadi transaksi yang mencurigakan dan Anda bisa menyanggahnya. Selain itu didalam kartu kredit, Anda bisa menggunakannya tanpa perlu mengisi saldonya dulu seperti kartu debet.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Standar keamanan belanja online </strong>juga akan membuat kita lebih lega memanfaatkan kelebihan karti kredit. Pada kartu debet tertentu, sangat rawan untuk disalahgunakan oleh pihak lain. Karena terkadang tanpa perlu PIN dan tanda tangan, kartu sudah bisa digunakan untuk berbelanja di seluruh merchant, seperti supermarket atau department store yang menerima pembayaran melalui kartu debet. Fungsi keempat adalah kartu debit mempunyai history transaksi yang harus Anda cek sendiri secara manual, baik melalui cetak buku rekening maupun internet banking. Sebaliknya, laporan transaksi kartu kredit akan dilaporkan secara rutin setiap bulan. Laporan ini dilaporkan bersamaan dengan billing Anda. Sehingga kartu kredit akan lebih mudah dikontrol apabila terjadi kesalahan atau transaksi yang tidak wajar.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Fungsi kelima adalah kartu kredit lebih valid dan lebih aman daripada kartu debet. Karena biasanya di department store, mesin EDC (Electronic Data Card) seringkali melakukan kesalahan pendebetan sampai dua kali terhadap satu kali transaksi yang sama. Hal ini tentunya akan merugikan Anda sebagai card holder. Untuk itulah pilihlah kartu yang tepat bagi kegiatan Anda. Jika Anda lebih sering berbelanja dan berbisnis di internet, kartu kredit merupakan pilihan yang wajib Anda pilih daripada kartu debet. Di samping karena fungsi kartu kredit tersebut di atas, juga karena standar keamananannya sudah terjamin.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/standar-keamanan-belanja-online/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strategi Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit</title>
		<link>http://infoduit.com/strategi-mengajukan-aplikasi-kartu-kredit</link>
		<comments>http://infoduit.com/strategi-mengajukan-aplikasi-kartu-kredit#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2012 13:35:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Mengajukan aplikasi kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3674</guid>
		<description><![CDATA[Mengajukan aplikasi kartu kredit untuk bisa cepat di-aprove terkadang membutuhkan upaya yang tepat. Mengajukan aplikasi kartu kredit tentu harus dilakukan setelah Anda benar-benar yakin akan menggunakannya sebaik mungkin. Karena sekarang, kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran yang bisa sangat menguntungkan dan juga bisa sangat merugikan, tergantung bagaimana cara Anda memanfaatkannya. Untuk pemanfaatan kartu kredit [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Mengajukan aplikasi kartu kredit </strong>untuk bisa cepat di-aprove terkadang membutuhkan upaya yang tepat. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Mengajukan aplikasi kartu kredit</a> </strong>tentu harus dilakukan setelah Anda benar-benar yakin akan menggunakannya sebaik mungkin. Karena sekarang, kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran yang bisa sangat menguntungkan dan juga bisa sangat merugikan, tergantung bagaimana cara Anda memanfaatkannya. Untuk pemanfaatan kartu kredit yang produktif, bisa digunakan sebagai modal usaha. Dan karena membuka usaha tentu saja akan menghasilkan keuntungan, maka untuk membayar tagihan kartu kredit tidak akan memberatkan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="../?attachment_id=3678" rel="attachment wp-att-3678" style="" target="" title=""><img alt="Mengajukan aplikasi kartu kredit" class="alignleft size-full wp-image-3678" height="288" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Mengajukan-aplikasi-kartu-kredit.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px;" title="Mengajukan aplikasi kartu kredit" width="450" /></a><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Lain halnya jika Anda ingin apply kartu kredit tetapi dengan tujuan agar bisa dengan mudah berbelanja. Padahal Anda tidak terlalu produktif. Tujuan inilah yang harus diubah karena nantinya akan merugikan Anda sendiri. Beda lagi jika Anda sering melakukan transaksi melalui internet, misalnya e-commerce di internet. Pasti Anda tidak akan menyangkal pentingnya kartu kredit untuk transaksi. Terlebih lagi apabila Anda mempunyai bisnis di internet, sudah pasti kartu kredit menjadi barang wajib yang Anda miliki.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Mengajukan aplikasi kartu kredit </strong>biasanya sulit dilakukan oleh yang berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa. Karena mereka tentu belum mempunyai pekerjaan tetap. Tetapi untuk memuluskan aplikasi kartu kredit Anda, berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda lakukan. Langkah pertama adalah dengan memilih bank yang kelas dua. Yang artimya, Anda jangan mengajukan aplikasi di bank-bank papan atas, seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI. Karena mereka biasanya memberlakukan seleksi yang sangat ketat untuk menerima calon nasabah. Hal ini dikarenakan bank-bank besar ini tidak mencari kuantitas nasabah tetapi kualitas. Mereka tidak mencari nasabah dalam jumlah banyak tetapi ada resiko kredit macet, dan sebagainya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Jika ini adalah pengalaman pertama Anda dalam pengajuan kartu kredit dan ingin cepat disapprove, sebaiknya Anda mencari bank-bank yang bukan berada di jajaran bank papan atas. Selain itu, bank asing juga menerapkan standar yang tinggi untuk seleksi calon nasabah. Langkah kedua adalah dengan memilih bank yang sama dengan tabungan Anda. Jika Anda bukan seorang PNS atau ABRI, maka bank akan sangat sulit menerima aplikasi Anda. hal ini dikarenakan Anda tidak mempunyai perusahaan atau korporasi yang bisa memberikan jaminan kepada Anda. Tetapi lain halnya jika Anda menabung di bank tersebut, maka pihak bank yang sama juga akan lebih mudah menerima aplikasi kartu kredit Anda. Tabungan di bank tersebut akan membuat pertimbangan tersendiri bagi pihak bank untuk menyetujui permohonan kartu kredit nasabahnya sendiri. Apalagi jika Anda menyimpan tabungan dalam jumlah besar di bank tersebut, maka pihak bank akan sangat segan dengan Anda.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><strong>Mengajukan aplikasi kartu kredit </strong>juga bisa dipercepat dengan mengikuti langkah ketiga, yaitu mengusahakan cash flow keuangan di rekening Anda selama tiga bulan terakhir saldo dan lalu lintasnya besar. Pada umunya, jika Anda pebisnis atau pekerja freelance, maka pihak bank akan meminta rekening Koran tiga bulan terakhir untuk mendapatkan data-data financial Anda. Jadi, usahakan saat Anda ingin membuat kartu kredit, cash flow Anda juga besar. Langkah keempat adalah mencari referensi dari pemegang kartu kredit (card holder). Promosi Member Get Member (MGM) merupakan langkah prmosi yang mulai marak dilakukan oleh bank. Untuk itulah Anda harus memastikan bahwa Anda tidak menyia-nyiakannya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12px;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Langkah kelima adalah apply penawaran kartu kredit di mall. Biasanya, di mall-mall besar sering terdapa marketing bank tertentu yang menawarkan kartu kredit. Karena bank biasanya tidak memberikan syarat yang ribet, yaitu hanya menyerahkan fotocopy KTP. Langkah keenam adalah uruslah kartu kredit di kota yang sama dengan alamat KTP Anda. Langkah ketujuh adalah memasang telepon (PSTN) di rumah dan kantor Anda. Hal ini juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi pihak bank. Karena jika telepon rumah atau kantor Anda mudah dihubungi, maka kepercayaan pihak bank juga akan lebih besar. Jangan samakan antara handphone dan telepon rumah, karena telepon rumah tentu saja lebih bisa dipertanggung jawabkan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/strategi-mengajukan-aplikasi-kartu-kredit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strategi Menghindari Cekikan Kartu Kredit</title>
		<link>http://infoduit.com/strategi-menghindari-cekikan-kartu-kredit</link>
		<comments>http://infoduit.com/strategi-menghindari-cekikan-kartu-kredit#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2012 09:45:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3644</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Kartu kredit bisa mempunyai dua sisi yang lain berlawanan, yaitu bisa sangat membantu dan bisa juga sangat mencekik keuangan Anda. Kartu kredit juga sangat banyak yang terkena penipuan yang harus Anda waspadai. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari penipuan. Pertama, jangan pernah meminjamkan kartu kredit Anda kepada orang lain. Mungkin [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kartu kredit </strong>bisa mempunyai dua sisi yang lain berlawanan, yaitu bisa sangat membantu dan bisa juga sangat mencekik keuangan Anda. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Kartu kredit</a> </strong>juga sangat banyak yang terkena penipuan yang harus Anda waspadai. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari penipuan. Pertama, jangan pernah meminjamkan kartu kredit Anda kepada orang lain. Mungkin memang Anda mempercayai keluarga atau teman, tetapi apakah Anda percaya bahwa mereka bisa mengontrol diri saat berbelanja dengan kartu kredit? Bisa saja mereka tidak sadar sudah membelanjakan kartu kredit Anda melebihi limit kartu kredit Anda. Yang lebih merugikan adalah apabila Anda memberitahukan 3 digit kode keamanan kartu kredit (CVC Code) dan mereka melakukan pembelanjaan online dan membebankan biayanya kepada Anda.</span></span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/strategi-menghindari-cekikan-kartu-kredit/kartu-kredit-2" rel="attachment wp-att-3660" style="" target="" title=""><img alt="Kartu kredit" class="alignleft size-full wp-image-3660" height="190" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Kartu-kredit.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Kartu kredit" width="266" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kedua, jangan membagikan PIN Anda. Jangan pernah memberikan nomor PIN pada orang lain, jangan membuat PIN yang mudah ditebak (misalnya tanggal lahir) dan juga jangan pernah menuliskan PIN di kertas dan menaruhnya di dompet. Ketiga, perhatikan kartu kredit Anda ketika bertransaksi. Jangan pernah lepaskan mata dari kartu kredit Anda ketika bertransaksi. Karena tidak menutup kemungkinan ada kasir yang nakal yang meng-copy atau skimming informasi kartu kredit Anda.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kartu kredit </strong>dan segala macam penipuannya juga bisa dihindari dengan langkah keempat, yaitu jangan pernah mengirimkan informasi kartu kredit melalui sms atau email. Karena sebagian besar sms atau email tidaklah aman dan informasi mengenai kartu kredit Anda bisa saja jatuh di tangan hacker yang kemudian bisa disalahgunakan. Langkah kelima, jangan pernah memberikan informasi kartu kredit melalui telepon. Telepon juga sama tidak amannya dengan sms dan email. Apalagi akhir-akhir ini banyak sekali modus penipuan menggunakan telepon yang berpura-pura menjadi petugas Bank dan meminta PIN maupun informasi terkait kartu kredit Anda. Anda harus tahu bahwa pihak Bank bahkan tidak akan pernah meminta hal seperti ini.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Kartu kredit </strong>juga akan sangat mencekik apabila Anda menggunakannya sampai berlebih dan membayarnya dengan minimum payment. Minimum payment adalah jumlah uang yang harus dibayarkan untuk melunasi tagihan, yaitu sejumlah 10% dari penggunaannya. Anda seharusnya jangan membayar tagihan hanya sejumlah minimum payment tersebut. Hal ini akan membuat hutang tagihan Anda semakin menumpuk. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya membayar tagihan lebih dari minimum payment. Pertama, lebih hemat. Apabila Anda berpikir bahwa membayar tagihan sesuai minimum payment justru lebih hemat, maka Anda salah. Karena Anda malah akan terbebani oleh bunga tambahan yang jumlahnya bisa ratusan atau jutaan lebih besar. Kedua, melunasi tagihan lebih cepat. Membayar sejumlah minimum payment justru akan membuat waktu pelunasan semakin lama. Dan itu berarti tanggungan Anda semakin banyak.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Ketiga, menjaga saldo Anda untuk hal yang genting. Pastikan Anda selalu mempunyai dana cadangan untuk sesuatu genting yang tidak terduga datangnya. Jangan biarkan saldo Anda berkurang terus hanya karena Anda membayar sejumlah minimum payment terus. Keempat, persiapan mendapatkan kredit. Misalnya Anda ingin mengajukan jenis kredit lain (KPR) dalam waktu dekat, maka Anda harus segera melunasi semua hutang kartu kredit Anda. Jika memungkinkan, tingkatkan jumlah pembayaran Anda tiap bulannya untuk mempercepat waktu pelunasan untuk kemudian mengajukan kredit yang lain. Kelima, bebas hutang. Membayar lebih dari minimum payment merupakan satu-satunya cara agar Anda terbebas dari hutang kartu kredit. Bayangkan jika Anda masih terus saja membayar sejumlah minimum payment, maka hutang kartu kredit Anda akan lunas lebih lama.&nbsp;</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/strategi-menghindari-cekikan-kartu-kredit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghindari Daya Tarik Kartu Kredit</title>
		<link>http://infoduit.com/menghindari-daya-tarik-kartu-kredit</link>
		<comments>http://infoduit.com/menghindari-daya-tarik-kartu-kredit#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2012 09:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Daya tarik kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3634</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Daya tarik kartu kredit rasanya sangat sulit untuk ditolak. Daya tarik kartu kredit ini ada dan didukung oleh banyak sekali godaa, misalnya pusat-pusat perbelanjaan atau restoran yang memberikan diskon khusus untuk pengguna kartu kredit tertentu, dan lain sebagainya. Lalu dengan banyaknya godaan yang membayangi Anda, bisakah Anda menghindari godaan tersebut dan hidup aman tanpa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Daya tarik kartu kredit </strong>rasanya sangat sulit untuk ditolak. <strong><a href="http://www.infoduit.com/">Daya tarik kartu kredit</a> </strong>ini ada dan didukung oleh banyak sekali godaa, misalnya pusat-pusat perbelanjaan atau restoran yang memberikan diskon khusus untuk pengguna kartu kredit tertentu, dan lain sebagainya. Lalu dengan banyaknya godaan yang membayangi Anda, bisakah Anda menghindari godaan tersebut dan hidup aman tanpa kartu kredit?</span></span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/menghindari-daya-tarik-kartu-kredit/daya-tarik-kartu-kredit" rel="attachment wp-att-3648" style="" target="" title=""><img alt="Daya tarik kartu kredit" class="alignleft size-full wp-image-3648" height="139" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Daya-tarik-kartu-kredit.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Daya tarik kartu kredit" width="186" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Tetapi pernahkah Anda berpikir bahwa kartu kredit juga memberikan manfaat bagi Anda? Karena tidak mungkin sebuah produk diciptakan tanpa ada manfaatnya. Dalam perspektif positif, kartu kredit juga mempunyai manfaat yang sangat membantu para penggunanya. Jadi, salah atau tidak penggunaan kartu kredit ini memang tergantung oleh si pemakainya. Lalu, apakah Anda salah satu pengguna kartu kredit? Apakah Anda tahu hal-hal yang tidak boleh dilakukan dengan kartu kredit karena bisa menimbulkan hutang? Berikut adalah beberapa &ldquo;dosa besar&rdquo; kartu kredit yang harus Anda hindari jauh-jauh.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Daya tarik kartu kredit </strong>yang super dahsyat ini bisa membantu Anda jika Anda mampu menjauhi &ldquo;dosa besar&rdquo; yang pertama, yaitu menggunakannya sampai batas limit kartu. Walaupun Anda memegang kartu kredit yang mempunyai limit besar, bukan berarti Anda harus menggunakan teori &ldquo;mumpung&rdquo;. Artinya, jangan pernah berpikir &ldquo;mumpung limitnya banyak, sekalian dihabiskan saja&rdquo;. Karena justru semakin Anda menggunakan kartu kredit mendekati limit maka semakin kecil kemungkinan Anda mampu melunasi tagihannya. Idealnya, Anda harus menggunakan kurang dari 15% dari jumlah limit Anda. Jadi, mulai sekarang terapkan pola pikir bahwa kartu kredit bukanlah alat pembayaran utama, karena kartu kredit hanya sebagai alat bantu pembayaran.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Dosa besar yang kedua adalah mempunyai terlalu banyak kartu kredit. Nah, bisanya orang yang memegang terlalu banyak kartu kredit adalah orang yang menerapkan teori &ldquo;mumpung&rdquo;. Yaitu mumpung di kartu A ada penawaran ini, di kartu B ada penawaran itu, dan lain sebagainya. Memang benar jika setiap penerbit kartu kredit memberikan penawaran yang berbeda yang terkadang tidak bisa ditemukan di penerbit lain. Tetapi hal tersebut bukan berarti mewajibkan Anda untuk mempunyai semuanya. Jadi ingatlah, betapapun menggiurkannya tawaran-tawaran tersebut, jangan sampai Anda tergiur untuk apply semua jenis kartu. Logikanya, mempunyai kartu kredit lebih dari satu, apalagi yang mempunyai limit kecil, akan merugikan karena membebani Anda dengan iuran tahunan yang membengkak. Jadi, lebih baik Anda memilih satu kartu kredit dengan jumlah limit yang sesuai dengan kemampuan Anda.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Daya tarik kartu kredit </strong>juga bisa dihalau dengan meninggalkan dosa besar yang ketiga, yaitu mengambil yang tunai dengan kartu kredit. Lebih baik Anda mengambil uang tunai melalui ATM karena kartu kredit menerapkan bunga yang sangat besar untuk transaksi tunai. Jadi, untuk menghindari transaksi ini, sebaiknya Anda tetap membawa kartu kredit dan kartu ATM di dompet Anda. Jadi, kekhilafan transaksi ini tidak akan terjadi.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Dosa besar kartu kredit keempat yang harus dihindari adalah mengajukan aplikasi kartu kredit yang melebihi kemampuan Anda. Jika Anda merasa tidak mampu membayar tagihan kartu kredit, jangan pernah apply kartu kredit. Jangan pernah tergiur dengan beragam tawaran atau gengsi karena tidak punya kartu kredit. Kecuali jika memang Anda bisa memanfaatkan kartu kredit sebaik mungkin untuk usaha Anda, misalnya. Maka sah-sah saja apply kartu kredit. Karena kartu kredit bukan sarana untuk sekedar gengsi, kartu kredit mempunyai manfaat yang lebih berguna daripada itu. Dosa besar kelima yang harus hindari adalah tidak memeriksa tagihan kartu kredit. Karena dengan memeriksa tagihan kartu kredit, Anda bisa mengetahui pengeluaran Anda setiap bulan. Selain itu, dengan memeriksa tagihan, Anda akan terhindar dari kesalahan penagihan maupun pencurian identitas melalui kartu kredit yang sangat marak saat ini.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/menghindari-daya-tarik-kartu-kredit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Time Management Untuk Ibu Yang Bekerja</title>
		<link>http://infoduit.com/time-management-untuk-ibu-yang-bekerja</link>
		<comments>http://infoduit.com/time-management-untuk-ibu-yang-bekerja#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2012 09:42:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[time management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3217</guid>
		<description><![CDATA[Time management pasti dipraktikkan untuk semua kondisi, salah satunya untuk seorang Ibu yang bekerja. Time management untuk Ibu yang bekerja sangat penting. Karena seringkali seorang Ibu rumah tangga yang bekerja merasa kewalahan dengan pekerjaan di kantor dan tugas di rumah. Karena dua jenis pekerjaan yang dihandle semua akan menyebabkan kelelahan sampai akhirnya daya tahan tubuh [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Time management </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">pasti dipraktikkan untuk semua kondisi, salah satunya untuk seorang Ibu yang bekerja. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Time management</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">untuk Ibu yang bekerja sangat penting. Karena seringkali seorang Ibu rumah tangga yang bekerja merasa kewalahan dengan pekerjaan di kantor dan tugas di rumah. Karena dua jenis pekerjaan yang dihandle semua akan menyebabkan kelelahan sampai akhirnya daya tahan tubuh melemah.</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/time-management-untuk-ibu-yang-bekerja/time-management" rel="attachment wp-att-3218" style="" target="" title=""><img alt="Time management" class="alignleft size-full wp-image-3218" height="278" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Time-management.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Time management" width="478" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Rutinitas harian yang padat dan juga pekerjaan kantor yang menumpuk harus segera diselesaikan dengan mengatur time management atau manajemen waktu yang tepat. Manajemen waktu adalah cara yang paling tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini. Karena ada beberapa konsep sederhana yang bisa Anda terapkan, yang dimulai dengan perubahan kecil. Pertama adalah prioritas. Susunlah beberapa prioritas di dalan sebuah daftar khusus yang dapat memandu Anda. Dengan menyusun daftar prioritas ini, akan membantu Anda untuk menentukan prioritas pekerjaan atau tugas yang harus Anda selesaikan terlebih dahulu.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Time management </strong>yang kedua adalah dengan memulai dengan tugas yang paling menyenangkan. Faktanya, hal yang paling menyenangkan adalah hal yang paling Anda pikirkan. Setelah pekerjaan tersebut selesai, Anda akan merasa lega dan tidak memikirkannya kembali. Ketiga, belajar untuk mengatakan &ldquo;tidak&rdquo;. Anda harus memeprtimbangkan semua yang bisa dan mampu Anda kerjakan secara realistis dan tolak permintaan pekerjaan tambahan atau lembur. Keempat, kumpulkan slip tagihan. Anda harus mampu meluangkan waktu untuk menyostir slip-slip tagihan, seperti tagihan listrik, air dan internet. Hal ini akan membuat Anda lebih santai dan tidak kewalahan saat masa jatuh tempo sudah dekat. Hal ini biasanya sering sekali ditunda dan disepelekan, padahal juga sangat penting.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kelima, menata rutinitas. Anda bisa mencari celah dan mengingat-ingat pekerjaan rumah apa saja yang menyita banyak waktu. Sehingga Anda bisa mengatur satu per satu tugas rumah tersebut. Misalnya bangun tidur, memasak, mencuci perlengkapan dapur, dan sebagainya. Agar tidak menumpuk dan tidak membuat Anda selalu merasa terburu-buru. Keenam, menjadi fleksibel. Ketika membuat list mana saja yang Anda prioritaskan setiap harinya, Anda juga harus bertanya pada diri sendiri manakah yang masih penting dan mana yang sudah tidak penting. Jika Anda menemukan sesuatu yang tidak begitu penting, maka dilewatin saja dan lanjut ke prioritas berikutnya.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Time management </strong>akan menjadi solusi sederhana yang sangat mujarab yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memaksimalkan waktu Anda, Anda bisa membuat daftar prioritas pada saat week end. Manajemen waktu akan membuat hidup Anda terasa lebih ringan dan indah. 24 jam sehari akan sangat berarti untuk Anda karena mampu mengerjakan banyak hal dan dengan perasaan senang. Sebenarnya tidak ada perbedaan dengan jumlah waktu karena semuanya mempunyai jumlah yang sama, yaitu 24 jam. Tetapi yang membedakannya adalah bagaimana kita mengatur waktu tersebut.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Berikut adalah beberapa tips untuk memaksimalkan pemanfaatan waktu Anda dalam sehari:</span></span></p>
<ol>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Tidak tergoda untuk mengerjakan hal-hal kecil tetapi menyita waktu.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Gunakan alat bantu manajemen waktu. Misalnya PDA, IPad, tabletPC, dan lain sebagainya.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Prediksi berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda. Ketika merencanakan sesuatu, Anda juga harus memprediksi akan menghabiskan waktu berapa lama sehingga Anda bisa membuat perencanaan yang lebih matang.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Mengetahui dateline dari tugas tersebut.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Focus.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Hindarkan untuk terpaku pada lama waktu yang telah Anda rencanakan.</span></li>
<li style="text-align: justify; "><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Efisiensi. Artinya, jangan melakukan sesuatu yang bisa membuat rumit/susah.</span></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/time-management-untuk-ibu-yang-bekerja/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengendalikan Keinginan Belanja Saat Diskon</title>
		<link>http://infoduit.com/mengendalikan-keinginan-belanja-saat-diskon</link>
		<comments>http://infoduit.com/mengendalikan-keinginan-belanja-saat-diskon#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2012 04:33:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Shopping]]></category>
		<category><![CDATA[Mengendalikan keinginan belanja saat diskon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoduit.com/?p=3191</guid>
		<description><![CDATA[Mengendalikan keinginan belanja saat diskon terkadang merupakan sesuatu yang sangat berat dilakukan oleh sebagian wanita. Mengendalikan keinginan belanja saat diskon bagi sebagian wanita juga merupakan suatu pencapaian yang sangat bagus untuk menyelamatkan keuangannya. Tawaran diskon beragam produk setiap menjelang akhir tahun memang menggiurkan. Aneka produk fashion dijual dengan diskon sampai sepertiga harga normal. Beragam gadget [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; "><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">Mengendalikan keinginan belanja saat diskon </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">terkadang merupakan sesuatu yang sangat berat dilakukan oleh sebagian wanita. </span><strong style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; "><a href="http://www.infoduit.com/">Mengendalikan keinginan belanja saat diskon</a> </strong><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify; ">bagi sebagian wanita juga merupakan suatu pencapaian yang sangat bagus untuk menyelamatkan keuangannya. Tawaran diskon beragam produk setiap menjelang akhir tahun memang menggiurkan. Aneka produk fashion dijual dengan diskon sampai sepertiga harga normal. Beragam gadget canggih seri terbaru ditawarkan dengan diskon sampai separuh dari harga banderol. Siapa tak tergoda berbelanja?</span></p>
<p><a href="http://infoduit.com/mengendalikan-keinginan-belanja-saat-diskon/mengendalikan-keinginan-belanja-saat-diskon" rel="attachment wp-att-3192" style="" target="" title=""><img alt="Mengendalikan keinginan belanja saat diskon" class="alignleft size-full wp-image-3192" height="232" src="http://infoduit.com/wp-content/uploads/2012/06/Mengendalikan-keinginan-belanja-saat-diskon.jpg" style="border: 9px solid black; margin-top: 9px; margin-bottom: 9px; " title="Mengendalikan keinginan belanja saat diskon" width="217" /></a></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Obral aneka jenis produk seperti ini biasa kita temui menjelang perayaan Natal, akhir tahun, lebaran, serta musim liburan di bulan Juni. Tak hanya di dalam negeri, musim diskon serupa juga bisa kita jumpai di luar negeri, misalnya Singapura. Pedagang beraneka produk bermerek terkenal ramai-ramai banting harga. Adrenalin belanja Anda boleh berlari kencang, tapi di saat seperti inilah kita kudu ekstra waspada. Jangan sampai kita menghambur-hamburkan uang untuk membeli barang yang seminggu atau sebulan setelah dibeli teronggok tak berguna. Tetapkan mana barang yang Anda butuhkan untuk dibeli, dan pilah mana barang yang sekadar Anda inginkan.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Mengendalikan keinginan belanja saat diskon </strong>bisa dilakukan dengan membuat daftar yang berisi beragam produk penunjang berbagai aktivitas. Misalnya pakaian, sepatu, dan tas untuk bekerja maupun sekolah Anak. Bisa juga berupa perkakas rumah tangga, termasuk furniture, kulkas, televisi, dan peralatan rumah lain. Bahkan, kalau perlu, untuk mendapat diskon pembelian kendaraan mobil atau motor. Ada bermacam alasan membeli barang-barang itu. Salah satunya, mungkin karena kita belum memilikinya, padahal kita butuh. Bisa juga lantaran barang lama sudah rusak sehingga perlu diganti. Dengan demikian diskon hanya menjadi momentum untuk memanfaatkan belanja hemat, bukan belanja karena diskon.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Kita juga sebaiknya jangan gampang tergiur bantingan diskon jumbo yang kadang justru bikin pembeli gegabah dalam berbelanja. Syarat lama membeli barang &ldquo;teliti sebelum membeli&rdquo; tetap harus diterapkan saat banjir diskon melanda. Pasalnya barang yang kena diskon terkadang adalah barang yang cacat secara fisik. Karena itu, jangan buru-buru. Anda perlu melakukan window shopping untuk membandingkan harga dan kualitas. Lebih afdol kalau Anda tahu harga wajarnya. Jangan lupa ajak teman saat belanja. Dia bisa menjadi penasihat memilih barang, termasuk mengingatkan bahwa isi troli sudah melebihi anggaran.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; "><strong>Mengendalikan keinginan belanja saat diskon </strong>juga bisa dilakukan dengan membuat laci khusus pencegat diskon. Anda bisa membuat daftar barang buruan sejak awal tahun kemudian Anda bisa menempatkan rencana belanja diskon ini dalam daftar anggaran tahunan. Jadi, anggaran untuk belanja saat diskon berdampingan sejajar dengan alokasi pembayaran pajak mobil, premi asuransi, dan semacamnya. Setelah menetapkan daftar kebutuhan dan alokasi dana, Anda harus menyiapkan &ldquo;laci khusus&rdquo; penyimpan dana bakal modal berburu diskon ini. Tapi, ingat, Anda sebaiknya hanya mengalokasikan dana untuk belanja diskon dari &ldquo;uang lebih&rdquo;.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; ">Artinya, dana bakal modal memburu diskon sekadar dana yang tersisa setelah alokasi dana seluruh kebutuhan lain selesai ditetapkan. Alternatif lain tentang &ldquo;laci khusus&rdquo; ini, Anda juga bisa menggantinya dengan membuat rekening khusus belanja. Kemudian rekening itu diisi dengan uang bonus, uang lembur, dan pendapatan tambahan. Perencanaan harus dilakukan dan penggunaannya tak boleh lebih dari anggaran agar tak menggangu cash flow rumah tangga. Untuk gambaran, seorang lajang sebaiknya mempunyai dana darurat senilai tiga kali pengeluaran bulanan. Adapun pasangan yang belum mempunyai anak sebaiknya mengalokasikan dana darurat enam bulan pengeluaran. Sedangkan pasangan yang memiliki satu atau dua anak, sebaiknya mempunyai dana darurat antara 9-12 bulan pengeluaran.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoduit.com/mengendalikan-keinginan-belanja-saat-diskon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
