December 9 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Tips Sukses Usaha Kuliner

By - Thu Nov 27, 4:26 pm

Membuka usaha kuliner berarti sama dengan memenuhi kebutuhan pokok manusia. Membuka usaha kuliner baik makanan kecil maupun makanan utama pasti mempunyai pangsa pasar yang tak terbatas karena setiap makhluk hidup membutuhkan makanan. Masyarakat dengan profesi apapun pastinya membutuhkan makan karena makan adalah kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda atau bahkan diabaikan.

Membuka usaha kulinerBahkan jika kita mau melek sedikit lebih lebar, omzet yang didapat pelaku usaha di bidang kuliner lebih tinggi daripada UMR atau Upah Minimum Regional. Dan pelaku usaha makanan dan minuman ini berlaku untuk penjaja di pinggir jalan, pedagang kaki lima, warung tenda, kafe sampai restoran. Masing- masing mempunyai pangsa pasar sendiri- sendiri dan omzet yang mereka dapatkan tidak bisa dipandang sebelah mata. Dan yang lebih menggembirakan lagi, bisnis yang satu ini bisa dilakukan oleh semua orang, baik Ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa maupun pegawai. Karena bisnis yang satu ini bisa dipilih dari yang modal terkecil sampai yang sangat besar. Nah untuk membantu Anda membayangkan jenis kuliner mana yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan Anda, berikut ini pengelompokannya:

  • Kelompok yang menjual makanan pokok sehari- hari. Membuka usaha kuliner dengan tipe ini bisa mencontoh warung Tegal, warung Padang, warung nasi sederhana, warung sarapan, warung nasi pecel, warung nasi goreng, dan lain sebagainya.
  • Kelompok yang menjual makanan pengganti makanan pokok. Misalnya mie ayam, bubur ayam, soto, bakso, batagor, sate, dan lain sebagainya.
  • Kelompok yang menjual jajanan. Misalnya anek kue kering dan basah, roti bakar, pisang bakar, martabak, siomay, aneka gorengan dan lain sebagainya.
  • Kelompok yang menjual minuman. Misalnya es campur, es buah, jus, es cendol, es kelapa muda, es dawet, dan lain sebagainya.

Nah selain memilih kelompok usaha mana yang sesuai dengan modal dan minat Anda, Anda juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

  • Modal awal usaha Anda. Jika modal awal Anda sedikit, Anda bisa berhemat agar modal Anda bertambah dan bisa mengembangkan usaha Anda. Pinjam bank atau koperasi adalah pilihan terakhir.
  • Lokasi usaha. Jangan asal ketika menentukan lokasi usaha Anda. Pastikan lokasi yang Anda p0ilih untuk membuka usaha kuliner adalah lokasi yang sering dilalui atau dikunjungi oleh banyak orang. Tetapi ketika Anda ingin memilih lokasi, pertimbangkan juga modal yang Anda miliki. Jangan sampai modal Anda terkuras hanya karena sewa tempat.
  • Pilihlah menu andalan Anda. Sebelum membuka usaha, Anda sebaiknya melakukan survey pasar, misal tentang menu apa yang sering dicari oleh masyarakat, menu apa yang sudah banyak dijual, dan lain sebagainya. Jadi, sebaiknya Anda tidak menjual menu yang sudah terlalu banyak dijual untuk mengurangi tingkat persaingan.
  • Pilihlah pemasok bahan baku yang ideal dengan harga yang murah dan komplit.

Pilihlah sumber daya manusia yang ideal, seperti tukang masak, yang melayani konsumen dan kasir.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513