December 6 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Tips Sederhana Pengelolaan Keuangan Online Shop

By admin1 - Thu Apr 24, 4:53 pm

Pengelolaan keuangan online shop harus dijalankan secara riil dan profesional, sekalipun online shop skala kecil. Pengelolaan keuangan online shop memang tidak harus dibuat secara rumit dan njelimet seperti pada perusahaan-perusahaan besar, tetapi cukup laporan sederhana dan dibuat profesional serta rutin. Tujuannya adalah untuk menjaga arus keuangan agar selalu rapi dan terkontrol dengan baik. Sehingga semua arus uang, baik yang keluar maupun yang masuk, bisa dilihat dan diketahui kemana arahnya. Ketika ada arus yang tidak penting bisa ditindak lanjuti atau tidak diulangi lagi di bulan-bulan berikutnya.

Pengelolaan keuangan online shopKhusus untuk pemula, ini dia tips sederhana untuk mengatur keuangan usaha online shop Anda:

  1. Catat income per hari. Fungsi dari pencatatan ini adalah untuk mencatat semua income yang sudah Anda terima dalam satu hari. Income atau pemasukan ini meliputi donasi dari investor, komisi dari produsen atau supplier, hasil penjualan produk maupun yang lain. Semua income tersebut harus dicatat secara detail. Misalnya untuk hasil penjualan produk sebaiknya menyertakan harga satuan, nama produk, jenis produk dan jumlah produk yang sudah berhasil terjual. Setiap barang yang Anda jual sebaiknya Anda beri kode sehingga memudahkan Anda untuk mencatat pembukuan dan memudahkan konsumen yang akan membeli produk Anda.
  2. Jumlah biaya tetap. Pengelolaan keuangan online shop juga harus mempertimbangkan biaya tetap, yaitu biaya yang pasti dikeluarkan oleh Anda ebagai pemilik online shop setiap bulan. Pengeluaran ini selalu ada setiap bulan. Misalnya gaji karyawan, biaya persewaan hosting dan domain, biaya listrik dan internet, sewa tempat, dan lain sebagainya. Anda harus bisa memperkirakan dan menjumlah berapa total uang yang wajib Anda keluarkan per bulannya.
  3. Jumlah biaya variabel. Yang dimaksu dengan biaya variabel adalah semua biaya yang harus Anda bayar untuk mendapatkan produk atau jasa yang Anda jual. Misalnya Anda mempunyai online shop perlengkapan bayi maka Anda harus menulis berapa biaya yang harus Anda bayarkan untuk membeli produk untuk dijual kembali. Jadi biaya variabel adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik usaha untuk membeli/ mengambil stock barang/ jasa. Sedangkan jika Anda memproduksi sendiri produk yang Anda jual, maka biaya variabel yang harus Anda hitung adalah biaya yang harus Anda keluarkan selama memproduksi suatu produk tersebut. Entah itu material, jasa pengrajin, dan sebagainya.
  4. Jumlah laba-rugi. Pengelolaan keuangan online shop yang pasti harus mempertimbangkan besaran laba/ ruginya. Besaran ini bisa Anda dapatkan dari hasil pengurangan semua income yang sudah Anda terima dengan jumlah biaya tetap dan jumlah variabel yang sudah Anda keluarkan. Dengan mengetahui laba/ ruginya, maka Anda juga bisa menilai apakah bisnis ini menguntungkan atau tidak, dan mempunyai prospek yang cerah atau tidak.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513