December 9 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Tips Menghadapi Konsumen Secara Tenang dan Bebas Grogi

By admin1 - Thu Jun 05, 4:39 pm

Menghadapi konsumen memang tidak semudah yang dibayangkan selama ini. Menghadapi konsumen yang merupakan raja tentunya perlu trik khusus. Karena dengan paradigma ini biasanya banyak pelaku usaha menjadi grogi dan bingung saat berhadapan langsung dengan calon konsumen atau bahkan pelanggan. Apalagi jika Anda baru membuka usaha Anda dan mulai banyak pengunjung yang datang ke usaha Anda. Jika Anda menghadapi konsumen dengan sikap grogi, konsumen pun bisa membacanya dan performa Anda akan dinilai negatif oleh konsumen.

Menghadapi konsumenWalaupun perasaan gugup atau grogi memang wajar hinggap pada pelaku usaha yang masih baru, tetapi ada baiknya meminimalisirnya atau menghilangkannya. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

  • Mulailah untuk membiasakan diri. Menghadapi konsumen tidak bisa langsung mahir dan mulus. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda pasti akan mulai terbiasa bagaimana menghadapi konsumen dengan berbagai sifat dan karakteristik. Semakin sering Anda berhadapan langsung dengan mereka, maka kesempatan untuk makin luwes menghadapi konsumen akan semakin cepat. Jadi jangan bersembunyi ketika ada konsumen datang. Pastikan Anda dulu yang menyapa konsumen daripada karyawan Anda.
  • Coba tingkatkan keahlian Anda. percaya diri memang kunci sukses public speaking. Ketika Anda sudah merasa percaya diri ketika berhadapan dengan konsumen, maka Anda juga akan lebih handal ketika melayani pertanyaan-pertanyaan konsumen. Targetkan dalam sehari Anda harus menguasai satu tingkat kepercayaan diri. Jangan menutup diri dari lingkungan sekitar. Belajarlah dengan semua hal yang ada di sekitar.
  • Selalu belajar memahami konsumen Anda. Setiap konsumen mempunyai karakteristik yang berbeda. Untuk itulah Anda harus belajar untuk mengetahui tipe-tipe konsumen Anda. dengan mengetahui karakteristik masing-masing konsumen, maka Anda juga akan lebih mudah memberikan saran untuk memenuhi keinginan mereka. Tentukan cara dan sikap untuk melayani konsumen dengan baik dan ramah. Tetapi ingat, jangan terlalu ramah. Akhir-akhir ini banyak sekali yang menerapkan sistem penyambutan yang terlalu ramah sampai konsumen merasa jengah dan tidak nyaman. Anda bisa mengambil contoh di makanan Eropa cepat saji dimana setiap konsumen yang datang langsung disambut dengan sapaan sangat ramah bahkan sampai ketika konsumen ingin memesan menu. Sebaiknya Anda menghindari hal ini jika tidak ingin konsumen Anda pindah ke lain hati.

Menghadapi konsumen membutuhkan keahlian dan kebiasaan. Semakin Anda terbiasa, maka akan menjadi semakin ahli dan percaya diri. Hal ini juga akan ditunjukkan oleh konsumen Anda, mereka juga akan memberikan reposn positif sehingga hasil yang Anda dapatkan juga lebih maksimal. Tetapi jika memang sudah mempunyai usaha dalam waktu yang lama dan masih grogi dalam menghadapi konsumen, maka Anda membutuhkan pelatihan yang lebih detail lagi.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513