August 23 2017
  • 1

Warning: fread(): Length parameter must be greater than 0 in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 311

Warning: fopen(): Filename cannot be empty in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 298

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 299

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 300
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Tips Memilih Rumah Bebas Banjir

By admin1 - Mon Jun 04, 4:34 pm

Memilih rumah bebas banjir tentu menjadi idaman setiap orang. Memilih rumah bebas banjir akan meningkatkan tingkat kenyamanan bagi penghuninya. Jika seseorang sudah nyaman dengan tempat tinggalnya, maka dia akan rileks dan bahagia berada di dalam rumah diantara keluarganya tercinta. Suasana ini harus dimunculkan untuk membangun hidup yang bahagia dan damai sejahtera.

Memilih rumah bebas banjir

Tetapi di Indonesia, khususnya di Jakarta, banyak sekali masyarakat yang masih tinggal di kawasan rawan banjir yang harus “menikmati” aliran banjir setiap tahun. Karena banjir di Jakarta sudah seperti “event” tahunan dan bahkan banyak masyarakat yang masih mentolerir dan seakan pasraha dengan kondisi tersebut. Tetapi Anda tidak boleh terjebak dalam “kepasrahan” tersebut. Rumah adalah tempat berlindung yang aman dan nyaman dan Anda harus sangat berhati-hati dalam memilihnya. Jangan sampai Anda terlalu terburu-buru dalam memilih sehingga hanya akan meninggalkan rasa menyesal.

Memilih rumah bebas banjir juga tidak boleh sembarangan. Anda harus melakukan survey terlebih dahulu. Sebisa mungkin juga harus mencermati kawasan atau lingkungannya. Karena bisa juga rumah tersebut tidak terkena banjir, namun sekelilingnya terendam sehingga Anda terisolasi di rumah Anda. karena tidak ada akses keluar-masuk kawasan Anda. Maka, agar tidak terjebak dalam memilih rumah, sebaiknya Anda ikuti beberapa tips berikut ini.

Tips pertama adalah dengan mengumpulkan informasi mengenai rumah yang Anda incar. Anda harus pastikan apakah masuk dalam kawasan banjir atau tidak. Informasi ini bisa diakses pada situs seperti www.pu.go.id yang biasa mengeluarkan peta daerah banjir setiap tahunnya. Namun, jangan hanya berpatokan pada kondisi terakhir, buatlah pengamatan untuk periode waktu tertentu misalnya 5 tahun terakhir.

Memilih rumah bebas banjir juga membutuhkan tips kedua, yaitu dengan melakukan pengamatan lingkungan. Potensi banjir bisa dilihat dengan memperhatikan kondisi sekitar. Misalnya:

  1. Apakah rumah/perumahan berada pada satu cekungan yang dikelilingi perbukitan denga pengaliran air keluar yang sempit?
  2. Apakah rumah/perumahan berada di dekat sungai atau sungai-sungai yang memiliki daerah aliran sungai yang luas?
  3. Terdapat aliran sungai yang tidak lancar akibat banyaknya sampah serta bangunan di pinggiran sungai?
  4. Apakah banyak pemukiman yang dibangun di dataran sepanjang pinggiran sungai?
  5. Apakah perumahan memiliki system pengelolaan lingkungan yang baik, memiliki cukup lahan hijau dan daerah resapan air?
  6. Apakah perumahan dibangun di atas kawasan bekas rawa?
  7. Apakah perumahan berada dekat pantai. Selain rawan banjir, juga rawan air pasang dan rob?
  8. Apakah jalan di sekitar rumah rusak, memiliki kontur tidak rata atau berlubang-lubang?

Tips ketiga, lakukan pengamatan pada kondisi fisik bangunan. Rumah yang terkena banjir biasanya memiliki bekas dip agar, tembok rumah atau lantai. Tanda-tanda ini memang bisa disamarkan dengan renovasi. Jadi jangan lansung percaya bila pemilik rumah ngotot bahwa rumahnya bebas dari banjir (padahal lingkungan sekitarnya banjir). Anda perlu mencari informasi tambahan dari penduduk sekitarnya. Tips keempat adalah pertimbangkan akses dan menuju rumah atau perumahan. Anda harus yakin bahwa bila kondisi terburuk terjadi. Anda tetap dapat ‘berhubungan’ dengan dunia luar. Setelah Anda mengikuti beberapa tips tersebut di atas, Anda harus merealisasikannya dengan tetap aktif bertanya dengan lingkungan sekitar. Pastikan Anda akan selalu aman dan nyaman dengan rumah dan juga lingkungan sekitar. Selamat mencoba.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513