September 2 2014
  • 1
Jakarta, ID - 31 °CPartly Cloudy - Humidity: 66%
Advertisement

Tips Membeli Tanah Kavling

By admin - Thu Apr 12, 4:37 pm

Tips membeli tanah kavling di manapun bisa sangat membantu Anda. Tips membeli tanah kavling yang bertujuan suatu saat akan dibangun rumah di lokasi tersebut. Karena mempunyai rumah sendiri adalah impian para kelurga. Kenapa tidak langsung membeli rumah? Beragam alasan terlontar dari tiap orang kenapa membeli kavling dahulu. Ada yang beralasan supaya bisa membangun sesui rancangan sendiri agar tidak sama dengan rumah yang lain, sebagian beralasan uangnya belum cukup kalau langsung membeli rumah dan alasan-alasan lain.

Tips membeli tanah kavling

Karena tujuan utama membeli kavling untuk membangun rumah maka sebaiknya sedikit mengetahui tips dan trik dalam membelinya terlebih dahulu. Karena memang membeli tanah kavling mempunyai keterkaitan erat dengan membangun rumah. Tips pertama adalah perkembangan linkungan sangat menentukan. Anda harus pintar melihat perkembangan lingkungan sekitar terutama kiri kanan yang akan menjadi tetangga Anda nantinya. Ada kavling yang cepat laku tapi tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan sampai Anda membangun rumah tapi kiri kanan kosong dalam waktu lama, apalagi jaraknya sangat jauh, rumah anda terlihat terpencil sendirian. Ini tentunya tidak baik dari segi keamanan, sosial masyarakat dll.

Tips membeli tanah kavling kedua adalah tentukan kapan akan dibangun rumah? Contoh; akan dibangun rumah 3 tahun lagi dari membeli tanah kavling. Disini Anda dapat memperkirakan perkembangan lingkungan sekitar 3 tahun mendatang. Tips ketiga, ketahui asal usul tanah. Jangan beli tanah kavling bekas kuburan, sampah, rumah ibadah karena tidak baik energi positifnya kata pakar fengsui. Yang baik adalah bekas kebun, sawah. Kalau area tersebut sudah diratakan Anda bisa mencari informasi di Kelurahan atau Kecamatan setempat. Tips keempat adalah pilih kemiringan sekitar tanah yang landai. Pilih yang landai agar mudah membuat saluran dan aliran air. Kalau yang terlalu datar aliran air tersendat mudah banjir. Kalau terlalu juram boros dalam meratakan tanah (cat dan fill).

Tips kelima adalah ada atau tidak fasilitas penunjang. Sudah tersedia fasilitas penunjang seperti listrik, air bersih, pasar, sekolah, rumah sakit pada daerah setempat. Kalau belum Anda harus yakin sudah ada 3 tahun mendatang karena Anda berencana membangun rumah pada waktu tersebut. Tips keenam, akses jalan sudah tersedia atau belum. Akses jalan selalu menjadi kebutuhan dimanapun tanah kavling akan dibeli. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

Tips membeli tanah kavling ketujuh adalah antisipasi bahaya sekitar lingkungan. Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik tengangan tingi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara dan tepi sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum. Tips kedelapan kavling lama atau baru. Tanah yang baru dikavling pada umumnya harga tingi. Ini disebabkan pengembang harus mengembalikan biaya-biaya dan modal mereka. Tapi kalau Anda membeli kavling yang sudah terlalu lama pada awalnya Anda kurang dihargai oleh lingkungan setempat. Point ini memang tidak selalu benar tapi pada umunya demikian. Sekarang tergantung Anda yang memilih atau pilih saja jangan terlalu baru jangan terlalu lama.

Tips kesembilan adalah kelengkapan surat-surat (Legalitas). Periksa kelengkapan surat Akte atau Sertifikat, peruntukan lahan. Anda bisa cek ke RT/RW Kelurahan Kecamatan. Yang lebih penting lagi jangan sampai Anda membeli tanah kavling dalam sengketa. Dari sini diperoleh kesimpulan bahwa lebih baik segera membeli tanah sejak dini/sejak usia belum menua dan di saat harga tanah masih terjangkau naum berlokasi di tepi jalan daripada harus menunggu tua kemudian terberatkan oleh berbagai macam beban keuangan yang mampu mengurangi jumlah tabungan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement