November 15 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Tips Bijak dalam Manajemen Finansial

By admin - Tue Sep 17, 11:37 am

Manajemen finansial sangat penting untuk kemajuan sebuah usaha. Manajemen finansial ini harus dipikirkan bahkan sampai soal pensiun. Kebijakan finansial di hari tua tidak boleh membebani keuangan usaha Anda. Sebagai seorang pelaku usaha, intinya adalah harus mampu membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Agar Anda bisa membedakannya, berikut ini jenis pengeluaran usaha yang harus Anda perhatikan:

Manajemen finansial

  • Pengeluaran usaha yang penting dan mendesak. Yang termasuk dalam kategori ini adalah kebutuhan primer; seperti sewa tempat usaha, bahan baku produksi, tenaga kerja dan biaya-biaya lain yang dibutuhkan untuk mendukung operasional usaha setiap harinya. Kebutuhan ini termasuk sangat vital karena berhubungan dengan kehidupan dan berlangsungnya usaha setiap hari. Bahkan bisa dikatakan bahwa kebutuhan ini harus didahulukan daripada kebutuhan-kebutuhan yang lain.
  • Pengeluaran yang mendesak tetapi kurang penting. Manajemen finansial juga harus mempertimbangkan jenis pengeluaran yang satu ini. beberapa pengeluaran yang termasuk dalam kategori ini adalah berhutang untuk menambah modal ke Bank atau lembaga keuangan, memperbesar operasional usaha dengan kredit untuk membeli mobil atau motor. Tujuan dari pengadaan tambahan modal ini memang bertujuan baik tetapi ketika keuangan usaha Anda belum stabil, sebaiknya Anda menghindari pengeluaran jenis ini. hal ini untuk menghindari resiko yang cukup besar, yaitu kerugian, khususnya bagi pemilik usaha baru.
  • Pengeluaran penting tetapi tidak mendesak. Yang termasuk ke dalam kategori ini adalah mengikuti program asuransi. Asuransi memang penting tetapi tidak mendesak. Jadi jika Anda baru membuka sebuah usaha, tidak usaha terburu-buru untuk mengikuti program asuransi, sebaiknya alokasikan uang Anda untuk kepentingan usaha yang lebih mendesak. Berbagai jenis asuransi bisa menunggu, entah itu asuransi kendaraan, kesehatan, dan lain sebagainya.
  • Pengeluaran yang tidak penting dan tidak mendesak. Pengeluaran jenis ini misalnya menggunakan uang usaha untuk membeli rumah, handphone, kendaraan pribadi atau mengadakan perjalanan wisata dengan keluarga besar Anda. Pengeluaran ini memang tidak terlarang tetapi untuk usaha baru yang belum stabil, sebaiknya tunda penggunaannya.
  • Pengeluaran untuk program investasi atau tabungan. Manajemen finansial untuk pengeluaran yang satu ini bisa dikeluarkan setelah kebutuhan nomor 1, 2 dan 3 sudah terpenuhi. Nah untuk memenuhi kebutuhan nomor 4, Anda bisa menggunakan uang tabungan atau investasi Anda jadi tidak akan mempengaruhi berjalannya usaha Anda setiap hari.

Itulah kebutuhan-kebutuhan yang harus Anda utamakan dan pelajari agar tidak merugikan usaha Anda. Dengan pengaturan yang baik, usaha Anda bisa terus berputar secara sehat dan mendapatkan laba usaha secara maksimal. Salam sukses!

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS