April 18 2014
  • 1
Jakarta, ID - 26 °CPartly Cloudy - Humidity: 83%
Advertisement

Tips Berbisnis Restoran Cepat Saji

By admin - Tue Apr 17, 3:26 pm

Restoran cepat saji memegang peranan penting pada usaha makanan di Indonesia karena konsumennya yang sangat banyak. Restoran cepat saji tidak begitu saja meraup keuntungan yang berlipat walaupun hasrat masyarakat untuk makan makanan cepat saji masih sangat tinggi. Kesuksesan usaha makanan cepat saji mengilhami pelaku dunia usaha untuk mencoba peruntungan di bidang bisnis makanan siap saji ini.

Perubahan gaya hidup dan mindset masyarakat terhadap makanan cepat saji turut mendukung tingginya permintaan terhadap makanan serba praktis ini. Makanan cepat saji kini sudah mengalami pergeseran, dulu banyak orang menganggap bahwa makanan ini adalah jenis makanan orang kaya, namun kini sudah tidak lagi. Makanan siap saji bisa dikonsumsi sebagai sarapan, makan siang, atau pun makan malam. Hal ini membuat makanan cepat saji kian populer. Karena itu menekuni bisnis makanan siap saji cepat mendatangkan untung.

Restoran cepat saji

Restoran cepat saji harus disiapkan secara matang agar hasilnya juga maksimal. Ada beberapa kunci yang harus Anda tekankan. Pertama adalah konsumen. Konsumen dari makanan cepat saji adalah kalangan muda, anak- anak, dan remaja. Kunci kedua adalah lokasi usaha. Pilihlah tempat usaha yang strategis dan dekat dengan lembaga pendidikan seperti sekolah, kampus, dan lembaga kursus. Tempat yang sekiranya ramai pun dapat Anda jadikan pilihan seperti pertokoan, mal- mal, perkantoran, dan lain- lain.

Kunci ketiga adalah info produk. Untuk memulai usaha makanan cepat saji, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti berikut:

  1. Tentukan dulu jenis dari makanan siap saji yang akan Anda jadikan peluang usaha. Misalnya, burger, fried chicken, kebab, hot dog, french fries dan lain- lain. Anda bisa juga melakukan survei pasar terlebih dahulu dengan mencoba trial produk makanan cepat saji mana yang disukai konsumen.
  2. Mempertahankan kualitas bahan baku. Perhatikan kualitas supplier bahan baku masakan Anda. Ini penting untuk menjaga cita rasa masakan. Seperti Klenger Burger yang memilih bahan baku tidak kalah dengan kualitas burger luar negeri. Juga menggunakan daging terbaik negeri ini.
  3. Pasarkan dengan harga yang nyaman di kantong dan sesuai dengan permintaan pasar.
  4. Promosikan usaha makanan Anda dengan membuat pamphlet, gerobak makanan yang mencolok dan menarik, atau kedai makanan cepat saji dengan baliho dan banner yang sesuai.

Restoran cepat saji yang akan Anda buka sebaiknya juga memiliki nama yang mudah diingat dan komersial. Menjalani bisnis makanan bukanlah soal yang gampang. Pertama-tama Anda membutuhkan modal yang cukup besar. Selain itu, Anda juga harus menghadapi persaingan yang sudah sangat ketat. Karena usaha makanan sudah begitu banyak dan tersebar di mana-mana. Cita rasa masakan juga memegang peranan penting. Cita rasa yang sesuai dengan lidah konsumen akan menjadi nilai jual nomor wahid. Tentunya, pebisnis makanan harus senantiasa memperhatiakan hal ini dengan hati-hati.

Kualitas bahan baku harus mendapatkan perhatian utama. Tak hanya itu, Anda juga harus menciptakan menu-menu yang inovatif. Anda dapat melakukan sedikit memodifikasi. Misalkan aslinya dari negeri lain maka kita bisa mengubahnya sedikit sehingga bisa lebih mendekati dengan lidah Indonesia. Jadi dalam hal ini maka kita harus mempekerjakan juru masak yang ahli. Pebisnis kuliner harus memperhatikan kebersihan tempat usahanya. Dengan begitu, para pelanggan akan betah menjadi konsumen Anda. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini dan segeralah merencanakan dan memulainya.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement