November 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Tidak Semua Pelayanan Disukai Konsumen

By admin - Wed Dec 12, 4:43 pm

Pelayanan konsumen biasanya diberikan oleh produsen untuk mendapatkan loyalitas konsumen dan juga untuk mendatangkan konsumen baru. Pelayanan konsumen yang dilakukan oleh produsen ternyata tidak semuanya disukai oleh masyarakat atau calon konsumen. Walaupun pelayanan ini terkaang masih dianggap masalah kecil, tetapi dampak yang akan muncul jika salah langkah ternyata juga sangat besar. Konsumen secara otomatis akan menilai negatif produk atau usaha Anda dan kemudian merasa kecewa dan mengurungkan niatnya untuk membeli produk Anda. Olah karena itu, Anda sebaiknya mengurungkan niat Anda untuk melakukan sesuatu yang akan mengecewakan para konsumen Anda. Lalu pelayanan apa saja yang justru menghilangkan ketertarikan konsumen pada produk atau jasa Anda?

Waiter serving TeaPertama, bersikap acuh kepada konsumen yang dating. Ini adalah kesalahan pertama yang biasanya dilakukan oleh produsen atau penjaga toko yang mendapati ada konsumen yang dating pada Anda. Pernahkan kita melihat bahkan ada beberapa penjaga toko yang sibuk mengobrol dengan teman-temannya ketika ada konsumen yang masuk? Tindakan seperti ini tentunya membuat konsumen menjadi sebal dan kecewa. Bisa jadi malah mereka langsung berbalik dan tidak jadi membeli di tempat Anda. Jadi, sebaiknya Anda memberikan sambutan atas kedatangan mereka agar mereka merasa hangat dan nyaman berada di toko Anda.

Pelayanan konsumen kedua yang tidak disukai oleh konsumen adalah memberikan pelayanan yang makan waktu lama. Waktu pelayanan seringkali memang merupakan suatu kesalahan yang sering dilakukan oleh para pelaku usaha. Jadi, jangan heran jika banyak konsumen yang kelamaan menunggu pesanannya akhirnya malah meninggalkan tempat Anda. Jadi, Anda harus benar-benar mempertimbangkan waktu yang Anda atau karyawan Anda butuhkan untuk memberikan pesanan konsumen. Usahakan Anda memberikan pelayanan yang tepat dan cepat agar mereka puas dengan pelayanan yang Anda berikan.

Ketiga, ketika toko akan tutup akhirnya Anda mengusir mereka secara halus. Walaupun secara halu, yang namanya mengusir tetap saja tidak bagus. Kondisi seperti ini seringkali kita lihat di supermarket atau di tempat-tempat makan yang mempunyai waktu operasional terbatas. Jadi, walaupun waktu toko Anda untuk tutup sudah di depan mata, sebaiknya Anda menunggu sampai konsumen Anda selesai, jangan sampai Anda mengusir mereka (walaupun secara halus), misalnya dengan mematikan mesin kasir atau mematikan lampu toko. Tindakan seperti ini bisa membuat konsumen merasa tersinggnung.

Pelayanan konsumen keempat yang tidak disukai oleh konsumen adalah dengan mengesampingkan keluhan konsumen. Resiko sebuah pekerjaan salah satunya adalah dengan menghadapi keluhan konsumen. Jadi, jangan sampai Anda mengesampingkan keluhan konsumen. Selain itu, Anda juga sebaiknya tidak mengabaikan apa yang mereka sampaikan dan jangan pula memberikan solusi yang terlalu berbelit-belit.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS