November 18 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Menyambut Lebaran

By admin - Mon Jul 23, 4:39 pm

 

Strategi menyambut Lebaran ini jika dilakukan dengan tepat akan memberikan kesuksesan bagi Anda. Strategi menyambut Lebaran dengan melihat peluang usaha yang terpercaya tentunya akan membuat Anda semakin bergairah. Dengan memanfaatkan momen Lebaran sebagai peluang usaha sampingan ini, Anda bisa menghadapi dan mengambil peluang yang ada di depan mata.

Strategi menyambut Lebaran

Jika Anda sudah lama ingin merintis sebuah usaha, Anda bisa memulainya dengan mengamati momen Lebaran sebagai pembelajaran usaha Anda. Momen ini juga sudah banyak digandrungi oleh para pelaku bisnis. Pada umumnya mereka mulai memburu rejeki di hari kemenangan ini. Jadi, tidak heran jika banyak sekali penjual musiman yang berjualan di sekitar Masjid dan tempat-tempat ramai di seluruh penjuru Indonesia. Apakah Anda juga ingin memanfatakan peluang tersebut? Berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk menyambut peluang usaha musiman menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Strategi menyambut Lebaran yang pertama adalah dengan memahami kalender belanja menjelang Lebara. Sebelum mulai untuk berbisnis di bulan ini, Anda bisa mencari tahu dan memahami kalender penerimaan gaji dan THR para pekerja. Hal ini sangat penting karena tanggal gajian adalah tanggal dimana para pekerja akan membelanjakan uangnya untuk oleh-oleh atau untuk dirinya sendiri. Pada umumnya, para pembeli sudah mulai membludak menjelang 2 minggu sebelum Lebaran. Jadi, sebelum 2 minggu menjelang Lebaran, sebaiknya Anda menambahkan stock produk Anda.

Strategi yang kedua adalah dengan melakukan survey pasar untuk mengetahui minat konsumen. Anda harus tahu beberapa produk utama yang diminati para konsumen. Misalnya mukena, jilbab, sarung, sajadah, aneka kue kering, parcel Lebaran, toples kue dan produk fashion yang lain, termasuk sepatu dan sandal. Agar Anda bisa dengan tepat menentukan produk mana yang sesuai dengan momen ini, sebaiknya Anda melakukan survey pasar di sekitar Anda.

Strategi menyambut Lebaran yang ketiga adalah dengan mempersiapkan barang dagangan 2 bulan sebelum Lebaran. Hal ini untuk menghindari kenaikan dan kelangkaan barang yang akan Anda jual. Untuk itulah Anda sebaiknya menyiapkan stock barang jauh-jauh hari sebelumnya. Kebanyakan pedagang eceran mulai menyerbu pasar grosir 2 bulan sebelum Lebaran untuk mendapatkan harga yang lebih murah dan juga pilihan produk masih lengkap, termasuk masih tersedianya produk-produk unggulan, misalnya mukena, baju muslim, parcel, dan lain sebagainya. Semua barang yang berkualitas tersebut akan habis pada saat sudah memasuki bulan Ramadhan.

Strategi yang keempat adalah dengan melengkapi pilihan produk untuk bisa menjaring banyak konsumen. Anda harus memenuhi kebutuhan konsumen dengan barang-barang yang up to date untuk menjaring lebih banyak konsumen. Berikanlah harga yang bervariasi, yaitu mulai dari harga-harga murah, sedang ataupun produk branded yang harganya mahal. Dengan beragam warna dan varian ini, tentunya konsumen juga lebih leluasa untuk mempertimbangkan produk mana yang akan dia pilih dan beli. Dengan melengkapi aneka varian produk, maka Anda juga akan mendapatkan konsumen yang loyal kepada Anda. Strategi yang kelima adalah dengan mengalokasikan budget khusus untuk bisa melengkapi stok barang. Strategi ini tentunya harus disiapkan beberapa bulan yang lalu agar anda tidak terburu-buru. Anda bisa menyesuikan stok barang dengan kapasitas ruang display yang Anda miliki. Selain itu, perhatikan pula banyaknya pesanan yang dating dari para konsumen, baik konsumen baru maupun pelanggan. Jika Anda sudah menjaga kesiapan tersebut, maka Anda juga akan mendapatkan omset di hari Raya.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS