November 18 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Mengatasi Kenaikan Harga Tanpa Kehilangan Pelanggan

By admin - Fri Jul 06, 2:31 pm

Mengatasi kenaikan harga tanpa kehilangan pelanggan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Mengatasi kenaikan harga tanpa kehilangan pelanggan awalnya pasti terasa berat. Bagaimana bisa? Mana mungkin? Begitulah pasti pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak para pelaku bisnis. Tetapi jika memang sudah mengetahui taktik atau strategi yang harus dilakukan, maka kesuksesan akan menjadi milik Anda, tidak peduli apakah di luar sedang banyak pelaku usaha yang gulung tikar.

Mengatasi kenaikan harga tanpa kehilangan pelangganKenaikan harga selalu memberikan dampak yang signifikan terhadap para pelaku usaha. Beragam jenis produk dan jasa menyesuaikan dengan kenaikan yang terjadi tersebut. Bagi para pelaku usaha yang belum siap dan belum pintar mencari strategi baru, pasti akan sangat pusing dan keteteran. Mereka semua berbodong-bondong mempertahankan konsumen ketika mereka juga harus menaikkan harga produk atau jasa mereka. Untuk itulah lahir beberapa strategi yang bisa membantu para pelaku usaha untuk tetap mempertahankan kesetiaan konsumen di tengah gempuran kenaikan harga yang terus mengancam.

Mengatasi kenaikan harga tanpa kehilangan pelanggan bisa dilakukan dengan strategi yang pertama, yaitu dengan meningkatkan nilai kebutuhan konsumen terhadap produk Anda. jikaproduk atau jasa mempunyai nilai yang cukup penting di mata konsumen, maka perubahan harga tidak akan menjadi pertimbangan utama mereka untuk membeli produk atau jasa Anda. Misalnya, Anda menjual produk sembako kualitas bagus. Maka masyarakat tidak akan berpindah dari usaha Anda karena memang masyarakat juga membutuhkan sembako untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Strategi yang kedua adalah dengan memperkuat branding untuk menjaga loyalitas konsumen. Selain meningkatkan nilai kebutuhan pada produk atau jasa, sebaiknya Anda juga memperkuat branding produk atau jasa Anda. karena branding yang bagus secara tidak langsung akan mempengaruhi psikologis para konsumen. Jadi, tidak heran jika masyarakat tetap membeli suatu produk walaupun harganya mahal. Karena memang branding yang kuat akan menciptakan loyalitas konsumen. Strategi ketiga adalah dengan menyelaraskan kenaikan harga dengan peningkatan kualitas produk. Anda harus yakin berapa kualitas produk atau jasa yang Anda tawarkan. Anda harus memastikan bahwa kualitas produk dan jasa Anda tidak ada duanya, jadi konsumen juga akan berpikir dua kali apabila akan berlalu dari produk Anda. Sebaliknya, jika kualitas produk Anda biasa-biasa saja, maka konsumen juga akan dengan mudah pergi dari produk atau jasa Anda.

Mengatasi kenaikan harga tanpa kehilangan pelanggan juga bisa dilakukan dengan strategi yang keempat, yaitu membidik konsumen yang ideal. Walaupun persoalan harga cukup sensitive bagi masyarakat menengah ke bawah, tetapi tidak begitu terasa bagi masyarakat menengah ke atas. Adanya pasang surut harga merupakan hal yang biasa dan tidak terlalu berpengaruh pada masyarakat kelas menengah atas. Karena biasanya masyarakat lebih focus pada brand, produk dan gaya hidup mewah untuk menunjukkan status social mereka. Jadi, jika Anda membidik konsumen kelas atas untuk produk dan jasa Anda, Anda harus benar-benar memperhatikan kualitas yang Anda suguhkan, jangan sampai mengecewakan konsumen Anda.

Dengan ulasan tersebut di atas, semoga bisa memberikan gambaran yang cukup jelas bagi Anda dalam mempertahankan usaha yang Anda geluti. Sebelumnya Anda juga harus mahir dalam menentukan target market agar bisa memperoleh kesimpulan dan jalan keluar apabila mengalami kendala seperti kenaikan harga ini. Selamat mencoba, semoga sukses.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS