August 23 2017
  • 1

Warning: fread(): Length parameter must be greater than 0 in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 311

Warning: fopen(): Filename cannot be empty in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 298

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 299

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 300
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Menanam Jiwa Intrapreneurship Karyawan

By admin1 - Tue Jun 26, 4:34 pm

 

Jiwa intrapreneurship dalam diri karyawan sangat dibutuhkan untuk ikut memajukan perusahaan. Jiwa intrapreneurship perlu dibentuk dan dikembangkan. Karena tanpa adanya karyawan yang berjiwa intrapreneurship, perusahaan tidak akan bisa bekerja secara optimal. Karena memang dukungan sumber daya manusia yang berkualitas akan menyangga pergerakan roda bisnis perusahaan Anda untuk kedepannya. Keterampilan sumber daya manusia di dalam sebuah perusahaan harus benar-benar disaring dan dikembangkan agar mampu bersaing dengan perusahaan lain.

Jiwa intrapreneurship

Jiwa intrapreneurship akan membantu membuat perusahaan lebih berkembang, inovatif dan mempunyai daya saing cukup tinggi. Pengertian intrapreneurship sendiri adalah jiwa kewirausahaan yang biasanya dipraktikkan di dalam sebuah organisasi. Ada tuntutan tersendiri bagi karyawan yang mempunyai jiwa intrapreneurship, yaitu harus mampu berinisiatis melakukan suatu tugas dan juga berani mengambil resiko atau tantangan untuk memenangkan persaingan.

Jiwa intrapreneurship ini akan membantu membawa sebuah perusahaan lebih maju dan berkembang pesat. Pada intinya, setiap karyawan dituntut untuk mampu selalu kreatif dan inovatif agar bisa menciptakan ide-ide baru yang lebih segar. Pada akhirnya akan bertujuan untuk mengembangkan perusahaan dan juga merespon permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan. Ada beberapa hal yang wajib diketahui untuk membangun jiwa intrapreneurship di dalam diri setiap karyawan.

Pertama adalah dengan menanamkan rasa kepemilikan atas perusahaan bagi para karyawan. Anda harus memastikan bahwa karyawan Anda merasa “memiliki” perusahaan tersebut. Walaupun posisi mereka adalah karyawan, tetapi tidak ada salahnya mereka merasa memiliki perusahaan tempat mereka bernaung. Dengan begitu, mereka akan merasa bertanggung jawab untuk membangun dan mengembangkan perusahaan tesrebut. Strategi ini cukup penting agar kepedulian para karyawan Anda bisa tumbuh. Dengan adanya jiwa kepemilikan ini, mereka tidak akan menunggu perintah atau instruksi atasan saja tetapi juga mampu menciptakan inisiatif untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Pastikan juga setiap karyawan mempunyai visi, misi dan juga mimpi besar yang sama dengan perusahaan. Hal ini akan menumbuhkan kesuksesan bersama dnegan kemajuan perusahaan.

Jiwa intrapreneurship juga bisa ditumbuhkan dengan cara kedua, yaitu dengan memberikan sebuah tanggung jawab kepada semua karyawan. Hal ini berguna untuk melihat inisiatif, kemandirian dan prestasi kerja masing-masing karyawan. Anda juga bisa memberikan tanggung jawab atau tantangan bagi masing-masing karyawan. Tentu saja tanggung jawab atau tantangan yang Anda berikan harus sesuai dengan minat dan bakat masing-masing mereka. Selain itu, tentukan juga target atau dateline untuk menyelesaikan tugas tersebut dan lihat hasil hasil akhirnya. Tanda jiwa intrapreneurship sudah tumbuh adalah jika mereka mampu menyelesaikan tantangan yang Anda berikan dengan tuntas.

Cara ketiga yaitu dengan menjadi sekelompok orang yang inovatif dan kreatif. Anda harus memastikan dan memberikan tantangan agar para karyawan Anda selalu jeli dalam melihat sebuah peluang. Hal ini bertujuan untuk memajukan perusahaan. Jika pada entrepreneur, mereka akan melihat hambatan sebagai peluang. Maka karyawan akan mampu memanfaatkan inovasi dan kreativitas untuk menyumbang ide-ide baru yang akan menghasilkan keuntungan. Misalnya ketika akan diluncurkan produk baru, karyawan Anda ada yang memberikan usul tentang strategi pemasaran atau promosi yang kreatif dan lain dari yang dilakukan oleh para pesaing. Jangan lupa untuk memberikan reward kepada para karyawan setiap kali produk atau jasa Anda berhasil meraup keuntungan. Atau paling tidak, adakan beberapa kali pertemuan untuk makan bersama, karaoke bersama, dan lain sebagainya. Hal ini akan mempererat ikatan diantara karyawan dan pemimpin perusahaan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513