December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Mempertahankan Pelanggan

By admin - Wed Jun 20, 4:43 pm

Strategi mempertahankan pelanggan akan membantu Anda untuk terus mencapai titik kesuksesan dalam bisnis Anda. Strategi mempertahankan pelanggan ini terkadang malah lebih sulit daripada mencari pelanggan. Karena ketika kita baru memulai usaha dan menarik perhatian pelanggan, kita harus bekerja untuk menarik minat dan rasa penasaran calon pelanggan. Tetapi ketika kita sudah menjalankan sebuah bisnis dan sudah mempunyai pelanggan, kita harus bekerja maksimal untuk meningkatkan kualitas produk kita agar pelanggan tidak lari ke para pesaing.

Strategi mempertahankan pelanggan

Karena jika kita lengah dan membiarkan produk kita “begitu” saja, maka pelanggan akan mencari produsen lain yang lebih menjanjikan keuntungan bagi mereka. Inilah tantangan yang harus kita taklukkan. Mempertahankan kesuksesan adalah tantangan yang harus diraih. Karena salah satu kunci utama kesuksesan dalam berbisnis adalah pelanggan, maka tempatkanlah pelanggan sebagai Raja yang harus mendapatkan sesuatu yang terbaik. Cara paling baik dan paling tepat untuk mempertahankan pelanggan dan memperoleh kesetiaan dari mereka adalah dengan cara mengkonsentrasikan pada kebutuhan dan keinginan mereka. Usaha Anda harus bisa melakukan diferensiasi di dalam penawarannya yang tidak dimiliki oleh para pesaing lain. Program loyalitas pelanggan juga tidak boleh disepelekan jika Anda tetap ingin memberikan pengaruh.

Strategi mempertahankan pelanggan yang pertama bisa Anda lakukan adalah budaya perusahaan. Budaya perusahaan Anda (walaupun masih usaha kecil) harus mendemonstrasikan pelayanan pada pelanggan. Perusahaan Anda harus menaruh pelanggan pada urutan yang pertama di atas yang lainnya. Contoh kasus ada pada maskapai penerbangan. Semua pramugari dan kru diwajibkan untuk memberikan pelayanan yang maksimal, yaitu mulai lepas landas sampai tiba di tempat tujuan. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan hati dan kepercayaan dari para pelanggan Anda.

Strategi kedua adalah diferensiasi. Di sini berarti Anda harus menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan para pesaing Anda. Jika Anda menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda di produk Anda, maka Anda akan mendapatkan perhatian yang lebih besar dan rasa penasaran dari para pelanggan Anda. Hal ini juga diungkapkan oleh Jack Trout di dalam bukunya “Differentiate or Die”. Di dalam buku ini dikatakan bahwa untuk melakukan diferensiasi, terkadang perusahaan harus melepaskan bisnis. Contoh konkret yang bisa Anda bandingkan adalah dua perusahaan jasa kurir, yaitu Emery AirFreight dan Federal Express (FedEx). Keduanya sama-sama menawarkan segala jenis pengiriman, bedanya adalah FedEx menawarkan pengiriman kecil overnight. Dan hasilnya, FeDex mampu menjadi jasa pengiriman tersukses di dunia, sedangkan Emery malah mengalami kebangkrutan.

Strategi mempertahankan pelanggan yang ketiga adalah data. Jadi, Anda dan usaha Anda harus mampu memanfaatkan data tersebut dengan tepat, jangan sampai disalah gunakan. Anda harus mengaplikasikan teknik yang tepat agar bisa membantu Anda dalam program usaha Anda. Strategi keempat adalah konumitas. Anda harus mengusahakan menciptakan komunitas para pelanggan Anda agar hubungan menjadi lebih erat. Anda sebagai CEO juga sebaiknya ikut bergabung agar hubungan yang terjalin semakin erat. Dengan terbentuknya komunitas ini, maka juga bermanfaat untuk pemasaran Anda. Karena sejatinya pemasaran dari mulut ke mulutlah yang paling efektif.

Strategi kelima adalah control internal. Selain memperlakkan pelanggan dengan baik, Anda juga harus memperlakukan karyawan dengan sangat baik. Karena reputasi Anda harus dibangun secara intern dan ekstern. Strategi keenam adalah menangani complain. Komplain akan selalu ada di dalam bisnis jasa karena selalu berhubungan dengan pelanggan. Anda harus menyediakan waktu untuk menganalisis isu yang valid dan menyelesaikannya. Strategi ketujuh adalah tempatkan diri Anda sebagai konsumen. Hal ini akan membuat Anda mempelajari cara berpikir mereka. Pikirkan apa yang bagus dan buruk dari produk Anda (dilihat dari sisi konsumen), kemudian perbaiki. Hal ini merupakan kunci sukses untuk memahami pelanggan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS