November 15 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Mempertahankan Loyalitas Konsumen

By admin - Fri Jul 06, 2:33 pm

Mempertahankan loyalitas konsumen akan berdampak pada apa yang sudah Anda bangun selama ini, yaitu loyalitas konsumen. Mempertahankan loyalitas konsumen memang tidak mudah, tetapi bisa berhasil apabila Anda mau berusaha keras. Karena terciptanya loyalitas dan kepuasan konsumen merupakan asset terpenting dalam menjalankan sebuah usaha. Walaupun terdengar klise, tetapi memang sebuah usaha tidak akan berjalan tanpa adanya konsumen, dan tidak akan berjalan dengan baik tanpa konsumen yang loyal. Konsumen merupakan asset utama untuk mendatangkan profit sebanyak-banyaknya.

Mempertahankan loyalitas konsumenDan puas atau tidaknya seorang konsumen akan memberikan dampak yang sangat berarti pada usaha Anda. Logikanya, apabila konsumen mendapatkan kepuasaan pada produk atau jasa Anda, maka bisa dipastikan mereka akan melakukan transaksi lagi dengan Anda. Tetapi jika Anda menawarkan produk atau jasa kepada konsumen dan membuat mereka tidak puas, maka mereka akan mencari prousen lain yang mampu memberikan kepuasan pada mereka. Terlebih ketika Anda sudah mempunyai konsumen yang loyal tetapi akibat beberapa faktor, mereka lari dari Anda. apa yang sebaiknya Anda lakukan? Berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda terapkan untuk tetap mempertahankan loyalitas konsumen.

Mempertahankan loyalitas konsumen bisa dilakukan dengan strategi yang pertama, yaitu dengan memberikan perhatian before dan after sales. Anda harus mulai dengan memperhatikan apa yang konsumen butuhkan. Berikan perhatian khusus baik sebelum terjadinya transaksi maupun setelah pembelian. Misalnya dengan memberikan catalog sehingga bisa menarik keinginan konsumen untuk membeli, dan memberikan garansi untuk produk yang dibeli.

Strategi yang kedua adalah dengan menciptakan sebuah hubungan yang saling menguntungkan. Hindari memfokuskan diri untuk mendominasi komunikasi. Jangan pernah berpikir bahwa Anda sebagai produsen adalah sebagai narasumber dan konsumen sebagai pendengar. Pastkan hubungan yang Anda bangun bisa seimbang dan saling menguntungkan. Strategi ketiga adalah dengan melakukan follow up pasca penjualan. Sebaiknya Anda mencatat semua konsumen yang pernah membeli produk Anda dan lakukan follow up setelah pembelian pertama. Jangan sampai Anda terkesan acuh kepada mereka karena mereka juga cenderung tidak akan kembali ke produk Anda jika mereka tidak melihat keistimewaan tertentu.

Mempertahankan loyalitas konsumen juga bisa dilakukan dengan melakukan strategi keempat, yaitu dengan menawarkan program menarik untuk menjaga loyalitas konsumen. Anda bisa menawarkan kartu keanggotaan untuk menjaga loyalitas konsumen. Mulailah dengan menawarkan produk atau jasa unggulan dan tawarkan diskon khusus bagi konsumen yang memegang kartu member. Jangan lupa untuk terus memberikan keuntungan bagi pemegang kartu. Karena Anda tidak boleh berhenti mempertahakan loyalitas karena justru harus Anda perbaharui terus setiap saat.

Strategi kelima adalah dengan memberikan keuntungan bagi para konsumen setia Anda. Selain memberikan kartu anggota dan bonus, Anda juga bisa menjalin kerjasama dengan para konsumen setia Anda. tawarkan peluang bisnis bagi mereka yang bisa memberikan keuntungan besar bagi mereka. Tentu saja penawaran ini juga bisa membantu Anda dalam meningkatkan pemasaran produk. Misalnya adalah dengan membuka program reseller untuk para konsumen yang tertarik untuk kembali memasarkan produk Anda. Hal ini tentu saja tidak hanya menguntungkan konsumen (karena bisa membeli produk dengan harga lebih murah) tetapi juga menguntungkan Anda (karena konsumen tersebut akan membeli produk Anda berulang-ulang). Jadi, jangan takut untuk sedikit menurunkan harga untuk para reseller, karena jika dihitung dengan pembelian yang berulang-ulang, keuntungan yang akan Anda dapatkan juga lebih besar.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS