December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Marketing Untuk Bersaing Dengan Kompetitor

By admin - Mon Jun 11, 4:39 pm

Strategi marketing akan mempengaruhi jalannya bisnis yang Anda jalankan. Strategi marketing akan membangun pasar untuk kemudian menerapkan persepsi pada calon customer Anda. Seperti halnya berperang, berperang tanpa menggunakan strategi sama saja dengan bunuh diri. Jadi, strategi adalah cara yang akan Anda gunakan, sedangkan taktik adalah bagaimana Anda mengeksekusi cara pada strategi.

Strategi Marketing

Sebagai contoh, Anda menggunakan social media sebagai strategi marketing Anda. Jika Anda tidak mempunyai strategi yang matang, maka pemasaran Anda akan berjalan tanpa tahu arah dan tidak akan tepat sasaran. Sebaliknya, jika Anda sudah menerapkan social media sebagai strategi marketing Anda, maka Anda harus mulai menerapkan strategi yang lebih spesifik, misalnya mengirim message marketing pada teman-teman Anda di social media. Jadi Anda mengirimkan pesan-pesan ke inbox teman-teman facebook Anda. selain itu, ada juga foto tag, yaitu Anda meng-upload foto dan kemudian men-tag teman-teman yang kemungkinan mempunyai ketertarikan pada produk Anda. dalam tag foto pun Anda juga harus mempunyai strategi, yaitu Anda tidak boleh melakukan tag ke semua teman tanpa survey terlebih dahulu. Karena hal ini akan mengganggu mereka dan akan mengakibatkan reputasi Anda menurun.

Strategi marketing yang sudah disusun kemudian direalisasikan dengan satu per satu taktik. Jangan pernah mengerjakan beberapa taktik secara bersamaan karena akan membuat Anda menjadi tidak focus dan tidak tepat sasaran. Gunakan satu per satu taktik Anda dan ketika taktik tersebut mungkin diikuti oleh competitor Anda, baru Anda bisa menggunakan taktik lainnya dan jaidlah yang pertama dan innovative. Karena dengan begini, Anda akan selangkah lebih maju daripada para competitor Anda.

Keberadaan para competitor seharusnya sudah Anda pertimbangkan saat Anda memutuskan untuk berbisnis. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga jika nantinya ada beberapa competitor yang mempunyai modal lebih besar meniru strategi marketing Anda. untuk menghadapi hal ini, Anda juga perlu beberapa strategi baru agar Anda tetap percaya diri memasarkan bisnis Anda yang masih dalam skala kecil. Strategi pertama, berani keluar dari zona nyaman. Sebagai seorang pebisnis, Anda juga harus mengerti tentang dunia marketing. Artinya, Anda harus keluar dan membuat sesuatu yang menarik untuk di jual ke pasar. Terjunlah secara langsung menjadi penjual. Dari situ, Anda akan mampu berinteraksi langsung pada para pembeli dan belajar mengerti keinginan dan kebutuhan mereka untuk kemudian digunakan untuk mengembangkan produk Anda.

Strategi marketing untuk menghadapi competitor yang kedua adalah jangan remehkan bisnis kecil. Karena setiap bisnis pasti dimulai dari hal yang kecil. Dan biasanya bisnis yang masih awal terbentuk dan masih kecil ini masih sulit untuk bersaing dengan competitor yang sudah lebih mapan dan besar. Jika Anda mengalami hal ini, jangan pernah menyerah apalagi ketika Anda dipandang sebelah mata oleh competitor Anda. Kemudian setelah bisnis Anda berkembang, Anda juga tidak boleh meremehkan para pelaku usaha kecil. Karena biasanya, sesuatu yang diremehkan oleh orang, biasanya disitulah ada peluang.

Strategi ketiga, gunakan factor “kali”. Intinya, Anda tidak boleh cepat puas. Jika satu bisnis Anda sudah maju, kembangkan dan kalikan kuantitas dan kapasitasnya. Karena jika Anda sukses, maka orang lain juga akan mengikuti kesuksesan Anda. jadi, Anda harus bergerak cepat agar Anda tetap selangkah atau beberapa langkah di depan. Anda harus mulai bergerak cepat dengan mengalihkan kapasitas produksi atau menciptakan varian baru. Untuk mengembangkan usaha, Anda bisa membuka outlet-outlet baru di berbagai daerah lain di Indonesia.

Strategi marketing keempat, berikan nilai tambah pada produk. Anda harus sadar bahwa semua produk mempunyai competitor atau pesaing. Dan para pesaing ini ada yang agresif meniru inovasi Anda dan ada pula yang pasif. Anda harus mampu menghadapi mereka dengan memberikan nilai tambah yang tidak bisa mereka miliki, dan jadikan itu sebagai cirri khas produk Anda. Apabila produk yang Anda jual sama dengan produk-produk yang dijual oleh para competitor Anda, maka Anda harus membuat cirri khas atau nilai lebih pada produk Anda.

Pemberian cirri khas atau nilai tambah ini akan membantu Anda untuk menarik konsumen agar terus membeli produk yang Anda jual. Selain itu, pelanggan juga sudah pasti akan mampu mengenal produk Anda yang pastinya akan meningkatkan ekspos terhadap produk Anda. Jadi, hasilnya adalah produk Anda akan semakin dikenal dan pelanggan baru pun akan semakin berdatangan. Kesuksesan pun akan mengalir deras ke tangan Anda. 

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS