December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Hidup Hemat Ala Milyarder Dunia

By admin - Fri Jun 08, 11:37 am

Hidup hemat ala milyarder dunia mungkin bisa membuat Anda lebih sadar akan pentingnya hidup hemat. Hidup hemat ala milyarder dunia akan menggugah kita untuk hidup lebih terarah dengan tidak memfoya-foyakannya. Milyarder dunia y7ang kita maksdu adalah mereka yang sangat sukses dan terkenal dan sering keluar masuk dalam peringkat paling kaya di muka bumi. Sebagian masyarakat dunia mereka menduduki peringkat berapa dan juga jumlah kekayaannya. Tetapi pernahkan Anda terpikir apa yang membuat mereka begitu sukses dan kaya? Lalu bagaimana alur keluar masuk keuangannya selama ini?

Hidup hemat ala milyarder dunia

Milyarder pertama adalah Warren Buffet. Pria berusia 81 tahun ini masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia, terkenal sebagai investor andal, dan punya banyak perusahaan, serta memiliki aset sekitar 47 miliar dolar AS. Siapa sangka, ia memulai kisa suksesnya dari usianya yang masih belasan. Beliau mempunyai kiat hemat dan sukses sebagai berikut:

  1. Menabung dan Investasi. Sejak remaja, ia menyimpan hampir sebagian besar penghasilannya dari pekerjaan sebagai loper koran dan investasi saham yang menguntungkan. Uang yang ia dapatkan, digunakan untuk membeli tanah. Sebab ia tahu kalau investasi memberinya ‘penghasilan lebih’ dibanding hanya menabung.
  2. Say No to Credit Card. Ia bilang “Beli apa yang Anda butuhkan bukan inginkan. Utang dan bunganya hanya akan mencekik kita dan tak akan membuat kita kaya.”

Hidup hemat ala milyarder dunia yang kedua adalah Carlos Slim Helu. Tahun 2010, majalah Forbes menetapkan Carlos sebagai orang terkaya, mengalahkan Bill Gates dan Warren Buffet. Kalau mau, pria berusia 71 tahun ini bisa menghabiskan uangnya sebesar 1000 dolar AS sekitar Rp 9 juta per menit. Berikut adalah kiat hemat dan sukses menurutnya:

  1. Hindari Barang Bermerek. Bila ada barang serupa dengan fungsi sama yang harganya lebih ‘membumi’ dibanding barang bermerek, pilihlah. Dengan begitu sebagian uang bisa digunakan untuk sesuatu yang bisa menghasilkan uang lebih, seperti bisnis dan investasi.
  2. Orientasi Fungsi. Prinsipnya, bila barang lama masih bisa dipakai mengapa harus membeli yang baru? Hingga kini, ia memilih menempati rumah lamanya dibanding membeli rumah mewah dan alat transportasi mahal.

Milyarder ketiga adalah Marshall Glickman. Profesi sebagai konsultan keuangan membuat Marshall masuk dalam jajaran orang sukses dan berpenghasilan besar. Ia percaya kalau sukses tak selalu dimulai dengan modal besar. Kiat hemat dan sukses menurutnya adalah:

  1. Pilih Investasi yang tak Menguras Dompet, yaitu menjalin networking dengan menyusun daftar relasi dan menjaga hubungan baik dan mengembangkan ide-ide kreatif tentang bisnis.
  2. Berani Memulai. Percaya pada diri sendiri kalau Anda layak untuk sukses. Ingin menjalankan bisnis atau investasi, lakukanlah sekarang!

Hidup hemat ala milyarder dunia yang keempat adalah Chuck Feeney, John Caudwell, dan David Cheriton. Pada 1960, Chuck Feeney mendirikan Duty Free Shopper Group, toko bebas pajak bagi para turis, sebelum sebagian besar sahamnya dibeli oleh Louis Vuitton Moet Hennessy pada 1996. Lain lagi dengan John Caudwell, pengusaha asal Inggris yang menggunakan uangnya untuk bisnis ponsel. Sedangkan David Cheriton, profesor Standford University ini menginvestasikan uangnya di perusahaan teknologi. Pertannyaannya, bagaimana mereka mendapat uang untuk mengembangkan bisnis itu? Kiat hemat dan suksesnya adalah:

  1. Budayakan jalan kaki. Selain baik untuk kesehatan, jalan kaki juga menghemat biaya transportasi, baik kendaraan umum maupun mobil pribadi, untuk jarak tempuh dekat.
  2. Memilih transportasi umum daripada mobil pribadi. Ternyata, pengeluaran untuk mobil bisa menghabiskan setengah dari penghasilan yang kita punya. Tak hanya bahan bakar, tetapi juga perawatannya.
  3. Tak perlu baju butik mahal. Jins dan t-shirt merupakan pakaian favorit Caudwell. Menurutnya, membeli baju mahal adalah cara membuang uang yang mudah.

Cheriton meyakini kalau sifat sombong dan suka pamer akan menjauhkan kita dari orang-orang terdekat dan lupa untuk meng-upgrade kemampuan karena merasa paling hebat.

Milyarder kelima adalah Ingvar Kampard, Frederik Meijer. Pernah dengar nama IKEA? Toko furnitur kelas dunia ini adalah milik pria 85 tahun, Ingvar Kampard. Bermula dari jualan korek api sejak belia untuk para tetangganya, Kampard menyadari bahwa bisnis memberikan keuntungan lebih. Ia mulai berjualan barang kelontong, mulai dari dekorasi pohon natal, pena, pensil, dompet, bingkai foto, hingga ikan hias. Sama seperti Kampard, Meijer juga memulai usahanya dengan menjalankan toko kelontong ayahnya sejak usia 14. Hingga kini, toko yang diberi nama Meijer berkembang menjadi hipermarket ternama di Amerika. Kiat hemat dan suksesnya adalah:

  1. Tak Tergiur Fasilitas Mewah. Kedua miliarder ini jauh dari kata gengsi. Saat naik pesawat atau menginap di hotel, mereka lebih memilih kelas biasa. Hingga kini, Ingvar masih menggunakan mobil Volvo tua yang ia beli 15 tahun silam. Sedangkan Meijer masih menggunakan mobil sederhananya hingga tak lagi berfungsi.
  2. Berbagi. Keduanya juga meyakini, berbagi dengan beramal tak akan membuat siapa pun jatuh miskin.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS