November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Bisnis Minuman dan Makanan Agar Mampu Bertahan

By admin - Wed May 16, 5:19 pm

Strategi bisnis minuman dan makanan memang tidak ada matinya. Strategi bisnis minuman dan makanan akan tetap ada karena hal itu merupakan kebutuhan pokok manusia. Tetapi walaupun begitu, bisnis jenis ini juga harus dijaga agar tidak hilang di telan waktu. Salah satu contohnya adalah dengan menjamurnya kafe di Bandung yang memadati jalam Dago beberapa waktu yang lalu, mulai dari pengusaha sampai mahasiswa, mengekspresikan sense of business-nya dengan membuat kafe dengan aneka menu dan harga serta desain dari outletnya, akan tetapi mereka banyak yang tidak berumur panjang. Mengapa mereka berguguran? Lalu bagaimana kita mampu membangun bisnis yang berhasil? Filosofinya adalah baru dapat dikatakan bisnis apabila punya kesinambungan.

Strategi bisnis minuman dan makanan

Tentunya setiap pengusaha berkeinginan punya kontinuitas bisnis dan sepanjang mungkin bahkan kalau bisa sampai diwariskan ke anak cucu. Tetapi kondisi persaingan saat ini dan yang akan datang bukan hal yang makin mudah. Pemain-pemain besar dan global mulai masuk ke berbagai industri, sebagai contoh dulu kita hanya mengenal Khong Guan biskuit dan grupnya termasuk Nissin dan Monde, kemudian masuk pemain besar seperti Arnott’s, Danone, bahkan pemain yang punya industri hulu seperti Indofood masuk ke sektor biskuit juga.

Strategi bisnis minuman dan makanan harus dilakukan dengan benar agar mampu mempertahankan bisnisnya. Lalu mengapa pemain-pemain besar mampu mempertahankan kinerja bisnis mereka? Apakah hanya pemain besar yang mampu bertahan? Apakah hanya pemodal besar yang mampu bertahan? Lalu bagaimana cara pemain lama seperti Khong Guan Group mampu bertahan? Apa yang mereka lakukan? Itulah fungsinya strategi bisnis yang kuat.

Salah satu yang penting dalam menentukan arah dari bisnis mereka adalah dalam menentukan Disiplin Nilai (Value Discipline) yang harus menjadi pilihan mereka. Coba kita lihat bagaimana Ceres melakukan diversifikasi produk makanan yang berhubungan dengan coklat, bagaimana Garuda Food melakukan diversifikasi produk kacangnya dan bagaimana Kobe melakukan diversifikasi dalam berbagai produk tepung untuk adonan. Secara sadar atau tidak mereka mempunyai suatu disiplin nilai yang selalu dipegang secara konsisten dalam mempertahankan pertumbuhan dan profit mereka.

Strategi bisnis minuman dan makanan sebuah perusahaan harus menerapkan dan memilih satu disiplin nilai yang akan dipakai untuk membangun persepsi dan image perusahaan serta sekaligus merupakan diferensiasi strategi bisnis mereka. Adapun disiplin nilai itu terdiri dari:

  1. Product Leadership.
  2. Operation Excellence.
  3. Customer Intimacy.

Tiga disiplin di atas merupakan pilihan strategis yang akan menentukan masa depan perusahaan untuk dilihat atau dipersepsi seperti apa oleh para pelanggan. Dimana para pelanggan akan selalu ingat produk Anda karena terkenal dengan harga yang kompetitif atau karena inovasi produk Anda yang handal atau Anda punya kedekatan dengan pelanggan. Setelah Anda memilih disiplin nilai mana yang Anda pilih, maka hal tersebut akan menjadi diferensiasi bisnis. Yang harus Anda ingat adalah pemimpin pasar hanya memilih satu disiplin nilai sebagai diferensiasinya. Walaupun disiplin nilai yang lainnya juga harus memenuhi minimum standar tentunya. Sebagai contoh kita lihat bagaimana Bogasari dengan Operation Excellence-nya yang telah dicapai selama bertahun-tahun sampai mencapai standar level produktivitas dan efisiensi tertentu. Sekarang Bogasari mulai menggeser untuk menaikkan Customer Intimacy mereka melalui Baking Centre, yang didirikan untuk membangun kedekatan dengan pihak yang punya pengaruh dalam industri bakery yaitu para baker. Bagaimana para baker akan lupa kepada perguruannya kalau sejak awal sudah dibekali dengan skill dan knowledge yang diperoleh melalui Baking Centre Bogasari sehingga akan selalu ingat Terigu Produksi Bogasari.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS