November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Strategi Bisnis A la Uya Kuya

By admin - Wed May 16, 5:16 pm

Strategi bisnis a la Uya Kuya jarang sekali ada yang tahu. Strategi bisnis a la Uya Kuya bisa menciptakan inovasi bagi Anda. Anda tidak harus mempraktikkan strategi yang sama persis tetapi Anda bisa menggunakannya sebagai pemicu semangat untuk terus berkarya dan berinovasi. Pria unik ini terkenal dengan penyanyi sebelum akhirnya terjun ke dunia hiburan sebagai pesulap, kemudian dia mulai membuka bisnis yang dia ucapkan sebagai investasi jangka panjang jika kehadirannya di dunia hiburan sudah tidak se-menguntungkan dulu.

Strategi bisnis a la Uya Kuya

Berikut adalah beberapa kiat atau strategi yang digunakan Uya Kuya untuk membuat usahanya berhasil. Strategi pertama adalah pilih usaha berdasarkan hobi. Uya Kuya menuturkan bahwa bisnis makanan tercetus karena ia dan istrinya, Astrid, suka makan dan masak. Mereka juga sering memodifikasi resep-resep sendiri. Membuat usaha berdasarkan hobi memang lebih banyak berhasil, karena kita melakoninya dengan senang hati, tanpa ada rasa terpaksa. Bahkan bila bisnis hanya berkembang lambat pun, kita tetap merasa enjoy. Strategi yang kedua adalah berbisnis dengan sepenuh hati. Tidak heran, bila Uya menjalankan bisnis dengan sepenuh hati. Karena, usahanya didirikan atas dasar cinta akan hobinya. Uya menambahkan apabila kita merintis usaha tetapi menjalaninya dengan setengah-setengah maka hasilnya tidak akan maksimal. Seperti halnya mahluk hidup, usaha – kalau terus diperhatikan, akan memberi keuntungan, terus maju dan berkembang.

Strategi bisnis a la Uya Kuya yang ketiga adalah pilihan produk yang tepat. Boleh dibilang, usaha Uya Kuya juga mengikuti trend bisnis pisang goreng Pontia, meski dengan tampilan dan resep yang berbeda. Uya sendiri mengatakan bahwa memilih bisnis pisgor (pisang goreng) karena praktis, bisa dimakan kapan saja dan semua orang suka. Pilihan yang tepat karena pasar yang masih terbuka lebar. Bukan cuma itu, Uya menjamin kalau produknya benar-benar berkualitas, alias enak betul. Menjual produk yang berkualitas, menjamin orang puas dan datang kembali untuk membeli (repeat buying).

Strategi keempat adalah produk unggulan. Selain unggul dalam kualitas, Uya juga membuat variasi rasa, untuk melayani selera konsumen yang beragam. Selain pisgor original, ada rasa cokelat, keju, cokelat keju, srikaya, strawberry atau campur-campur terserah selera. Untuk melengkapi pisgornya, Uya juga menambahkan produk lain, yaitu lumpia dan tahu isi. Strategi lain dari Uya adalah soal harga. Ia menetapkan harga yang kompetitif dan relatif murah ketimbang produk pesaing. Strategi kelima adalah lokasi. Jangan lupa, lokasi menentukan prestasi. Ini sangat berlaku dalam bisnis. Bayangkan, Anda membuka toko dengan desain interior dan eksterior menarik, tetapi letak toko itu tersembunyi di gang yang sepi. Mana ada orang yang tahu? Karena itu, pemilihan lokasi dipertimbangkan dengan cermat oleh pria kelahiran 4 April 1975 ini. Uya memilih lokasi yang berada di pinggir jalan yang arus lalu lintasnya ramai tetapi jalannya kendaraan cenderung pelan. Kalau kondisi jalannya ramai tapi arus kendaraan cepat atau kencang, maka kecil kemungkinannya orang yang lewat akan memperhatikan gerai pisgornya karena mengebut.

Strategi bisnis a la Uya Kuya yang keenam adalah melibatkan masyarakat sekitar. Ini strategi yang bagus. Dengan melibatkan masyarakat sekitar, ada rasa memiliki yang tumbuh. Dampaknya, keamanan lebih terjamin. Kalau perlu, libatkan preman-preman sekitar untuk jadi satpam. Dengan catatan, kehadiran mereka tidak mengganggu dan tidak menggerogoti usaha. Kaum muda sekitar pun bisa direkrut sebagai karyawan. Dengan begitu, Uya tidak perlu memberi transport tambahan karena jarak rumah mereka dengan tempat usaha dekat.

Strategi ketujuh adalah kreatif. Usaha tidak bisa berkembang kalau belum dikenal orang. Meskipun produk bagus, berkualitas dan enak, tapi jika tidak ada orang yang tahu juga akan percuma. Saat pembukaan gerainya, Uya sengaja memarkir 3 mobilnya di sekitar jalan di depan gerainya. Tentu saja parkirnya agak jauh, agar tidak ketahuan kalau itu mobil pemilik usaha Mr. Banana. Alhasil, jalanan menjadi tersendat dan agak macet. Otomatis, orang jadi lebih memperhatikan kalau di situ ada gerai baru.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS