December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Perhitungan NAB Reksadana Harian

By admin - Fri Jun 15, 5:30 pm

NAB reksadana harian bisa Anda pantau untuk memperkirakan berapa keuntungan harian yang Anda peroleh. NAB reksadana harian bisa dilihat di media cetak maupun media online. Setelah manajer investasi melakukan aktivitas investasi, kemudian semua hasil transaksi yang telah dilakukan akan diinformasikan kepada Bank Kustodian. Dan bank custodian tersebut setiap hari akan mencatat posisi portofolio yang ada. Kemudian sekalin melakukan perhitungan nilai aktiva bersih. Bank custodian juga bertanggung jawab untuk mencatat total unit yang sudah beredar yang dimiliki seluruh investor, termasuk Anda. Dan tugas bank custodian ini biasa disebut sebagai akuntansi portofolio reksadana.

NAB reksadana harian

Untuk nilai aktiva bersih sendiri dihitung berdasarkan nilai pasar wajar (NPW) setiap instrument. Selain itu efek yang berada di dalam portofolio juga dihitung setiap hari dan hal ini biasanya disebut sebagai “market to market”. Untuk mengetahui informasi tentang NPW bisa diperoleh dari harga penutupan bursa maupun harga transaksi yang telah terjadi. Sedangkan untuk instrument pada pasar uang, NPW dinilai berdasarkan nilai nominal (untuk deposito) maupun nilai amortisasinya (untuk obligasi yang kurang dari satu tahun).

NAB reksadana harian juga bisa berhubungan dengan penetapan pendapatan (dari bunga atau dividen) biaya dan dana. Penghitungan biaya-biaya ini dilakukan secara accrued atau dicatat pendapatan dan biayanya. Meskipun hal ini belum dilakukan realisasi pembayaran maupun penerimaan tunai. Berikut adalah contoh perhitungan reksadana yang telah melakukan penawaran umum perdana pada penjualan awal yaitu pada tanggal 1 Januari 2012. Dana awal yang terkumpul adalah Rp 1.000.000.000.

Pada tanggal tersebut, manajer investasi telah melakukan penempatan investasi pada obligasi sebesar Rp950.000.000 (95% dari total dana) dan penempatan pada deposito sebesar Rp50.000.000. Bank kustodian akan melakukan pembukuan akuntansi. Pada saat tersebut belum terdapat pendapatan maupun biaya-biaya karena baru pertama kali akuntansi reksa dana dilakukan. Berdasarkan data harga pasar dan tidak adanya pendapatan dan biaya, NAB reksa dana adalah sebesar Rp1.000.000.000 sama persis dengan total dana yang terkumpul. Pada saat pertama kali diluncurkan NAB/unit ditetapkan (berdasarkan peraturan Bapepam) sebesar Rp1.000. Sehingga, dapat dihitung unit penyertaan yang dibeli (diperoleh) investor, yakni sebesar 1.000.000 unit.

NAB reksadana harian pada contoh transaksi tersebut di atas akan dicatat oleh bank custodian tentang pendapatan yang diperoleh dari bunga deposito selama 30 hari setelah dikurangi pajak. Dan juga pendapatan dari kupon bunga obligasi selama 30 hari dan bebas pajak berdasarkan masing-masing nominalnya. Kemudian nilai portofolio dihitung berdasarkan nilai pendapatan yang diperoleh ditambah dengan nilai pasar pada masing-masing instrument terkait. Setelah investasi tesrebut berjalan selama 30 hari, maka akan timbul biaya-biaya yang lain. Seperti biaya untuk bank custodian, jasa manajer investasi dan juga biaya lainnya (mencakup biaya transaksi).

Lalu apakah mungkin jika NAB mengalami penurunan yang nantinya akan membuat kerugian? Mungkin saja. Karena harga pasar dari masing-masing instrument tersebut berubah, maka akan mempengaruhi dana investasi Anda. kita ambil contoh transaksi di atas. Apabila pada tanggal 31 januari 2012 terjadi penurunan sebesar 1%, maka akan menyebabkan nilai pasar obligasi menjadi sebesar Rp 940.500.000, yaitu lebih rendah daripada pada saat pertama kali membeli obligasi. Keadaan yang sebaliknya juga akan terjadi apabila harga pasar obligasi menanjak naik dari sebelumnya. Hal ini tentu saja akan menghasilkan kenaikan nilai NAB/unit yang lebih besar pula.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS