December 26 2014
  • 1
Jakarta, ID - 25 °CFog - Humidity: 94%
Advertisement

Pengusaha yang Berhasil

By admin - Tue Jan 17, 3:27 pm

Pengusaha yang berhasil tidak semata-mata karena faktor keturunan. Misalnya, Anda merupakan putra dari seorang pengusaha yang berhasil tetapi apakah lantas Anda mempunyai kesempatan dan kemampuan yang sama dengan orang tua Anda? Hal tersebut bisa saja terjadi tetapi tidak absolute. Seseorang yang hanya merupakan putra dari pegawai biasa pun bisa menjadi seorang pengusaha jika dia mau dan mampu bersaing dan tampil beda. Menjadi pengusaha itu tidak hanya bermodalkan hoki atau keberuntungan saja tetapi juga kerja keras serta modal yang tidak sedikit.

Pada jaman modern seperti sekarang, semakin banyak factor yang mampu menguatkan bisnis Anda dan juga menurunkannya. Karena apa? Karena teknologi. Teknologi sekarang sudah mengambil tempat tersendiri di hati dan gaya hidup masyarakat luas. Untuk itulah jika saat ini Anda gagap teknologi maka akan rugi. Pasalnya, dengan teknologi, pemasaran produk akan menyebar pada banyak orang tanpa mengeluarkan biaya. Dengan Twitter, Facebook, situs, atau blog, promosi akan menyebar dalam hitungan menit.

Pengusaha yang berhasil akan senantiasa bekerja keras dan memperbaharui produk yang dimilikinya. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang sedang berusaha menjadi seorang pengusaha. Setelah Anda sangat terbantu dalam memasarkan promosi produk Anda, sebaiknya perhatian Anda juga tidak luput dari produk yang Anda miliki. Anda harus memberi kekuatan dan nyawa pada brand agar bisa bergerak sendiri, hidup dan berdaya. Brand Anda adalah karakter Anda, jadi jangan berkompromi pada hal-hal yang bisa merusak reputasi dan karakter Anda, karena akan berpengaruh pada brand. Buatkan story telling tentang brand Anda, biasanya orang suka pada kisah di balik sebuah produk.

Jangan pernah percaya pada mitos, bahwa orang Padang jago berdagang, atau orang China pandai berbisnis. Semua orang bisa berbisnis dan memiliki entrepreneurship DNA. Caranya dengan meluaskan pengetahuan, banyak bergaul dengan pengusaha sukses yang beretika, dan bekerja keras. Jika Anda sudah mematok diri Anda untuk bergabung di dunia bisnis, Anda juga harus bersahabat dengan ketidakpastian karena memang bisnis identik dengan ketidakpastian. Bahkan bisnis dianggap kegiatan berselancar di antara gelombang ketidakpastian. Ketidakpastian terjadi bila kita tidak mengenali sesuatu, jadi cara mengatasinya tak lain bersahabat dengan ketidakpastian itu. Cari data dan informasi, sampai Anda mengenali ketidakpastian itu serta risikonya.

Pengusaha yang berhasil juga tidak boleh lepas dari inovasi. Hal ini sangat penting untuk mempertahankan dan meningkatkan eksistensi produk Anda. inovasi dan kreatifitas dibutuhkan untuk menciptakan suatu tren produk baru hasil karya Anda. Untuk mampu menciptakan produk yang seperti itu, Anda harus belajar dari pengalaman para pendahulu Anda. Anda tidak perlu mengalami segala hal sendiri karena Anda bisa mempelajarinya dari pengalaman sukses maupun gagal dari pengusaha lain. Misalnya jika Anda menerapkan suatu konsep dan ternyata pengusaha lain sudah ada yang menggunakan konsep tersebut, maka tengoklah sepak terjang pengusaha tersebut. Apakah dia berhasil dengan konsep yang diusungnya. Jika ternyata konsep tersebut tidak tepat, maka Anda pun jangan mencoba konsep yang sama di pangsa pasar yang sama.

Anda harus jeli dalam melihat read ocean dan blue ocean. Read ocean adalah pasar yang telah penuh dengan pesaing. Sedangkan blue ocean adalah pasar yang masih baru dan sepi dari pesaing. Dengan jeli melakukan analisis jenis suatu pasar, Anda akan memperkecil kesalahan dalam mengambil suatu keputusan usaha. Amati, tiru dan modifikasi para pesaing Anda. Karena tidak ada yang salah dalam proses meniru selama Anda melakukan modifikasi didalamnya. Karena saat ini hampir bisa dikatakan tidak ada hal yang pure atau sama sekali baru, semuanya adalah hasil modifikasi dari proses meniru.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement