November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Pengertian dan Jenis-Jenis Saham

By admin - Thu Apr 12, 4:22 pm

Pengertian dan jenis-jenis saham perlu diketahui sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi pada bidang ini. Pengertian dan jenis-jenis saham akan membantu Anda dalam memilih yang terbaik. Surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal sering disebut efek atau sekuritas, salah satunya yaitu saham. Saham dapat didefinisikan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut.

Pengertian dan jenis-jenis saham

Ada beberapa sudut pandang untuk membedakan saham, yaitu ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim, ditinjau dari cara peralihannya, dan ditinjau dari kinerja perdagangan. Pertama adalah ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim. Dari sudut pandang ini pun masih dibagi menjadi saham biasa (coomon stock) dan saham preferen (preferent stock). Saham Biasa (common stock):

  1. Mewakili klaim kepemilikan pada penghasilan dan aktiva yang dimiliki perusahaan.
  2. Pemegang saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Artinya, jika perusahaan bangkrut, kerugian maksimum yang ditanggung oleh pemegang saham adalah sebesar investasi pada saham tersebut.

Sedangkan Saham Preferen (Preferred Stock):

  1. Saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil, seperti yang dikehendaki investor.
  2. Serupa saham biasa karena mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut; dan membayar deviden.
  3. Persamaannya dengan obligasi adalah adanya klaim atas laba dan aktiva sebelumnya, devidennya tetap selama masa berlaku dari saham, dan memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan (convertible) dengan saham biasa.

Pengertian dan jenis-jenis saham ditinjau dari cara peralihannya juga dibagi menjadi 2 jenis, yaitu saham Atas Unjuk (Bearer Stocks) dan Saham Atas Nama (Registered Stocks). Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks) adalah:

  1. Pada saham tersebut tidak tertulis nama pemiliknya, agar mudah dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya.
  2. Secara hukum, siapa yang memegang saham tersebut, maka dialah diakui sebagai pemiliknya dan berhak untuk ikut hadir dalam RUPS.

Selanjutanya adalah Saham Atas Nama (Registered Stocks) merupakan saham yang ditulis dengan jelas siapa nama pemiliknya, di mana cara peralihannya harus melalui prosedur tertentu. Jenis saham ketiga yaitu saham ditinjau dari kinerja perdagangan, yang mempunyai 5 jenis. Jenis pertama adalah Blue – Chip Stocksyaitu saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen. Jenis kedua adalah Income Stock, yaitu:

  1. Saham dari suatu emiten yang memiliki kemampuan membayar dividen lebih tinggi dari rata – rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.
  2. Emiten seperti ini biasanya mampu menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan secara teratur membagikan dividen tunai.
  3. Emiten ini tidak suka menekan laba dan tidak mementingkan potensi.

Jenis yang ketiga adalah Growth Stock, meliputi:

  1. (Well – Known), yaitu saham – saham dari emiten yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, sebagai leader di industri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi.
  2. (Lesser – Known), yaitu saham dari emiten yang tidak sebagai leader dalam industri, namun memiliki ciri growth stock. Umumnya saham ini berasal dari daerah dan kurang populer di kalangan emiten.

Pengertian dan jenis-jenis saham ditinjau dari kinerja perdagangannya juga meliputi jenis keepat, yaitu Speculative Stockyaitu saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, akan tetapi mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang, meskipun belum pasti. Jenis kelima adalah Counter Cyclical Stocks, yaitu saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum. Pada saat resesi ekonomi, harga saham ini tetap tinggi, di mana emitennya mampu memberikan dividen yang tinggi sebagai akibat dari kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi pada masa resesi.

Dan yang terbaru jenis saham yang diperdagangkan di BEI , yaitu ETF (Exchange Trade Fund) adalah gabungan reksadana terbuka dengan saham dan pembelian di bursa seperti halnya saham di pasar modal bukan di Manajer Investasi (MI). ETF dibagi 2, yaitu:

  1. ETF index : menginvestasikan dana kelolanya dalam sekumpulan portofolio efek yang terdapat pada satu indeks tertentu dengan proporsi yang sama.
  2. Close and ETFs : Fund yang diperdagangkan dibursa efek yang berbentuk perusahaan investasi tertutup dan dikelola secara aktif.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS