December 9 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Pengaruh dan Arti Warna pada Kemasan Suatu Produk

By - Tue Nov 25, 5:12 pm

Warna pada kemasan produk ternyata tidak hanya sekedar pemanis saja. Warna pada kemasan produk mempunyai arti tersendiri secara psikologis konsumen yang ditargetkan. Jika Anda menggunakan warna yang tepat, maka bisa membuat konsumen penasaran dan akhirnya tertarik untuk membeli. Hal ini berlaku juga jika warna yang kita pilih tidak sesuai dengan produk yang kita tawarkan, maka konsumen juga akan malas untuk melirik bahkan membelinya.

Warna pada kemasan produkSecara tidak sadar, warna adalah pembawa konsumen yang handal. Warna bisa mengarahkan konsumen untuk membeli produk Anda. Coba posisikan diri Anda sendiri sebagai konsumen. Bagaimana respon Anda jika melihat produk dengan warna yang unik dan menarik? Pastinya Anda akan penasaran dan akhirnya mendekat dan bahkan membeli produk tersebut bukan? Selama ini yang ada di pasaran memang sudah banyak yang menggunakan kemasan dengan warna dan gambar yang unik dan menarik. Tetapi mari kita cek apakah mereka menggunakan warna- warna tertentu yang secara psikologis bisa menarik rasa penasaran calon konsumen?

Warna pada kemasan produk ternyata memang berkaitan dengan aspek psikologis manusia yang kemudian akan berpengaruh pada mood dan juga perasaan. Misalnya untuk menggambarkan makanan atau minuman dingin, kemasan yang digunakan berwarna biru muda atau putih sedangkan untuk produk pedas atau panas biasanya menggunakan warna merah. Hal ini karena setiap warna mempunyai simbol sendiri- sendiri terhadap suatu hal. Sama halnya dengan kemasan produk, produsen ingin memberikan informasi tentang produknya memlaui simbol warna tersebut. Hal sederhana seperti inilah yang akhirnya akan menarik lebih banyak konsumen untuk membeli.

Untuk kemasan produk makanan, biasanya warna berhubungan dengan rasa. Misalnya warna oranye untuk merepresentasikan makanan/ minuman dengan rasa jeruk. Sehingga dengan adanya simbol seperti ini, jika menggunakan warna lain untuk merepresentasikan rasa jeruk akan terasa ganjil dan aneh. Banyak warna yang memberikan informasi tentang produk apa yang ada di dalam kemasan tersebut. Misalnya merah untuk pedas dan rasa stoberi, warna coklat untuk makanan yang mengandung coklat, warna hijau untuk rasa rumput laut, dan lain sebagainya.

Warna pada kemasan produk dalam prinsip psikologi, merupakan sambutan untuk mental imagery yang dimiliki oleh manusia. Mental imagery adalah kemampuan manusia untuk merasakan kembali suatu hal dan benda. Misalnya dengan melihat warna dan bentuk kemasan produk, seseorang sudah bisa membayangkan rasa produk tersebut. Karena konsumen sudah terbiasa dengan simbol warna kemasan yang ada digunakan untuk kemasana makanan atau minuman.

Jadi, jika Anda ingin mulai bisnis, jangan sepelekan masalah warna kemasan. Karena dengan pemilihan warna yang tepat akan membantu Anda untuk meningkatkan penjualan produk. Sebaliknya, jika Anda gagal dalam memilih dan menentukan warna suatu produk, maka Anda harus berjuang keras agar tidak gagal dalam penjualan produk Anda. Sebagai pelaku usaha, sebaiknya tidak menyepelekan efek psikologis warna kemasan produk yang Anda buat.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513