August 2 2014
  • 1
Jakarta, ID - 26 °CPartly Cloudy - Humidity: 74%
Advertisement

Peluang Bisnis Kecil dengan Ternak Ayam Kampung

By admin - Wed Jan 25, 4:42 pm

Peluang bisnis kecil bisa menjanjikan hasil yang sangat menggiurkan jika Anda pintar memilihnya. Peluang bisnis kecil saat ini mulai menjadi pilihan alternatif banyak orang untuk mendapatkan uang dan memulai usaha. Mulai dari bisnis rumahan, sewa toko atau ruko kecil-kecilan semakin banyak di minati dan dijalankan oleh beberapa orang untuk mendapatkan peluang bisnis terbaru. Informasi peluang bisnis sangatlah penting dan diperlukan oleh orang yang ingin melakukan usaha walau usaha kecil sekalipun.

Informasi ini Anda bisa dapatkan dari internet, koran, bahkan dari rekan atau teman Anda. Terus informasi seperti apa yang harus Anda dapatkan untuk memulai usaha kecil ini, tentunya Anda harus bisa mendapatkan informasi minimal informasi seperti berikut ini:

  1. Usaha yang banyak diperlukan orang tetapi masih jarang orang yang melakukannya.
  2. Berapa besar biaya yang akan diperlukan untuk memulai bisnis ini.
  3. Prospek usaha itu saat ini dan di masa depan.
  4. Lokasi dan tempat yang akan di jadikan usaha.
  5. Dan yang terpenting adalah Anda harus menguasi ilmu tentang bisnis yang akan Anda jalankan.

Peluang bisnis kecil juga tidak hanya berhenti pada sekedar teori saja karena Anda juga harus segera melakukan pergerakan nyata. Salah satu usaha yang patut Anda coba adalah beternak ayam kampung. Permintaan daging ayam kampung cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal ini disebabkan oleh kesadaran sebagian masyarakat untuk mengkonsumsi daging ayam organik atau daging ayam yang tidak melalui proses rekayasa genetika. Seperti halnya ayam potong yang telah melalui proses rekayasa genetika. Permintaan daging ayam kampung untuk wilayah Jabodetabek saja baru bisa terpenuhi sekitar 5% dari kebutuhan atau sekitar 280.000 ekor per hari. Peluang Bisnis pengembangan unggas ini cukup baik dalam meningkatkan kesejahteraan usaha skala kecil, mikro dan koperasi mengingat ternak ini sudah cukup poluler di masyarakat.

Dukungan pemerintah dalam hal ini kementrian Pertanian terhadap pengembangan bisnis ayam kampung untuk usaha Mikro, Kecil dan koperasi pun cukup positif. Saat ini sedang dibuat blue print sistem pengembangan ayam kampung. Dalam blue print ini akan memberikan perlindungan bagi peternak ayam kampung dalam skala usaha mikro, kecil dan koperasi dalam menjalankan usahanya. Investor besar tidak boleh memasuki bisnis ayam kampung ini. Kapasitas pemeliharaan maksimal 10.000 ekor untuk satu peternak. Dengan pembatasan ini diharapkan usaha ternak rakyat akan berkembang dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

 

Peluang bisnis kecil dengan mengembangkan usaha ternak ayam kampung ini sudah sangat popular di Indonesia. Kondisi usaha ternak ayam kampung saat ini masih diusahakan dengan cara tradisional dan belum melalui cara intensif. Baru sekitar 3400 peternak ayam kampung yang mengusahakannya secara intensif, diluar itu masih dengan cara tradisional. Setelah blue print ini selesai pada bulan oktober diharapkan peternak tradisional akan beralih pada usaha ternak ayam kampong secara intensif.

Pada 10 tahun mendatang diharapkan pasokan ayam kampung akan mencapai 25 persen dari kebutuhan total daging ayam nasional, saat ini baru mencapai 5.5 persen saja.Dengan target sebesar tersebut pengembangan bisnis ayam kampung akan mampu menggerakkan ekonomi pedesaan yang notabenenya merupakan usaha skala mikro, kecil dan koperasi. Pengembangan bisnis ternak ayam kampung sendiri tidak hanya bermanfaat bagi peternak tetapi juga sektor usaha lain misalnya nilai perdagangan dari pakan dan pengolahan daging ayam kampung. Selain unggas jenis ayam kampung, bisnis itik juga memiliki peluang  yang cukup menguntungkan. Kendala bisnis unggas adalah pada masalah harga pakan yang mengalami kenaikan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement