November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Pasar Perempuan? Gaet Melalui Internet!

By admin - Wed Oct 03, 4:59 pm

 

Pasar perempuan seringkali disebut sebagai pasar yang paling menggiurkan. Karena pasar perempuan lebih cenderung lebih konsumtif daripada pasar pria. Selain itu, untuk para perempuan, berbelanja sudah menjadi suatu hal yang lumrah dan menjadi kebiasaan untuk pemenuhan kebutuhan. Terlebih ketika internet semakin merambah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat di seluruh dunia, maka para perempuan kan tetap memanfaatkannya untuk berbelanja selain untuk hal-hal yang lain.

Pasar perempuan

Internet dan teknologi sekarang sudah bukan merupakan tempatnya para pria saja, tetapi juga sudah menjadi dunianya para kaum hawa. Walaupun memang jumlah pengguna internet perempuan hanya 30% dari total 55 juta pengguna internet di seluruh Indonesia. Walaupun demikian, pengguna perempuan juga terus bertambah sepanjang waktu. Sampai hari ini, semakin banyak perempuan yang melek internet dan selalu mencari informasi tentang apa saja di internet setiap hari. Tingkat pengguna internet terus bertambah. Menurut riset yang dilakukan oleh Google pada tahun 2011 lalu menunjukkan bahwa orang akan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan mengakses internet dengan menggunakan computer atau laptop, yakni 6,1 hari per minggunya. Angka ini justru lebih tinggi daripada kebiasaan orang menonton televise, yaitu 5,5 hari per minggunya. Membaca surat kabar selama 4 hari per minggu dan juga mendengarkan radio 2,5 hari per minggu.

Pasar perempuan di internet memang masih belum sebanyak pasar pria. Karena pria masih menjadi pasar yang paling dominan dalam penggunaan internet. Tetapi tujuan pria dan perempuan yang bermain dengan internet sangatlah berbeda satu sama lain. Karena perempuan lebih gemar belanja menggunakan internet, terutama memanfaatkan belanja online di online shop untuk membeli produk kecantikan, kosmetik dan fashion. Internet telah berkembang menjadi wadah bagi para perempuan untuk bisa mengembangkan dirinya, bukan hanya sebagai pengguna tetapi juga menjadi pemain. Karena melalui internet, semua orang mempunyai kesempatan menjadi pemain.

Pasar perempuan sendiri bisa disasar dengan empat faktor yang harus dipenuhi, yaitu 4B (Be Found, Be Relevant, Be Accountable, Be Engaging):

  1. Be Found. Survey global Google sudah menyebutkan bahwa sebesar 65% orang percaya searching di internet bisa membantunya mencari informasi yang dibutuhkan. Jadi, bisnis online memang mempunyai potensi yang luar biasa besar untuk ke depannya. Jika Anda mempunyai website untuk memasarkan produk atau akun pada situs e-commerce, tentunya akan lebih banyak orang yang terjaring ketika mereka mencari informasi yang berhubungan dengan produk yang Anda jual. Terlebih jika Anda mejual produk kecantikan dan fashion yang memang sedang diburu oleh para perempuan.
  2. Be relevant. Lima tahun terakhir, desktop mulai kehilangan daya tariknya jika dibandingkan dengan mobile. Semua orang sudah mulai beralih ke mobile untuk bisa mengakses semua informasi yang dibutuhkannya. Nah, jika Anda ingin menggaet pasar perempuan yang terus berkembang, sebaiknya Anda juga bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dengan menggunakan aplikasi mobile.
  3. Be accountable. Nah, di sini Anda juga harus bisa mengukur sejauh mana pencapaian Anda dalam berbisnis dengan menggunakan internet. Dengan data yang terukur, Anda bisa mendapatkan kepercayaan dari para pengguna internet. Misalnya jika pengunjung website Anda semakin banyak, tentunya ini membuktikan bahwa pengguna internet sudah mulai menaruh kepercayaan untuk bertransaksi dengan Anda di dunia maya. Manfaatkan alat pengukuran performa situs Anda yang bisa memberikan data real time.
  4. Be engaged. Anda harus membangun kedekatan dengan para konsumen perempuan yang menjadi target market Anda. Karena perempuan lebih suka searching, browsing menggunakan aplikasi, dan juga menonton video. Jadi, Anda harus bisa memanfaatkan cara ini untuk mendekatkan diri dengan mereka.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS