November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Modal Minim Bisa Usaha Apa?

By admin - Wed Oct 24, 4:42 pm

Modal minim biasanya menjadi hambatan sebagian besar masyarakat sebelum memulai sebuah usaha. Modal minim sebenarnya bisa diberdayakan dengan maksimal jika Anda mempunyai tekad yang kuat. Salah satu jenis usaha yang bisa Anda kembangkan dengan modal yang minim adalah usaha roti. Keluwesan dan ketekunan merupakan hal yang wajib Anda miliki selain kemampuan dan juga keinginan yang kuat. Selain usaha warung nasi, ternyata masih ada alternative usaha yang lain dengan modal yang minim. Lalu apa itu? Jawabannya, Anda bisa membangun usaha roti.

Modal minimRoti merupakan makanan kegemaran orang banyak dan hamper semua orang menyukai roti, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Tetapi jangan salah, hal ini bukan berarti membangun bisnis roti itu mudah. Apalagi jika Anda masih merupakan pendatang baru yang harus bersaing keras dengan para produsen roti yang sudah terlebih dahulu terjun di pasaran. Nah, untuk bisa bersaing di dunia roti yang tentunya mempunyai banyak pesaing, Anda harus menciptakan pembeda. Misalnya Anda membuat roti tanpa bahan pengawet dan harganya juga murah. Karena yang banyak beredar di pasaran adalah produk yang menggunakan bahan pengawet dan harganya cenderung mahal. Nah, hal ini bisa menjadi daya jual Anda.

Modal minim untuk bisnis roti bisa Anda mulai dengan strategi yang jitu. Modal Anda yang tergolong minim itu bahkan bisa Anda manfaatkan untuk membeli tepng terigu dan aneka selai. Bahkan jika Anda mempunyai modal awal Rp 100.000, Anda masih bisa membuat roti selama satu minggu. Karena Anda juga harus tahu bahwa ternyata membuat roti tidak membutuhkan banyak tepung terigu. Di hari pertama Anda melakukan produksi roti, misalnya, Anda bisa menghabiskan 1 kg tepung. Nah, dari 1 kg tepung terigu itu, Anda sudah bisa memproduksi sebanyak 45 buah roti.

Setelah usaha Anda mengalami peningkatan, selanjutnya dalam setiap hari produksi roti Anda bisa semakin bertambah sesuai dengan pertambahan keuntungan dan modal yang Anda dapatkan. Misalnya Anda mulai menambah sampai 10 kg per hari. Untuk memasarkannya, Anda bisa menitipkan roti Anda ke warung-warung terdekat untuk bisa dijual ke konsumen. Jika Anda memulai melakukan strategi pemasaran ini, jangan hilang semangat jika suatu saat produk Anda ditolak oleh konsumen langsung atau juga dari pemilik warung. Karena mereka belum mengetahui kualitas dan rasanya, maka mereka kerap mencibir roti buatan rumahan.

Modal minim untuk usaha roti sebenarnya memang membutuhkan pengakuan dari para pemilik warung agar mereka mau warungnya dititipi roti milik Anda. Kenapa mereka kemungkinan menolak roti Anda pada pertama kali? Hal ini karena mereka masih menganggap bahwa roti rumahan masih dianggap “belom layak jual”. Karena mereka terbiasa dengan roti buatan pabrik. Terkadang saking sulitnya menembus dinding pertahanan pemilik warung. Bahkan ada juga yang menolak ketika diberikan contoh roti untuk dicoba secara cuma-cuma. Anda jangan hanya terpaku hanya pada penolakan itu saja. Jadi, Anda juga harus tetap berjuang untuk mencari warung-warung lain yang mau menerima roti buatan Anda.

Ketika penjualan tidak berjalan dengan yang diharapkan, Anda harus bisa bangkit dari keterpurukan. Yaitu dengan terus memperbaiki kualitas rasa roti yang Anda buat. Anda bisa melakukan inovasi dalam varian rasa roti. Misalnya dengan memberikan roti isi kacang ijo, rosi isi cokelat, stroberi dan kelapa. Selain itu, Anda juga bisa berkreasi dengan rasa yang lain, misalnya roti pizza.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS