November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Mind, Behavior and Design = Branding

By admin - Mon Oct 15, 5:01 pm

Branding merupakan salah satu nyawa dari sebuah produk. Branding di bidang bisnis digital pun membutuhkan hal ini untuk bisa mendatangkan profit. Branding produk yang kuat bisa membuat masyarakat aware terhadap produk Anda. Lalu bagaimana caranya agar branding produk Anda dikenal luas oleh masyarakat?

BrandingYang perlu Anda ketahui, ada tiga hal yang paling penting di dalam branding, yaitu mind (konsep), behavior (perilaku dalam mengelola) dan juga visual (desain/ pengemasan). Mind atau konsepnya itu sangat penting. Biarpun mempunyai desain yang bagus tetapi jika konsepnya tidak jeas, itu tidak bisa dijalankan dengan benar. Contoh yang kurang berhasil adalah upaya untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dengan semboyan “Visit Indonesia” yang pada kenyataannya kurang efektif. Hal ini dikarenakan tagline itu kurang mengena dan kurang mendeskripsikan Indonesia sebagai tujuan wisata. Untuk itulah, Anda harus bisa membuat semboyan yang indah dan juga mencerminkan produk atau jasa Anda.

Branding di dalam membuat konsep, harus memperhatikan pentingnya sebuah diferensiasi. Karena dengan diferensiasi, Anda bisa membuat konsumen Anda tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Seperti ketika mempromosikan tujuan wisata pantai di Indonesia. Memang semua pantai hamper terlihat sama sehingga jika Anda ingin mempromosikan wisata pantai di daerah Anda, perbedaan pantai yang dipromosikan harus benar-benar bisa terlihat. Ketika mengkonsep dan membuat diferensiasi, jangan pernah mengkomunikasikan sesuatu yang sudah wajib. Jadi, fokuslah pada diferensiasinya. Misalnya Anda tidak perlu mengatakan bahwa perusahaan Anda mempunyai komitmen, karena hal itu bisa berarti bahwa perusahaan Anda sebenarnya belum mempunyai komitmen. Selain itu, diferensiasinya juga tidak jelas.

Konsep yang Anda usung harus bisa diwujudkan dalam perilaku pengelolaan dan juga terwujud di dalam identitas tingkah laku. Salah satu contohnya adalah dengan memastikan bahwa konsep yang dimiliki benar-benar dipahami oleh setiap elemen pengelola perusahaan sehingga mereka juga mampu mewujudkannya dalam perilakunya. Misalnya konsep dalam melayani konsumen. Slogan yang diusung harus benar-benar tercermin di dalam perilaku dan sikap yang dilakukan oleh marketing atau semua karyawan Anda. Misalnya dalam slogan, Anda memberikan slogan “senyum, salam, sapa”. Maka slogan tersebut juga harus benar-benar diparktikkan.

Branding yang dilakukan dengan oleh sebuah perusahaan dan dipraktikkan secara langsung oleh para karyawannya akan membuat konsumen mulai melirik sampai akhirnya benar-benar jatuh hati terhadap pelayanan dan produk Anda. Hal lain yang bisa membantu Anda dalam menyampaikan konsep dan juga membantu branding adalah desain atau pengemasan. Karena desain bisa mengkomunikasikan ide Anda dengan sangat baik. Misalnya yang sudah banyak kita ketahui bersama bahwa banyak sekali produk yang dikenal luas melalui logo dan desainnya, bahkan ada yang tanpa perlu mencantumkan teks yang menuliskan nama produk.

Nah, jika sebuah produk mempunyai diferensiasi, maka kesuksesan bisa segera Anda dapatkan. Jadi, sellau awali langkah Anda dengan ide besar yang cemerlang. Untuk itulah, para pelaku usaha web harus mengidentifikasi dengan sangat baik diferensiasinya. Karena di luaran sana masih banyak pelaku usaha yang mempunyai diferensiasi tetapi tidak menyadarinya. Nah, untuk bisa memulai sebuah bisnis, sekarang saatnya sudah lain. Bisa dikatakan bahwa sekarang jamannya copy paste karena ide kadang tidak perlu original, yang penting usahakan semaksimal mungkin. Dan untuk membentuk branding yang kuat, Anda bisa menggunakan langkah public relation. Pada dasarnya, langkah public relation ini berbeda dengan advertising. Karena fokusnya bukan mengatakan kelebihan-kelebihan produk kita tetapi untuk membuat konsumen membicarakan tentang produk yang kita miliki.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS