June 27 2017
  • 1

Warning: fread(): Length parameter must be greater than 0 in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 311

Warning: fopen(): Filename cannot be empty in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 298

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 299

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 300
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera

By admin1 - Fri Dec 23, 3:45 pm

  • Comments Off on Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera
  • 1125 views
  • Email
  • Print

 

Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera merupakan kesadaran individual. Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera merupakan perencanaan financial penting bagi keluarga untuk menuju sejahtera. Minimnya pengetahuan membuat banyak orang tidak merencanakan keuangan dengan baik. Alhasil, pendapatan yang diterima setiap bulannya terserap tanpa terencana atau bahkan tanpa target yang pasti.

Banyak orang yang tidak memiliki target yang pasti, termasuk dalam perencanaan keuangannya, dalam rangka untuk mensejahterakan diri dan keluarganya. Padahal setiap orang butuh target yang jelas untuk membantunya meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama dalam perencanaan keuangan. Untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga, suami juga istri yang memiliki pendapatan rutin perlu menentukan target berdasarkan kebutuhan sebenarnya. Artinya, jika Anda merencanakan keuangan keluarga dengan membeli polis asuransi, dengan berinvestasi, atau apa pun produk keuangan yang Anda pilih untuk menyiapkan keuangan jangka panjang, tujuannya harus jelas.

Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda dan pasangan. Jangan membeli produk keuangan dengan menyesuaikan diri pada pilihan produk yang tersedia atau menyesuaikan kemampuan Anda. Karena paradigma yang benar adalah, tentukan terlebih dahulu kebutuhan keuangan Anda dengan perhitungan yang pasti, inilah yang disebut dengan deposito diri.

Yaitu setiap orang harus mendepositokan dirinya, menyiapkan uang pertanggungan atas dirinya. Jadi, ketika individu tersebut tak lagi produktif, atau tidak lagi berpenghasilan, deposito diri inilah yang akan menanggung hidupnya. Deposito diri ini bukan produk deposito, melainkan persiapan keuangan yang semestinya ada di setiap keluarga. Misalnya, jika penghasilan bulanan Anda Rp 2 juta per bulan atau Rp 25 juta satu tahun, bagi dengan lima persen (mengacu pada pertumbuhan rata-rata produk deposito), hasilnya setiap individu yang berpenghasilan dalam rumah tangga membutuhkan uang pertanggungan diri (deposito diri) Rp 500 juta.

Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera, misalnya dimulai dengan cara di atas. Kemudian, uang Rp 500 juta inilah yang harus dipersiapkan setiap individu dengan penghasilan atau pengeluaran Rp 2 juta per bulan misalnya. Jika Anda dan pasangan memiliki pengeluaran bulanan, setelah digabungkan, Rp 5 juta, maka nilai deposito diri berbeda, dan semakin besar. Gunakan rumus untuk menghitung berapa deposito diri yang butuh dipersiapkan Anda dan pasangan. Untuk pasangan menikah, rumus deposito diri yang Anda harus persiapkan adalah jumlah pengeluaran atau pendapatan tahunan (setelah digabung antara suami dan istri), dibagi lima persen. Hasilnya, itulah nilai deposito diri yang harus dipersiapkan masing-masing individu, suami dan istri menyiapkan keuangan masing-masing. Nah, deposito diri inilah yang menjadi target keuangan keluarga untuk menjadi lebih sejahtera. Jika Anda sudah menetapkan target Rp 500 juta, maka rencanakan keuangan dengan bijak. Pilih produk keuangan dengan tepat.

Penyiapan ini akan membuat penghasilan rutin bulan bisa lebih terencana. Untuk mencapai target deposito diri, orang Jepang bisa memiliki tujuh polis asuransi yang berbeda. Uang pertanggungan diri tersebut didapatkan dari beberapa komposisi produk keuangan. Empat produk keuangan yang wajib dimiliki untuk mencapai target keuangan pribadi tersebut adalah asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi whole life, kombinasi beberapa produk keuangan lainnya seperti unit link, reksa dana, dan produk investasi lainnya. Komposisi ini bisa berubah dan direvisi seiring perubahan pendapatan, juga pengeluaran, dan perubahan gaya hidup. Bisa jadi jumlah target Anda bertambah besar seiring meningkatnya pendapatan dan pengeluaran misalnya.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • Comments Off on Menyiapkan “deposito diri” agar keluarga sejahtera

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513