November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Menilik Usaha Kerajinan Batik Tulis Lasem

By admin - Tue Nov 20, 4:46 pm

Kerajinan batik adalah salah satu jenis usaha yang tidak ada matinya di Indonesia. Kerajinan batik ini bisa berbeda dari satu daerah ke daerah yang lain. Hal inilah yang kemudian membuat batik merupakan salah satu peluang usaha yang tidak ada matinya. Dengan mengangkat warisan budaya menjadi sebuah peluang usaha juga bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelakunya. Nah, fakta inilah yang kemudian mulai menyadarkan masyarakat Indonesia tentang begitu menjanjikannya usaha batik ini, baik untuk dijual di daerah tertentu, secara nasional maupun secara Internasional.

Kerajinan batikWarisan budaya kita ini sekarang tidak hanya digemari oleh masyarakat daerah saja tetapi juga masyarakat perkotaan dan juga masyarakat dunia sudah mulai terpikat dengan keindahan tradisi yang dituangkan di dalam kain batik. Usaha batik juga tidak hanya menunjukkan gaya yang monoton, misalnya hanya dengan dijadikan kemeja saja. Karena banyak sekali desainer kenamaan yang juga sudah menyulap batik menjadi gaun yang berstandar Internasional dan dihargai dengan sangat mahal. Tetapi tidak hanya desainer besar saja yang bisa menyulap batik menjadi sesuatu yang besar, para penjahir local juga sudah mulai mampu mengembangkan model dan desain batik dengan sangat cantik.

Kerajinan batik yang ada di sekitar Anda inilah yang bisa Anda angkat. Karena jenis batik yang ada di Indonesia tidak hanya batik Solo, jogja atau pekalongan saja. Coba lihat batik Lasem yang terkenal “mahal” desainnya dan juga mahal harganya. Anda bisa mulai mengangkatnya dan memperkenalkannya ke masyarakat luas. Kualitas produk batik tulis Lasem tidak bisa diragukan lagi. Batik Laseman atau yang biasa dikenal dengan batik tulis Lasem merupakan jenis batik yang sudah ada sejak tahun 1314 M atau semenjak kedatangannya. Batik Lasem ini pertama diperkenalkan oleh Laksamana Cheng Ho, dan sampai sekarang sudah terkenal dengan kualitas batik yang abgus dengan corak yang elegan. Banyak kolektor dari dalam maupun luar negeri yang meminati batik lase mini. Bahkan batik Lase mini pernah mencapai masa kejayaannya pada abad XIX. Pada masa itu, batik Lasem sudah diekspor ke Thailand dan Taiwan.

Batik tulis Lase mini mempunyai beberapa motif antara lain batik lasem siang malam, motif bunga (disebut dengan motif sekar), motif batik Lasem sekar jagad, dan juga motif lainnya seperti batik Lasem motif kawung, parang, motif krecak, dan lain sebagainya.

Kerajinan batik tulis Lase mini bisa Anda angkat lagi agar tidak kalah bersaing dengan batik Jogja dan Pekalongan. Karena memang justru yang lebih mengenal batik Lasem adalah pasar luar negeri. Tetapi untuk memulai bisnis ini, Anda tidak perlu langsung memproduksi dengan membuat kerajinan ini secara langsung. Anda bisa datang langsung ke pusat batik Lasem yang ada di daerah Anda, misalnya langsung mendatangi sentra batik lasem yang ada di Rembang atau Jakarta.

Batik tulis Lasem memang tergolong langka dan tidak merakyat karena harganya yang relative lebih mahal, maka para kolektor lah yang menjadi pangsa pasarnya. Tetapi Anda juga bisa menjual batik jenis ini dengan harga yang lebih merakyat dan murah. Anda bisa pesan batik yang lebih murah di sentra batik Lasem dan kemudian Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Selamat berjuang!

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS