November 19 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Mengendalikan Tekanan Darah Tinggi

By admin - Thu Apr 26, 4:16 pm

Tekanan darah tinggi akhir-akhir ini menjadi salah satu penyakit yang ditakuti karena kita menyebabkan berbagai macam penyakit lain yang lebih mematikan. Tekanan darah tinggi harus diperiksa secara berkala. Saat Anda melakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis ke dokter, biasanya ada alat khusus yang digunakan oleh dokter untuk memeriksa tekanan darah. Alat untuk memeriksa tekanan darah disebut sphigmomanometer atau dikenal juga dengan tensimeter. Ada tensimeter digital dan ada juga tensimeter air raksa yang masih umum digunakan untuk pemeriksaan klinis.

Tekanan darah tinggi

Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140/90 mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau sering disebut tekanan atas. Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau sering juga disebut tekanan bawah.

Tekanan darah tinggi disebabkan oleh beberapa factor yang bisa dikendalikan maupun yang tidak bisa dikendalikan, yaitu sebagai berikut:

  1. Keturunan (factor tidak bisa dikendalikan).
  2. Usia (tidak bisa dikendalikan).
  3. Garam (bisa dikendalikan). Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua, dan mereka yang berkulit hitam.
  4. Kolesterol (bisa dikendalikan). Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat.
  5. Obesitas / Kegemukan (bisa dikendalikan).
  6. Stres (bisa dikendalikan).  Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.
  7. Rokok (bisa dikendalikan).
  8. Kafein (dapat dikendalikan).
  9. Alkohol (dapat dikendalikan).
  10. Kurang olahraga (bisa dikendalikan). Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi sebenarnya bisa dicegah dan dikurangi, yaitu dengan beberapa cara berikut ini:

  1. Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam.
  2. Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
  3. Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.
  4. Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
  5. Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.
  6. Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda.
  7. Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  8. Kendalikan kadar kolesterol Anda.
  9. Kendalikan diabetes Anda.
  10. Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS