November 15 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Mengenal Reksadana Pasar Uang

By admin - Fri Jun 15, 8:27 am

Reksadana pasar uang pada dasarnya merupakan salah satu wadah investasi yang dihimpun dari dana masyarakat pemodal dan kemudian diinvestasikan dalam portofolio. Reksadana pasar uang juga sama seperti jenis reksadana yang lain, yaitu dikelola oleh manajer investasi. Tetapi selain pengelolanya, reksadana jenis ini juga mempunyai perbedaan dari jenis reksadana konvensional. Reksadana jenis ini biasa disebut dengan money market fund dan cara kerjanya adalah dengan menempatkan seluruh asset para investornya pada instrument pasar uang.

Reksadana pasar uang

Yang perlu Anda ketahui selanjutnya adalah instrument pasar uang itu sendiri. Instrument pasar uang adalah efek yang mempunyai jangka waktu kurangdari satu tahun. Contohnya adalah deposito, sertifikat Bank Inonesia (SBI), maupun obligasi dengan jangka waktu kurang dari satu tahun. Kemudian dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun inilah maka secara otomatis reksadana jenis ini lebih likuid daripada jenis reksadana biasa. Jadi, bagi Anda yang masih pemula, Anda bisa memilih jenis reksadana ini.

Reksadana pasar uang sangat cocok untuk pemain pemula yang masih lekat dengan berinvestasi di deposito tetapi juga ingin mulai mencoba berinvestasi di reksadana. Tetapi yang kemudian perlu diingat adalah bahwa kupon bunga reksadana jenis ini hanya lebih sedikit lebih tinggi daripada suku bunga deposito. Walaupun begitu, yang namanya reksadana dan deposito tentu saja berbeda dan masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahan tersendiri. Dan untuk masalah return, tentu reksadana lebih menguntungkan daripada deposito.

Keuntungan reksadana jenis ini yang pertama adalah mempunyai kebebasan waktu penarikan. Hal ini dikarenakan reksadana jenis ini mempunyai tingkat likuiditas tinggi. Tentu saja hal ini sangat berbeda dengan deposito yang hanya bisa dicairkan pada saat sudah jatuh tempo. Dan apabila sang investor deposito ini ingin menarik uangnya sebelum tanggal jatuh tempo, maka Anda sebagai investor akan dikenai penalty yang nilainya bervariasi, bisa mencapai lebih dari 10% bunga. Keuntungan kedua dari reksadana jenis ini adalah investor bisa menentukan jumlah uang yang ingin dicairkan. Hal ini sangat berbeda dengan deposito yang mana sang investor tidak bisa menentukan sendiri jumlah dana yang akan dia cairkan. Jadi, mau tidak mau, sang investor harus mau mencairkan semua uang investasi deposito serta bunganya.

Reksadana pasar uang sudah pasti menawarkan keuntungan yang lebih tinggi daripada deposito. Hal ini karena reksadana pasar uang menempatkan sebagian dananya pada obligasi berjangka waktu pendek. Dan seperti yang kita ketahui bahwa reksadana jenis ini masih bebas dari pajak. Selain itu, reksadana jenis ini juga masih mempunyai capital gain dari pasar sekunder walaupun masih tidak begitu signifikan. Untuk Anda investor deposito, tidak ada salahnya beralih ke reksadana jenis ini. Tetapi syaratnya Anda juga harus mempunyai pengetahuan yang cukup memadai tentang dunia pasar modal.

Setelah Anda yakin akan menempatkan dana investasi Anda di sini, Anda harus bisa melihat instrument-instrumen yang mempunyai capital gain yang lebih tinggi. Walaupun hal ini berarti Anda juga menyadari resikonya juga pasti akan lebih tinggi lagi. Karena tetap ada hokum, high profit, high risk. Dan Anda harus mampu melihat peluang dan menghindari resiko dengan sebaik-baiknya. Anda harus mulai mengikuti perkembangan pasar saham yang terjadi setiap harinya. Berita-berita ekonomi juga harus Anda ikuti untuk kemudian memutuskan transaksi yang akan Anda ambil.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS