November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Mencari Peluang Usaha dengan Mengerti Pasar dan Positioning

By admin - Wed Feb 01, 3:45 pm

  • Comments Off on Mencari Peluang Usaha dengan Mengerti Pasar dan Positioning
  • 713 views
  • Email
  • Print

Mencari peluang usaha bisa dikembangkan dengan strategi positioning dengan beberapa variable. Variable yang dapat membantu mencari peluang usaha antara lain adalah kategori, citra, fitur produk yang unik atau manfaat. Variable pendukung pertama adalah positioning kategori. Sebuah usaha laundry yang hanya melayani pakaian pria atau misal resto yang khusus melayani orang yang vegetarian bisa membangun strategi positioning-nya berdasarkan kategori produk tersebut. Tetapi, cara ini juga bisa Anda pakai untuk produk paritas yang sulit menemukan atau memang tidak memiliki kekhususan, asal klaim Anda tersebut belum dipakai pesaing Anda.

Variable yang kedua adalah positioning citra. Kalau yang satu ini, Anda membuat strategi positioning yang bersifat asosiatif. Contohnya di Jogja, ada sebuah warung pecel yang sukses membangun citranya sebagai tempat makan sekaligus tempat yang paling tepat untuk bernostalgia semasa dulu menjadi mahasiswa. Cuman masalahnya, strategi positioning citra akan mengalami kegagalan jika Anda tidak membangunnya dengan kreatif, pilihan “image”-nya tidak realistik atau Anda tidak mengkomunikasikannya dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga Anda tidak berhasil membangun asosiasi antara merek dengan citra yang Anda kehendaki.

Mencari peluang usaha juga harus memperhatikan variable ketiga dari positioning, yaitu positioning fitur produk yang unik. Cara ini adalah Anda memakai unsur yang unik yang dimiliki produk atau perusahaan Anda. Fitur produk tersebut bisa atribut yang nyata (tangible) maupun yang tidak nyata (intangible). Misalnya, penerbangan murah adalah atribut yang tidak nyata. Tetapi penerbangan yang sederhana dan efisien adalah atribut yang nyata. Variable keempat adalah positioning manfaat. Tipe positioning yang satu ini didasarkan pada manfaat, keunggulan yang dimiliki produk dalam memuaskan kebutuhan, keinginan serta selera konsumen Anda. Manfaat umumnya berdasarkan pengalaman, bersifat fungsional atau simbolik.

Selain menentukan positioning yang tepat, Anda juga mengerti tentang macam-macam pasar yang akan Anda masuki. Pada intinya pasar dapat dikelompokan ke dalam 4 golongan. Anda bisa memasuki satu atau lebih dari 4 golongan atau macam pasar tersebut, disesuaikan dengan jenis dan tujuan usaha Anda. Jenis pasar yang pertama adalah pasar konsumen. Pasar konsumen ini adalah pembeli yang membeli barang buat dikonsumsi sendiri. Bukan untuk dijual lagi, bukan juga untuk diproses lebih lanjut. Termasuk kategori pasar konsumen adalah pembeli individu dan pembeli rumah tangga non-bisnis. Barang yang dibeli adalah barang konsumsi. Anda pasti tidak asing dengan jenis pasar model seperti ini. Pasar konsumen ini lebih mudah dimasuki daripada jenis pasar yang lain, apalagi jika anda menerapkan taktik pemasaran yang tepat.

Mencari peluang usaha juga dikaitkan dengan jenis pasar yang kedua, yaitu pasar industri. Di pasar industri, pembelinya bisa individu, lembaga atau organisasi. Mereka membeli barang untuk dipakai sendiri, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk digunakan memproduksi barang lain yang kemudian dijual ke konsumen. Biasanya barang yang dibeli adalah barang industri. Contohnya sabun dan vaselin untuk usaha cuci motor atau gula, buah-buahan dan es batu untuk usaha juice. Kalau Anda punya barang-barang yang seperti ini, selain Anda bisa jual untuk pasar konsumen, anda juga bisa jual untuk pasar industri. Jenis pasar ketiga adalah pasar penjual. Adalah sebuah pasar yang terdiri atas individu atau organisasi yang membeli barang-barang dengan tujuan dijual lagi atau disewakan agar mendapatkan keuntungan atau laba. Contohnya Anda buka grosir buah murah, Anda jual ke pedagang eceran.

Jenis pasar yang keempat adalah pasar pemerintah. Pasar pemerintah ini adalah pasar dimana terdapat lembaga-lembaga pemerintah seperti departemen-departemen, direktorat, kantor-kantor dinas dan instansi lain. Contoh model bisnisnya adalah pengadaan barang. Anda bisa memasuki pasar pemerintah ini melalui tender atau lelang proyek dari pemerintah. Entah pengadaan peralatan kantor, pembangunan jalan, pengadaan seragam pegawai negeri dan sebagainya.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • Comments Off on Mencari Peluang Usaha dengan Mengerti Pasar dan Positioning