November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Menata Aksesoris dan Furniture Bekas

By admin - Wed Jan 04, 2:40 pm

  • Comments Off on Menata Aksesoris dan Furniture Bekas
  • 894 views
  • Email
  • Print

Menata aksesoris dan furniture bekas terkadang terasa sangat membosankan dan hopeless. Tetapi jika Anda tahu cara untuk menyiasati dalam menata aksesoris dan furniture bekas Anda, maka Anda akan puas dengan hasil yang telah Anda ciptakan. Karena material bekas serta aksesoris seken terlalu sayang dibuang jika masih bisa dimanfaatkan. Dengan karakter khas yang dimilikinya, material bekas atau aksesoris seken bisa diolah menjadi daya tarik interior rumah. Bagi Anda yang baru ingin mencoba, berikut ini delapan kiat penataannya.

Pertama adalah tampilkan keaslian atau mengklamufasekannya. Mengolah furnitur dengan aksesoris seken bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu menampilkan karakter khasnya, atau justru menyembunyikan hal itu dan memberinya tampilan baru yang bersih, halus, dan rapi. Tugas Anda adalah memilih satu dari dua alternative ini. Kedua adalah perhatikan keserasian gaya setiap elemen. Anda tidak harus membatasi pilihan terhadap benda bergaya sama. Anda dapat menyatukan berbagai gaya dengan memberikan benang merah. Misalnya, penambahan unsur warna yang sama sebagai aksen.

Menata aksesoris dan furniture bekas juga bisa dilakukan dengan cara ketiga yaitu menonjolkan karakter furniture. Kursi kayu berukir warisan misalnya, bisa Anda padukan dengan sofa modern berlapis kain polos warna netral. Di sini, kursi warisan tersebut akan tampil menonjol sebagai pusat perhatian, dan sofa modern akan tampil sebagai latar penunjangnya. Keduanya bisa tampil serasi dan saling menunjang, tanpa harus saling bersaing berebut perhatian. Ke empat adalah beri tampilan baru furniture dan aksesoris. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah warna, baik warna finishing maupun pelapisnya. Bisa juga, Anda mengurangi atau menambahkan elemen-elemen hias yang terdapat pada benda tersebut. Misalnya, menghilangkan beberapa elemen ukiran atau justru menambahkan beberapa elemen ukiran yang bisa ditempel.

Ke lima adalah berpikir out of the box. Cari ide-ide kreatif yang menyenangkan. Berkreasi secara bebas bisa memberi tampilan segar, misalnya bekas pintu diolah menjadi elemen penghias dinding atau bekas bufet bisa diolah menjadivanity cabinet dari wastafel di toilet kering. Ya, masih banyak kreasi lainnya bisa Anda ciptakan. Ke enam adalah padukan barang lama dan baru. Dengan cara ini, Anda bisa mempertegas mana yang bisa dijadikan sebagai elemen penunjang. Melalui pertimbangan ukuran, garis, bentuk, warna, tekstur, dan pola, Anda dapat menemukan "rumus" proporsi, komposisi, dan estetika yang tepat bagi interior Anda.

Menata aksesoris dan furniture bekas selanjutnya dapat dilakukan dengan tips ke tujuh yaitu tempatkan material sesuai kondisi yang tepat. Agar tidak tampak aneh, Anda harus memperlakukan furnitur atau aksesoris tergantung karakter material di sekitarnya serta hasil yang diinginkan. Sedangkan tips yang terakhir adalah padankan produk material seken dengan produk simple. Jadikan furnitur seken sebagai aksen, yaitu dengan mempadupadankan produk lain yang lebih sepi, simpel, dan elegan. Misalnya, kursi dan meja ruang tamu menggunakan bahan recycle kayu bekas.

Untuk menyiasati penataan tersebut juga bisa ditambah bantal sebagai pemanis. Anda bisa menaruhnya di tempat-tempat favorit Anda dan keluarga. Selain ruang tamu, Anda bisa mengaplikasikannya di ruang keluarga. Ubah ruang dengan menempatkan karpet bulu sebagai penutup lantai. Letakkan meja di samping atau sisi khusus. Di hamparan karpet ini, tempatkanlah bantal-bantal empuk. Jangan lupa, bantal berukuran besar sebagai alas duduk. Kenyamanan di ruang keluarga pun tercipta hanya dari susunan bantal-bantal ini.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • Comments Off on Menata Aksesoris dan Furniture Bekas