December 6 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Memulai Usaha Beternak Ayam Potong

By admin1 - Fri May 16, 4:32 pm

Beternak ayam potong memang menguntungkan, tetapi jika tidak dirawat dengan hati-hati kerugian juga akan mengancam di depan mata. Beternak ayam potong mempunyai resiko yang tidak sedikit, misalnya wabah flu burung yang bisa menghancurkan bisnis ini. Tetapi sekarang ini isu flu burung sudah mereda sehingga bisa lebih aman untuk mulai bisnis ternak ayam potong lagi.

Beternak ayam potongDaging ayam merupakan favorit masyarakat semua lapisan. Dari sinilah bisa kita ambil kesimpulan bahwa pangsa pasarnya tidak terbatas. Bahkan sekarang ini peternak ayam potong banyak yang didukung penuh oleh para pedagang besar (supplier DOC). Mereka biasanya menyuplai hampir semua kebutuhan ternak ayam, seperti pakan, DOC (anak ayam sehari) serta vitamin tambahan. Mereka memberikan supply tersebut juga pastinya memberikan penawaran pembagian keuntungan, yaitu 50:50 dari keuntungan bersih. Dari sini Anda hanya perlu mempersiapkan sendiri kandang dan alat-alat untuk ternak ayam potong.

Beternak ayam potong tidak boleh sembarangan dalam memilih lahan untuk beternak. Anda harus mencari lokasi yang tanahnya kering/ bukan area persawahan karena jika beternak di area basah maka kandang bisa lebih cepat rusak. Untuk lebih menghemat budget, waktu dan tenaga Anda sebaiknya mencari kandang bekas. Biasanya peternak ayam yang dulu menutup usahanya karena sedang marak kasus flu burung. Dan seandainya Anda mendapatkan kandang bekas terkena flu burung, sebaiknya sebelum Anda gunakan, bersihkan kandang tersebut dengan disinfectant agar kandang kembali steril.

Jika memang Anda harus membangun baru kandang ayam, pastikan ukurannya muat untuk kapasitas 4.000 ekor ayam. Tetapi nantinya Anda tidak perlu mengisi sampai 4.000 ekor ayam, cukup isi 3.700 ekor ayam saja agar kandang lebih lega sehingga menghindari ayam-ayam terkena stres. Anda bisa menghubungi jasa tukang atau orang yang ahli dalam membuat kandang dan sekaligus menyerahkan padanya semua peralatan seperti penghangat, tempat pakan ternak, tempat air minum, dan lain sebagainya.

Beternak ayam potong memang tidak bisa berdiri sendiri. Artinya Anda harus berhubungan dengan banyak pihak, mulai dari supplier sampai pangsa pasar. Ketika Anda sudah mempunyai perencanaan yang matang, temui peternak pembibitan ayam potong atau supplier DOC untuk Anda ajak kerjasama dalam mengelola dan mengembangkan usaha ini. Dengan terjadinya kesepakatan antara Anda dan supplier ini, maka Anda juga tidak perlu lagi mencari cara untuk memasarkan hasil ternak karena semua sudah ditangani oleh supplier DOC tersebut.

Untuk mencari pekerja, carilah yang bisa diberi tanggung jawab untuk memberi makan dan minum hewan ternak sesuai dengan jadwal dan aturan yang sudah Anda terapkan. Pastikan mereka datang setiap hari untuk mengontrol makanan dan minuman serta kondisi ayam ternak. Untuk jumlah ayam 3.700, Anda membutuhkan 2 pekerja.

Perhatikan detail sehingga tidak ada virus dan bakteri yang mengancam hewan ternak Anda.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513