July 29 2014
  • 1
Jakarta, ID - 25 °CFog - Humidity: 83%
Advertisement

Memulai Bisnis Mini Market

By admin - Mon May 21, 4:36 pm

Bisnis mini market ini mulai menjamur, baik waralaba maupun yang independen. Bisnis mini market ini terbukti sangat menguntungkan karena menjual beberapa kebutuhan primer dan sekunder yang sebagian besar tahan lama atau tidak mudah busuk selama beberapa hari. Jadi, kemungkinan untuk merugi sangat kecil. Terkadang Anda ingin mengikuti minimarket waralaba tetapi modal awal yang dibutuuhkan cukup besar. Untuk itulah sekarang saatnya Anda memulai usaha Anda sendiri dari nol.

Bisnis mini market

Misalnya Anda menginginkan bisnis serupa dengan Alfamart atau Indomaret tetapi masih terkendala oleh modal, maka Anda bisa menjadikan bisnis mini market atas nama sendiri (tidak franchise) sebagai pilihan. Ada beberapa hal yang mungkin akan membebani Anda, yaitu:

  1. Bagaimana memulai usaha membuka Mini Market?
  2. Apa saja yang harus dipersiapkan?
  3. Darimana/ Bagaimana caranya saya bisa mendapatkan produk produk semisal alfamart/indomaret dengan harga yang murah? Sehingga Anda masih bisa menjual dengan harga yang bersaing.

Bisnis mini market dengan nama sendiri memang sedikit lebih ribet karena usaha dalam memulainya lebih banyak. Tetapi Anda tidak perlu langsung memikirkan kesulitan-kesulitan yang akan Anda dapat. Yang harus Anda lakukan adalah memulai. Karena secara filosofis, memulai sangat mudah. Bahkan bisa dilakukan dengan syarat-syarat yang minimal. Yang terpenting, Anda sudah punya tempat, dan ada barang dagangan yang dijual. Dengan dua hal itu, Anda sudah bisa berjualan.

Lain halnya jika dua syarat di atas Anda tambah lagi dengan syarat lain yang justru memberatkan Anda, misalnya sudah menjual produk dengan harga termurah, tempatnya strategis atau sistem usahanya sudah terintegrasi. Jadi memulai itu mudah, sejauh Anda membuatnya mudah. Sebaliknya, memulai jadi sulit ketika Anda mulai mempersulit. Anda harus survey beberapa mini market dengan nama sendiri (yang bukan franchise) dan cermati kondisi dan kelebihan atau kekurangannya. Yang harus Anda ingat, mini market non Indomaret/Alfamart yang Anda datangi sudah beroperasi lebih dahulu dibandingkan Anda. Jika mini market itu berhasil mendapatkan harga murah, itu karena mereka sudah menjalani prosesnya. Jadi Anda jangan coba mengikuti membanting harga barang dagangan Anda sebelum memperoleh keuntungan. Karena hal itu akan membuat bisnis Anda tersendat. Ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan dan aman, Anda bisa menurunkan harga untuk menarik lebih banyak pengunjung atau pelanggan.

Bisnis mini market ini pada awalnya harus mempersiapkan tempat dan produk yang mau dijual. Yang lainnya, adalah persiapan untuk menerima kerugian sebagai ongkos belajar. Untuk menciptakan harga yang bersaing, Anda bisa menggunakan dua cara berikut ini. Cara pertama adalah dengan mengejar semut. Artinya, Anda mendatangi satu persatu produsen, distributor atau agen dari produk yang mau Anda jual. Memang tidak semuanya akan memberikan harga murah, tetapi pasti ada satu dua produk yang bersedia. Cara ini, bisa Anda lakukan sebelum membuka minimarket.

Cara kedua adalah meletakkan gula. Artinya, Anda menyiapkan tempat berdagang atau etalase yang nyaman untuk para produsen, distributor atau agen dalam memasarkan produk tertentu. Berbeda dengan cara pertama, cara ini bisa Anda lakukan dengan membuka mini market terlebih dahulu. Cara mana yang Anda pilih, terserah pada Anda. Asalkan Anda menjalankannya dengan baik dan serius. Maka hasilnya pun akan memuaskan. Selain membangun tempat, Anda juga harus menyiapkan mental pengusaha. Hal ini sangat penting untuk menciptakan tekat yang bulat dan pekerja keras dalam diri Anda.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement