December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Membuat Perencanakan Keuangan Untuk UKM

By admin - Mon Jun 11, 4:53 pm

Perencanaan keuangan untuk UKM berfungsi untuk menghindari segala macam kemandegan atau keterpurukan sebuah usaha. Perencanaan keuangan untuk UKM akan memberikan gambaran yang matang tentang pemasukan dan pengeluaran usaha Anda. ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari perencanaan keuangan ini, yaitu sebagai berikut.

Perencanaan keuangan untuk UKM

Manfaat pertama adalah tanpa perencanaan yang baik, maka keuangan bisnis akan tercampur dengan keuangan pribadi. Pada akhirnya arus kas Anda tidak sehat dan mungkin menjadi agak “gaib”. Manfaat kedua, tanpa perencanaan, belanja usaha Anda bisa saja menjadi tidak efektif. Dalam arti lain, Anda malah jadi boros karena membeli banyak barang yang pemanfataannya belum diperlukan oleh bisnis Anda. Masih untung jika Anda menjadi konsumtif untuk bisnis Anda, tetapi bagaimana jika Anda justru jadi konsumtif pada pribadi Anda. Misalnya kredit mobil, kredit elektronik dan lain-lain. Sehingga ketika Anda butuh suntikan tambahan untuk usaha Anda, profit yang anda dapatkan diawal justru sudah habis.

Perencanaan keuangan untuk UKM juga mempunyai manfaat yang ketiga, yaitu ketika usaha Anda membaik, order terasa lancar, maka yang sering terjadi adalah perubahan pola konsumsi orang tersebut. Mulai dari menstandarkan diri sebagai orang sukses dengan belanja banyak hal dan berbagai hal lainya yang sifatnya justru lebih ke foya-foya. Padahal sebagai pebisnis harusnya kita sadar bahwa fluktuasi dunia bisnis sangatlah beragam. Sedetik anda untung besar, sedetik kemudian Anda justru berhutang.

Untuk meminimalisir kejadian tersebut dan membuat usaha kita jauh lebih sehat maka ada beberapa yang disarankan, yaitu sebagai berikut. Saran pertama adalah PISAHKAN. Pisahkan catatan keuangan pribadi dengan catatan keuangan bisnis Anda. Selain itu pisahkan juga tempat fisik penyimpanannya. Mulai dari rekening yang berbeda, dompet yang beda, tas yang beda sampai laci yang beda. Jangan sampai “latah” hingga menggunakan uang bisnis untuk urusan pribadi. Saran kedua, CATAT. Catat seluruh kegiatan bisnis dan transaksinya. Seingat apapun Anda dengan bisnis Anda. Karena catatan membantu Anda untuk selalu ingat dan menjadi dokumentasi yang baik tentang usaha Anda.

Perencanaan keuangan untuk UKM juga bisa direalisasikan dengan saran ketiga, yaitu TENTUKAN GAJI ANDA SENDIRI. Maksudnya disini adalah Anda berkomitmen tentang berapa yang Anda dapatkan atau berapa bagian Anda dari bisnis tersebut. Menentukannya bisa dari prosentasi. Misalnya 5% dari keuntungan atau dengan nilai tetap misal Rp. 1.000.000. Dengan begini Anda tidak akan “latah” ketika bisnis Anda mendapat orderan besar yang membuat Anda mengambil lebih banyak untuk kegiatan konsumsi tadi. Saran keempat, UBAH MINDSET ANDA. Pastikan bahwa Anda adalah wirausahawan dimana setiap rupiah yang Anda belanjakan adalah investasi atau setidaknya aset yang bernilai lebih. Kasarnya jika Anda mengeluarkan 100 rupiah, maka Anda yakin bahwa pengeluaran itu akan bernilai 200 rupiah pada feedbacknya.

Saran kelima, TENTUKAN PRIOPRITAS. Pada bagian ini, bagilah beberapa prioritas yang sesuai dan dirasa aman untuk bisnis UKM. Saat Anda berbisnis maka buatlah BUSINESS PLAN yang akan membantu Anda untuk berjalan pada alur yang tepat. Saat Anda mendapatkan profit maka bagi profit tersebut pada 3 pos berbeda, CADANGAN DANA, REINVESMENT, GAJI PRIBADI. Dari business plan yang Anda rancang sebelumnya maka tentukan cadangan dana yang dibutuhkan, kemudian besaran investasi kembali untuk bisnis Anda dan juga gaji pribadi Anda. Dana cadangan dibutuhkan karena dunia bisnis penuh dengan perubahan yang bahkan belum bisa diprediksi. Untuk itulah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, dana cadanganlah yang kemudian membantu.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS