December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Memasuki Industri Boneka

By admin - Fri Jun 01, 4:35 pm

Industri boneka adalah salah satu jenis industry yang terus menerus berkembang. Industri boneka ini semakin menjamur karena permintaan pasar juga sangat tinggi. Bahkan jika Anda pintar untuk mempromosikan dan memasarkan produk Anda, Anda bisa mengekspor boneka produksi Anda. Pernahkah Anda bayangkan seberapa sering anak kecil berganti mainan atau boneka? Pasti sudah tidak bisa lagi dihitung dengan jari saking seringnya. Biasanya anak kecil, terlebih anak perempuan, begitu melihat boneka yang dipajang di display toko pasti langsung minta dibelikan. Walaupun dia sudah mempunyai beberapa boneka di rumah. Lalu bayangkan ada berapa banyak anak kecil di dunia ini? Inilah peluang usaha yang harus Anda lirik dan kembangkan.

Industri boneka

Saat ini produksi mainan anak memiliki jenis dan rupa yang sedemikian banyak, dari model-model tradisional hingga moderen tersedia di pasaran. Promosi yang gencar dari produsen mainan mendorong hasrat konsumtif anak. Untuk mainan-mainan futuristic atau mainan trends hanya berlangsung sesaat, namun lain halnya dengan mainan anak berupa boneka. Boneka relatif pemakaiannya lebih panjang, tidak mengenal musim, hanya model dan bentuk saja yang mengikuti trends, namun konsumsi mainan berupa boneka tidak pernah surut bahkan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Industri boneka sekarang bukan hanya konsumsi anak perempuan, karena ternyata anak-anak laki-laki juga banyak yang menggemari boneka. Tentu saja terutama boneka dengan karakter superhero maupun boneka yang sedang trend. Orang dewasa pun tak luput sebagai konsumen boneka, dari mulai sekedar pelengkap pajangan hingga digunaka sebagai teman. Bisnis boneka begitu menjanjikan. Pemain dalam bisnis boneka cukup banyak, namun masih terbuka lebar untuk terus dikembangkan.

Ketika Anda sudah tahu pangsa pasar boneka, ada beberapa tahapan yang patut Anda lakukan, yaitu sebagai berikut:

  1. Tetapkan rencana bisnis, produksi dan pemasaran, tingkat investasi, tingkat margin dan antisipasi resiko usaha.
  2. Cari ide model boneka yang akan dibuat, bisa didapat dari acara televise, majalah, Koran maupun dari internet. Carilah model yang paling banyak diminati dan digemari atau mungkin Anda juga bisa memperkirakan model yang mungkin akan menjadi trend di kemudian hari.
  3. Cari tahu tentang cara memproduksi boneka atau dapat menyerahkan ke tukang pola atau menggunakan jasa maklon.
  4. Tentukan bahan yang akan digunakan, tingkat kualitas harga disesuaikan dengan segmen pasar yang dibidik.
  5. Design boneka agar tampil menarik atau dapat membuat boneka sesuai dengan karakter asli yang ditiru.
  6. Kemas boneka dalam bentuk yang menarik, rapi namun dengan biaya yang sesuai.
  7. Tentukan strategi penjualan, apakah melalui cara eceran, grosir maupun menerapkan system konsinyasi.

Industri boneka tentu juga tak luput dari hambatan. Tingkat hambatannya adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat persaingan. Pemain baru pasti akan banyak bermunculan karena akan mengikuti jejak pengusaha yang sukses, bahkan dengan strategi keuntungan rendah untuk menggerus pasar pengusaha yang sudah mapan.
  2. Pengaruh biaya produksi. Karena banyak komponen untuk produksi boneka berasal dari bahan import yang rentan akan pergerakan nilai dollar.
  3. Salah dalam menentukan model yang akan menjadi trend, yang akan menggerus modal yang sudah tertanam.

Setelah digempur dengan berbagai hambatan dan resiko, sekarang saatnya Anda menerapkan strategi usaha agar berhasil memenangkan usaha di bidang ini. Berikut adalah beberapa strategi yang harus Anda tanamkan.

  1. Buat dan rancang boneka yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar.
  2. Tajamkan intuisi dalam mencari bentuk-bentuk dan model-model boneka yang mungkin akan menjadi trend di masa yang akan datang.
  3. Gunakan kemasan boneka yang menarik agar image atas produk dapat terangkat.
  4. Gunakan merk atau label untuk menjaga kualitas barang yang diproduksi.
  5. Gunakan strategi promosi baik promosi mulut ke mulut, media cetak, internet maupun elektronik.
  6. Sesuaikan margin penjualan dengan tingkat persaingan di tingkat produsen.
  7. Memperdagangkan boneka melalui pasar-pasar modern seperti mall, hypermarket dan tempat-tempat belanja lainnya.
  8. Perbanyak koleksi model dan bentuk untuk memperluas jarring pemasaran produk.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS