November 19 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Memahami 4 Level Konsumen

By admin - Wed Jun 27, 8:49 pm

4 level konsumen harus dipahami untuk bisa menentukan strategi marketing mana yang harus diterapkan. 4 level konsumen ini dibagi berdasarkan perilaku yang dilakukannya. Perilaku konsumen adalah salah satu cara yang bisa kita pelajari untuk kemudianmenariknya untuk menjadi konsumen produk kita. Selain itu, dengan mengetahui pola perilaku konsumen, kita bisa mendapat respon dari konsumen secara langsung. Sebelum mendekatkan produk kita ke konsumen dengan media iklan yang bertubi, sebaiknya kita mengetahui dulu perilaku dan kebutuhan masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak sia-sia menerapkan iklan di media.

4 level konsumenBerikut adalah ke-empat level konsumen yang harus Anda ketahui. Level pertama adalah prospek. Prospek adalah pihak yang sudah mengenal usaha Anda atau sudah dikenalkan tetapi masih belum membeli produk Anda. Misalnya didalam bisnis online, Anda mempunyai puluhan ribu pengikut yang aktif memberika komentar pada produk Anda tetapi masih belum ada transaksi apapun dari konsumen tersebut. Hal inilah yang membuat Anda harus aktif melakukan strategi jemput bola. Karena dengan jemput bola, Anda bisa “mengundang” prospek untuk mencoba membeli poduk Anda yang sudah dikenalnya.

4 level konsumen termasuk level yang kedua yaitu pelanggan. Pelanggan adalah orang yang sudah bertransaksi dengan Anda, yaitu membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Setelah Anda mempunyai pelanggan, Anda bisa tetap menjaga hubungan baik dengan mereka agar mereka tidak lari ke produsen yang lain. Hal ini dibutuhkan beberapa strategi untuk mempertahankan pelanggan. Level ketiga adalah klien. Klien adalah orang yang rutin bertransaksi, yaitu membeli apa yang Anda produksi atau tawarkan, baik produk maupun jasa. Level keempat adalah advocates. Advocates adalah jenis konsumen yang cenderung obyektif. Sehingga jika perusahaan melakukan intervensi, maka harus dilakukan dengan cara bijak dan smooth.

Setelah mengetahui level konsumen, Anda kemudian bisa mencanangkan strategi untuk mendorong konsumen untuk meningkatkan volume. Anda harus mampu mengidentifikasi pembeli untuk bisa mendorongnya untuk bertransaksi. Ada beberapa latarbelakang yang bisa Anda tangkap untuk mengetahui perilaku pelanggan. Berikut ini adalah beberapa perilaku konsumen sebelum memberikan keputusan membeli produk Anda. pertama adalah bahasa tubuh atau body language. Anda bisa mengamati gerak-gerik, ekspresi dan postur tubuh. Misalnya gerakan tangan, muka merah, tersenyum dan lain sebagainya. Yang kedua adalah gerakan tubuh atau body movement. Misalnya mengangkat jari telunjuk, geleng kepala, melambaikan tangan dan lain sebagainya.

4 level konsumen juga bisa ditunjang dengan hal ketiga yaitu mengetahui motif pembelian. Ada beberapa motif pembelian yang harus Anda ketahui, yaitu meliputi pembelian yang bersifat sosiologis, ekonomis, psikologis dan lain sebagainya. Yang keempat adalah watak pelanggan. Anda harus mengerti macam-macam watak pelanggan karena setiap watak membutuhkan jenis pelayanan yang berbeda.

Jika Anda sudah mengerti seluk beluk tentang perilaku konsumen, maka Anda juga harus memotivasi mereka agar mau membeli produk Anda. Khusus untuk pelanggan baru, Anda harus meyakinkan mereka bahwa produk Anda layak untuk dibeli. Berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa Anda lakukan agar bisa memotivasi pelanggan untuk membeli produk Anda:

  1. Memberikan layanan purna jual (after sales service), yaitu berupa pemberian garansi produk dan pelayanan gratis.
  2. Memberikan harga khusus, diskon dan obral.
  3. Menyelenggarakan acara.
  4. Menggelar pameran. Kemudian untuk mengetahui respon, Anda bisa menyediakan kartu nama, buku tamu, catalog, dan lain sebagainya.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS