December 9 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Masuki Dunia Properti Dengan Jual-Beli Properti

By admin1 - Fri May 16, 4:30 pm

Jual-beli properti tidak sama dengan menjadi broker properti atau agen properti. Jual-beli properti dan agen properti mempunyai sistem kerja yang berbeda, yaitu jika agen properti hanya merupakan perantara atau broker sedangkan jual-beli properti mengurus semuanya mulai dari survey, menjual dan membelinya. Untuk menjadi broker atau agen properti memang tidak membutuhkan uang sebagai modal. Sebaliknya dengan menjual-beli properti, Anda harus mempunyai sejumlah dana simpanan untuk operasional. Selain modal dana, Anda juga harus jeli dalam melihat prospek properti saat ini dan di masa yang akan datang.

Jual-beli propertiUntuk Anda yang baru memulai usaha menjual-beli properti, berikut ini beberapa tips untuk membeli properti:

  1. Cek informasi selengkap-lengkapnya tentang kondisi properti yang Anda incar untuk dibeli. Caranya bisa dengan bertanya langsung pada petugas RT/RW, pemilik properti dan tetangga-tetangganya. Informasi yang bisa Anda gali antara lain tentang riwayat properti tersebut dan alasan dijual. Kalaupun Anda harus membeli dari agen properti karena properti incaran sudah di-book oleh agen properti, pilihlah agen properti yang terpercaya dan berpengalaman.
  2. Cek kondisi fisik properti. Jual-beli properti harus jeli dan detail dalam memeriksa kondisi properti yang diincar. Jika Anda mengincar properti yang sudah cukup tua, maka Anda juga harus menyiapkan dana tambahan untuk renovasi karena kondisi properti yang sudah cukup tua tidak akan maksimal. Beberapa hal yang harus Anda cek antara lain struktur rumah, kondisi dinding, kondisi atap, kualitas lantai, sumber air dan pembuangan, jaringan listrik, tanah properti dan sirkulasi udara.
  3. Cek semua kelengkapan dokumen properti. Klengkapan dan keaslian dokumen harus Anda cek sendiri, antara lain meliputi surat ijin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat, bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). Anda juga harus pastikan bahwa nama penjual sama dengan nama yang tertera di dokumen-dokumen tersebut. Kalaupun ada perbedaa, tanyakan kejelasannya, misalnya apa hubungan nama yang tertera di dokumen dengan si penjual. Setelah terjadi kesepakatan untuk jual-beli, jangan lupa untuk meminta akta jual-beli.
  4. Lakukan survey lingkungan sekitar. Jual-beli properti juga harus melihat fasilitas dan akses di sekelilingnya, misalnya sekolah, tempat ibadah, pasar, transportasi umum, dan lain sebagainya.
  5. Lakukan survey harga pasar di daerah terkait. Karena Anda harus melakukan penilaian apakah harga yang ditawarkan si penjual sesuai dengan kondisi properti dan lingkungannya atau tidak.
  6. Rajin mencari daerah yang diperkirakan harganya akan terus naik atau akan mengalami peningkatan dalam waktu dekat. Misalnya di daerah A sedang dibangun sekolah, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sebagainya. Maka bisa diperkirakan bahwa di daerah A tersebut akan segera naik harganya. Itulah sebabnya Anda harus segera mencari properti ketika harganya masih rendah.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513