November 14 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Masalah Utama Kegagalan Pengusaha Muda: Pengelolaan Keuangan

By admin - Fri Nov 01, 4:09 pm

Pengelolaan keuangan biasanya menjadi hal yang paling mudah untuk membuat pengusaha kelimpungan, apalagi untuk pelaku usaha yang tergolong masih muda. Pengelolaan keuangan adalah faktor utama untuk bisa bersaing dengan perusahaan lain, selain promosi dan marketing tentunya. Banyaknya para wirausahawan muda ini mulai bermunculan karena memang kesempatan yang ada semakin terbuka. Tetapi dengan banyaknya dan ketatnya persaingan, maka tidak sedikit pula yang akhirnya tersingkir dari dunia usaha.

Yang jadi masalah utama dPengelolaan keuanganalam pengelolaan keuangan adalah tidak adanya pemisah antara keuangan pribadi dengan keuangan perusahaan. Hal inilah yang membuat keuangan perusahaan menjadi kacau. Melihat kasus tersebut, sebaiknya Anda mulai belajar dengan lebih cermat. Hindari beberapa masalah keuangan yang biasanya terjadi:

  • Mudah percaya pada investasi yang berlebihan. Memang benar jika banyak yang berkata jika entrepreneur muda lebih suka mengutamakan gengsi. Banyak dari mereka yang membeli perlengkapan kantor yang sebenarnya belum dibutuhkan atau bahkan menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi. Padahal mereka sejatinya juga sadar bahwa hal ini akan menguras tabungan dan modal usahanya. Sebaiknya Anda berhati-hati dalam membelanjakan uang usaha Anda.
  • Suka ambil jalan pintas. Pengelolaan keuangan bagi para entrepreneur muda biasanya mengalami hambatan jika sudah mulai menjalani jalan pintas dan berharap semuanya bisa berhasil secara instan. Padahal kenyataan yang ada tidak seperti itu. Selalu membutuhkan uang, waktu dan usaha untuk meraih kesuksesan. Misalnya jika modal usaha masih belum cukup untuk menggaji lebih dari 5 karyawan, maka jangan memaksakan menambah karyawan agar tidak membuat keuangan bisnis Anda terkendala.
  • Tidak menggaji diri sendiri. Biasanya para entrepreneur muda lebih memilih untuk terlebih dahulu hidup susah dalam mengembangkan usahanya. Sebaiknya, Anda tetap menggaji Anda tetapi sesuai dengan standar gaji yang ada. Jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi. Yang lebih penting lagi, pisahkan antara keuangan perusahaan dengan keuangan pribadi.
  • Asset bisnis dan pribadi dicampur. Pentingnya untuk memisahkan asset ini adalah ketika usaha Anda sedang turun, maka asset pribadi Anda tidak terganggu.
  • Menggunakan kas perusahaan tanpa menyisakan sepeserpun. Pengelolaan keuangan bagi pemula harus benar-benar jeli, termasuk dalam penggunaan kas perusahaan. Jangan terlalu percaya diri, pikirkanlah jangka panjangnya agar tidak bangkrut di tengah jalan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS