November 19 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Marketing yang Baik

By admin - Mon Apr 30, 5:11 pm

Marketing yang baik seharusnya mengerti dan memahami cara menulis rencana pemasaran yang baik. Marketing yang baik seringkali dikaitkan dengan ujung tombak keberhasilan sebuah usaha. Karena sangat menentukan kelangsungan hidup sebuah usaha, sudah selayaknya pemasaran harus melewati proses perencanaan terlebih dahulu oleh pelakunya. Sementara itu merencanakan bisa dikatakan sebagai suatu proses antisipasi tentang kejadian dan kondisi di masa mendatang, dan menentukan upaya terbaik untuk pencapaian tujuan organisasi/usaha. Tentu saja untuk menyusun dengan baik sebuah perencanaan pemasaran, pemasar harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang harus diperhatikan dalam penyusunan perencanaan.

Marketing yang baik

Ada beberapa komponen yang seharusnya dimasukkan dalam membuat sebuah perencanaan pemasaran. Diantaranya adalah pernyataan pemenuhan apa yang Anda maksud, mengekspresikan terminologi (jumlah klien, pendapatan kotor dan pendapatan bersih, biaya dan sebagainya). Komponen lain yang diberikan adalah pernyataan tentang ceruk pasar yang akan diambil. Komponen selanjutnya adalah deskripsi penawaran yang akan dilakukan, dengan penekanan bagaimana pebisnis berbeda dari pemain lainnya pada ceruk pasar yang akan diambil. Tak hanya sekedar mengetahui komponen apa saja yang seharusnya ada dalam sebuah perencanaan pemasaran, para pemasar tentu juga ingin mengetahui bagaimana menulissebuah rencana pemasaran yang bagus.

Marketing yang baik harus mampu meyakinkan prospek untuk membeli produk Anda, Tetapi Anda juga harus berjuang lebih keras ketika kenyataannya mereka tetap mengatakan “tidak”. Prospek belum mau membeli produk Anda. Sebagai marketer atau pemasar hebat, tentu Anda tidak akan mundur begitu saja. Prinsip marketer jempolan adalah “Penolakan prospek merupakan pembelian yang tertunda.

Mari kita mulai dengan sebuah contoh. Misalkan Anda mencoba menjual sebuah software. Anda katakan kalau harganya adalah Rp 10 juta. Prospek itu menggeleng dengan jumlah angka yang Anda katakan. Dia merasa harganya terlampau mahal. Yang perlu segera Anda lakukan berikutnya adalah melakukan teknik penyeimbang keadaan, yaitu dengan mengatakan manfaat yang didapatkannya. Sebutkan kelebihan-kelebihan produk Anda itu dan katakan bahwa manfaat yang dia dapat tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan manfaat yang dia dapat. Kalau ternyata dia masih berkata “tidak”, Anda jangan menyerah. Tarik napas terlebih dahulu dan saatnya melangkah ke opsi 2. Berikan harga sesuai dengan perkiraaan batas kemampuan prospek. Lalu sampaikan kembali manfaat-manfaat yang didapatkan prospek.

Marketing yang baik tidak akan menyerah begitu saja dengan penolakan. Jika Anda mengalami ilustrasi tersebut di atas, maka lakukan aksi berikut ini. Kemungkinan kemudian Anda akan lihat prospek mulai terlihat tertarik untuk mendapatkan produk Anda. Saat Anda melihat sinyal tersebut, berarti dia kemungkinan besar siap membeli. Coba lakukan closing.

Namun kalau ternyata tawaran Anda belum mendapat sambutan positif, saatnya melangkah ke opsi 3, yaitu mencoba untuk melakukan pendekatan kembali berdasarkan kebutuhannya yang belum terpenuhi. Misalnya Anda bisa katakan: “saya akan kembali lagi dan membawa solusi yang memenuhi semua kebutuhan bapak/ibu, termasuk soal harga. Kira-kira saya ada waktu kapan untuk bertemu kembali? Senin atau Selasa?” Prospek akan senang dengan pendekatan Anda ini. Mereka tetap punya peluang untuk memenuhi kebutuhannya tersebut, dan tugas Anda sebagai marketer adalah menjembatani kebutuhan prospek dengan solusi yang jitu.Tips di atas merupakan contoh penerapan strategi marketing jalanan. Di bisnis online prinsipnya sebetulnya tidak jauh berbeda. Hanya saja bedanya di online lebih nyaman sebab Anda tidak perlu lari ke sana kemari untuk menemui prospek. Cukup dari depan komputer, Anda sudah bisa memasarkan produk ke seluruh dunia.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS