November 14 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Marketing Strategy: Menjadikan Prospek Menjadi Pelanggan

By admin - Fri May 31, 4:56 pm

Konsumen berprospek adalah mereka yang mempunyai potensi untuk tertarik menjadi pembeli dan pelanggan di usaha kita. Konsumen berprospek inilah yang harus kita berikan proteksi agar tidak pindah ke lain hati. Terlebih ketika Anda mulai terjun ke dunia bisnis, maka Anda harus mulai gencar menjaring konsumen sebanyak-banyaknya. Hal ini menjadi sangat penting karena jumlah konsumen dan pelanggan yang Anda miliki bisa dijadikan tolok ukur pertumbuhan usaha Anda ke depan. Nah untuk Anda yang masih tergolong pemula di dunia bisnis, maka Anda harus mempunyai kemampuan untuk menjadikan konsumen berprospek Anda menjadi pelanggan. Berikut ini strategi yang bisa Anda aplikasikan:

Konsumen berprospek

  • Carilah daftar calon pelanggan yang potensial. Konsumen berprospek bisa Anda cari data yang tentunya berasal dari sumber yang terpercaya. Misalnya dengan mencari data dari pengunjung website yang sejenis dengan usaha Anda, dari orang-orang sekitar yang Anda kenal atau dari daftar orang-orang yang menunjukkan rasa tertarik pada usaha Anda. Dengan mencari dan akhirnya mendapatkan daftar pelanggan yang potensial, maka Anda juga bisa menghemat waktu dan tenaga.
  • Buat komunikasi pemasaran yang efektif. Sebelum Anda mulai menawarkan jasa atau produk, Anda harus sudah merencanakan percakapan yang efektif tetapi tidak ada kesan memaksa calon pelanggan. Nah, untuk itulah Anda juga harus mengetahui apakah sang calon konsumen ini mempunyai budget yang cukup atau kebutuhan yang cukup besar untuk menerima tawaran yang Anda berikan. Setelah Anda mempunyai data konsumen yang lengkap, buatlah scenario komunikasi pemasaran yang baik untuk menciptakan kedekatan antara Anda dengan konsumen.
  • Hitunglah target Anda dengan tepat. Misalnya dalam sehari Anda ingin menghasilkan 3 penjualan sementara rata-rata usaha Anda baru bisa menghasilkan 1 penjualan dari 50 konsumen yang dikontak. Artinya, Anda harus menghubungi sekitar 150 calon konsumen untuk bisa menghasilkan 3 penjualan dalam sehari. Setelah Anda mengetahui jumlah konsumen yang ingin Anda hubungi, maka Anda juga bisa memperkirakan jumlah waktu dan biaya yang Anda butuhkan untuk melakukan percakapan. Dengan cara ini, Anda akan bisa mengawal target dengan ketat dan bisa membuat estimasi untung dan rugi yang Anda terima.
  • Bersikap positif. Karena mencari konsumen sama halnya dengan memancing ikan di kolam. Anda butuh umpan serta cara yang tepat untuk bisa memancing dan menarik si ikan. Sama halnya dengan menarik perhatian sang calon konsumen. Anda membutuhkan mental baja dan sikap positif untuk mampu meyakinkan mereka. Cobalah untuk selalu berpikir positif dan optimis. Jika memang terjadi kegagalan, janganlah Anda ragu untuk mencobanya kembali.
  • Belajar untuk menjadi pendengar. Konsumen berprospek juga akan menghargai Anda dan produk Anda jika Anda mau mendengarkan apa yang mereka inginkan. Untuk itulah Anda harus bisa belajar untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Kesalahan yang dilakukan oleh kebanyakan pelaku usaha adalah bahwa mereka lebih banyak fokus untuk menyampaikan penawaran sehingga kurang memperhatikan keinginan, kebutuhan dan keluhan calon konsumennya. Padahal hal inilah yang justru membuatnya gagal meraih kepercayaan konsumen.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS