November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Manfaatkan Bahan Lokal di Sekitar Kita

By admin - Mon Nov 05, 4:45 pm

Bahan lokal sebenarnya mempunyai potensi yang juga tidak kalah menjanjikan dengan impor. Bahan lokal yang bisa Anda jadikan sebagai bahan produksi adalah pandan, rotan, eceng gondok, mending, kain batik, agel, benang nilon dan lain sebagainya. Berbagai macam bahan tersebut sangat mudah Anda dapatkan di sekitar Anda dan dengan harga yang murah. Anda bisa membuat tas natural dari bahan-bahan tersebut. Tas natural justru mempunyai nilai jual yang tinggi dengan harga jual yang relative mahal, baik di pasaran nasional maupun di pasar Internasional.

Bahan lokalUntuk mempelajari pembuatan tas, Anda bisa belajar secara otodidak. Karena dari situ, nantinya Anda akan lebih mudah memperkirakan mana yang layak jual dan mana yang tidak. Ketika Anda sudah mulai menggeluti dunia tas ini, maka Anda juga diwajibkan untuk mampu memilah-milih mana yang cocok dan layak jual dan mana yang tidak. Misalnya ketika memilih bahan, desain, dan kekuatan produk yang sudah Anda ciptakan.

Bahan lokal yang dibuat untuk tas natural ini biasanya akan sangat digemari oleh pasar. Anda bisa berkreasi dengan berbagai jenis dan desain tas etnik dengan berbagai macam bahan alam yang tersedia di Indonesia. Walaupun mungkin bisa dibilang bahwa Anda adalah pemain baru di bisnis ini, tetapi jangan sampai hal ini membuat Anda takut atau menyerah begitu saja. Anda harus memaksa diri Anda untuk lebih berani berbuat sesuatu di dunia fashion. Untuk pemasaran, Anda bisa mengikuti berbagai macam pamerab handtcraft untuk memperkenalkan produk-produk Anda di pasaran.

Strategi marketing dengan mengikuti berbagai macam pameran ini ternyata terbilang cukup efektif. Selama pameran Anda bisa memamerkan karya terbaik Anda. Walaupun Anda pemain baru, jika produk Anda disukai oleh masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan bahwa produk Anda akan meraup omset yang tinggi selama pameran. Jika Anda dan suami menekuni bisnis ini, kemudian Anda berdua bisa berbagi peran. Misalnya Anda berkonsentrasi untuk menangani proses produksi, sedangkan suami Anda bisa berkonsentrasi dalam menyusun branding produk dan strategi pemasaran, baik secara online maupun offline. Tempatkan Anda dan suami sebagai teamwork yang solid.

Bahan lokal yang Anda gunakan bisa mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit jika harmonisasi kerjasama yang Anda lakukan dengan suami benar-benar solid. Lalu mengapa harus dibagi-bagi tugasnya, mengapa tidak dijadikan satu saja dan saling membantu? Karena jika Anda dan pasangan bekerja tanpa ada koridor tugas yang jelas, maka akan mengurangi ketajaman marketing yang Anda usung. Jika dipisahkan antara koridor tugas Anda dengan tugas suami, maka Anda berdua akan lebih mudah berkonsentrasi dan focus pada program yang diusung masing-masing dan tanpa saling mengganggu tugas satu sama lain.

Jika pada awalnya Anda mungkin belum mempunyai toko sendiri untuk memasarkan produk Anda, Anda bisa memanfaatkan online shop untuk melebarkan sayap, selain mengikuti pameran-pameran yang ada. Dengan memperkenalkan produk Anda ke pasar Nasional, tidak ada salahnya Anda juga memasarkan produk Anda ke pasar Internasional. Karena sejatinya, yang paling menggemari tas etnik adalah mereka yang berasal dari Negara-negara maju, misalnya Selandia Baru, Australia, Ameika, Jepang, dan lain sebagainya. Jadi, manfaatkan media internet sebaik-baiknya untuk meraup keuntungan dan kesuksesan yang setinggi-tingginya. Dengan mengusung tas berbahan alami ini, Anda tidak hanya berbisnis tetapi juga memperkenalkan budaya dan kekayaan Indonesia ke dunia luar dan ke masyarakat Indonesia sendiri. Semoga sukses.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS