September 22 2014
  • 1
Jakarta, ID - 27 °CPartly Cloudy - Humidity: 74%
Advertisement

Kiat Membuka Klinik Kesehatan

By admin - Mon May 14, 5:13 pm

Membuka klinik kesehatan memang merupakan tantangan tersendiri, apalagi jika Anda adalah seorang dokter. Membuka klinik kesehatan harus melalui beberapa tahapan yang tidak mudah. Biaya kesehatan semakin mahal dan peluang dalam berbisnis di bidang kesehatan semakin menggoda, namun tidak demikian dengan mendirikan dan mengelola sebuah klinik layanan kesehatan, semakin banyak aturan-aturan yang dibuat untuk diperhatikan dan semakin banyak kode etik profesi yang harus tetap selalu dijaga oleh para anggotanya agar tidak menggunakan layanan kesehatan ini sebagai usaha untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya.

Membuka klinik kesehatan

Banyak tenaga kesehatan yang mempunyai keinginan untuk memiliki klinik namun tidak pernah kesampaian, banyak masyarakat awam tidak mengerti tentang bagaimana cara memiliki usaha klinik ini dan banyak perusahaan yang mendirikan klinik perusahaan tanpa mengetahui bagaimana mengelola klinik perusahaannya tersebut.Semakin banyak aturan kesehatan yang ada menyebabkan semakin banyak pengamat yang selalu mengawasi segala aspek dalam usaha ini, salah satunya untuk mendapatkan keuntungan dari ketidak tahuan para pemain usaha kesehatan ini.

Membuka klinik kesehatan bisa dimulai dengan kemapuan dan kemauan. Anda harus menyediakan tenaga dokter, perizinan, jaringan penyediaan obat (untuk apotek di klinik Anda) dan juga apoteker, dan juga tempat. Di kota besar, biasanya praktik dokter berada di lokasi yang saling berdekatan, misalnya dalam jarak 1 km sudah ada klinik kesehatan. Jika begini keadaannya, kemauan Anda harus didorong dengan ekstra keras. Survei yang Anda lakukan, perizinan, kesiapan jaminan pasokan obat-obatan untuk apotek, dan tenaga dokter harus sudah siap. Tinggal menentukan lokasi klinik Anda.

Memang lokasi yang strategis juga salah satu yang menentukan kelangsungan hidup usaha kita. Untuk itu pemilihan lokasi ini menjadi sangat penting. Bagaimana menentukannya? Pertama, memang harus kita pahami betul produk/jasa yang kita tawarkan pada masyarakat/konsumen. Untuk klinik Anda, apakah sudah ditentukan segmen konsumen yang ingin diraih? Misalnya, apakah klinik ini akan mengambil segmen konsumen ekonomi kelas menengah ke atas atau menengah ke bawah? Ini penting mengingat rapatnya klinik yang mungkin ada dari hasil survei Anda. Sebagai catatan, survei yang Anda lakukan, itu juga salah satu metode menentukan lokasi usaha, apalagi Anda juga telah melakukan wawancara dengan masyarakat sekitar. Wawancara juga bagian dari metode riset. Ada beberapa data yang Anda perlukan untuk menentukan lokasi ini. Dari survei Anda cobalah didaftar semua klinik kesehatan yang ada di daerah-daerah tujuan Anda.

Membuka klinik kesehatan juga harus melalui pengamatan yang detail. Hal ini berupa apa saja jasa yang mereka (klinik yang sudah ada) tawarkan, bagaimana biayanya, konsumennya dari segmen masyarakat yang mana, bagaimana bentuk fisik kliniknya, begitu juga dengan pelayanannya. Bila sekarang data yang ada belum lengkap, Anda harus melakukan survei kembali. Mengapa semua ini dibutuhkan? Dalam sebuah lokasi yang menyediakan jasa/produk yang sama (klinik kesehatan), maka strategi yang disarankan adalah membuat perbedaan (diferensiasi). Buatlah ”peta lengkap” klinik kesehatan dari daerah-daerah yang Anda survei. Dari peta ini mudah-mudahan Anda bisa melihat perbedaan apa yang hendak Anda buat.

Berpikir kreatif lah. Seorang entrepreneur harus kreatif. Misalnya, klinik Anda adalah klinik khusus anak-anak, klinik menengah atas, klinik penyakit tertentu, klinik yang paling lengkap jenis pelayanannya, atau lainnya. Untuk ini Anda tentu juga harus mendapatkan data mengenai kondisi masyarakat sekitar.

Membuka klinik kesehatan tidak boleh tergesa-gesa dalam melangkah. Jika banyak perumahaan kelas menengah atas, maka membuka klinik kesehatan kelas menengah ke atas menjadi masuk akal. Jadi, survei Anda harus dilengkapi, lalu dengan ”peta lengkap” Anda bisa menentukan ”perbedaan” klinik Anda dengan yang lainnya di lokasi yang sama.

Misalnya, jika memilih di jalan utama, Anda harus membuat perbedaan dengan klinik yang sudah ada di sana. Selain perbedaan tentu Anda juga harus mempertimbangkan syarat sebuah lokasi disebut strategis, seperti mudah dijangkau/dilihat orang/konsumen, banyak calon konsumen, boleh juga dekat dengan rumah sakit rujukan, dan lainnya. Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan saat Anda sudah menentukan lokasi adalah berpromosi. Promosi juga membuat klinik Anda menjadi dikenal baik.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement