October 22 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Kesan Pertama Konsumen Berpengaruh pada Kesuksesan Usaha Anda

By admin - Fri Oct 19, 4:16 pm

Kesan pertama yang ditangkap oleh konsumen merupakan langkah awal untuk bisa memulai kesuksesan usaha Anda. Kesan pertama pada pelanggan ini harus Anda perhatikan dengan lebih seksama. Karena salah satu tugas utama Anda sebagai pelaku usaha adalah dengan memberikan kesan positif pada calon konsumen atau pada pelanggan Anda. Ketika terjadi pertemuan pertama, Anda harus bisa memberikan kesan positif pada calon konsumen Anda. Karena jika Anda memberikan kesan positif, maka tidak menutup kemungkinan dia akan kembali lagi membeli produk Anda dan pertemuan tersebut akan berjalan lebih lancar. Dan akhirnya, Anda akan mendapatkan konsumen loyal, transaksi yang menjanjikan keuntungan tinggi setiap bulan dan transaksi yang cukup besar. menggiurkan bukan? Untuk itulah kita harus benar-benar tanggap pada satu konsumen pun. Karena satu konsumen akan melahirkan puluhan bahkan ratusan konsumen baru yang lain.

Kesan pertamaTetapi yang sebaliknya juga bisa mengancam eksistensi Anda dan usaha yang sedang Anda jalankan. Yaitu ketika Anda meninggalkan kesan pertama yang mengecewakan, maka sudah bisa dipastikan jika calon konsumen tersebut akan langsung berpaling pada produsen lain yang lebih bisa “memanjakan”nya dengan lebih baik. Dengan begitu, calon konsumen loyal kita sudah berkurang dan kesempatan untuk sukses juga berkurang satu poin. Karenanya, sebaiknya Anda menghindari “bencana” tersebut dengan melakukan beberapa tips pemasaran yang tepat untuk bisa menciptakan kesan pertama yang menyenangkan bagi para konsumen dan akan membuat Anda lebih dipercaya oleh mereka.

Kesan pertama bisa Anda curi dari konsumen dengan strategi pemasaran yang pertama, yaitu dengan memancarkan energy positif saat bertemu dengan calon konsumen. Yang dimaksud dengan energy positif adalah dengan memperlihatkan kesiapan diri serta antusiasme Anda ketika bertemu atau melayani konsumen yang datang. Karena tentunya setiap konsumen yang datang ingin dilayani dengan penuh perhatian dan kecakapan. Jika Anda melayani konsumen dengan memberikan informasi yang dia butuhkan dengan bahasa tubuh yang bersahabat, dengan penuh antusias, tidak muran dan selalu bersikap ramah, maka aura positif Anda akan terpancar dan akan membuat konsumen senang dan puas dengan pelayanan Anda. Nah, kesan inilah yang harus benar-benar Anda tanamkan di dalam diri Anda ketika sedang melayani konsumen.

Kedua, perhatikan penampilan Anda. Karena penampilan merupakan faktor pendukung yang tidak bisa Anda abaikan. “Don’t judge a book by its cover” sepertinya harus Anda kesampingkan sementara waktu. Karena sebagai pelaku usaha, Anda harus bisa menjaga penampilan agar terlihat rapi dan enak dilihat. Dengan begitu, konsumen juga akan merasa lebih senang dan nyaman berkomunikasi dengan Anda. Setiap memulai hari dengan membuka usaha, pastikan Anda dan para karyawan sudah berpakaian dengan bersih, rapi dan wangi. Karena penampilan bisa menjadi alat yang paling efektif untuk menghimpun kepercayaan konsumen.

Kesan pertama positif juga bisa Anda dapatkan dengan strategi marketing yang ketiga, yaitu percaya diri. Aura positif tentunya juga bisa Anda keluarkan jika Anda merasa percaya diri ketika sedang berbicara dan meyakinkan calon konsumen. Sebagai seorang pelaku usaha, haram hukumnya jika Anda berlaku takut, gugup, salah tingkah dan kebingungan saat sedang menghadapi konsumen. Karena jika Anda mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi, maka hal ini juga akan berpengaruh pada posisi tawar Anda di depan konsumen.

Keempat, sesuaikan perilaku dan sikap dengan budaya masyarakat sekitar. Karena setiap masyarakat mempunyai norma, adat istiadat dan budaya yang berbeda-beda.

Kelima, jadi pendengar yang baik. Anda jangan pernah menguasai pembicaraan sehingga mengabaikan pendapat konsumen. Berusalah untuk menjadi pendengar yang baik bagi konsumen Anda.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS