November 19 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Kesalahan dalam Bisnis Franchise

By admin - Wed May 30, 4:25 pm

Kesalahan dalam bisnis franchise sebisa mungkin harus dihindari karena dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis Anda. Kesalahan dalam bisnis franchise ini biasanya dilakukan dengan tidak sengaja karena sang pengusaha kurang teliti atau kurang kreatif. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus Anda hindari. Kesalahan pertama adalah tidak mempunyai dana cukup besar untuk mendukung perkembangan bisnis franchisee. Realitanya, tidak semua franchisor mempunyai dana segar dalam jumlah besar untuk kemudian dikucurkan untuk pengembangan bisnis. Tentu saja hal ini kemudian mengakibatkan tersendatnya perkembangan bisnis dan tenggelamnya bisnis ini di tengah persaingan bisnis franchise lainnya di masyarakat. Karean perlu diingat juga bahwa persaingan bisnis franchise sudah sedemikian ketat.

Kesalahan dalam bisnis franchise

Kesalahan kedua adalah memilih partner bisnis yang salah. Tahukah Anda bahwa kesalahan yang sering dilakukan oleh para franchisor adalah tidak selektif dalam memilih partner bisnis atau calon franchisee. Akibatnya, banyak sekali investor yang sama sekali belum mengerti tentang bisnis dan belum memiliki pengalaman di dunia franchising bergabung dengan sebuah kemitraan. Hal ini akan mengakibatkan focus franchisor dalam mengembangkan bisnisnya akan terpecah dan waktu yang dimiliki akan tersita hanya untuk mendampingi para mitranya.

Kesalahan dalam bisnis franchise yang ketiga adalah pertumbuhan yang terlalu cepat. Ini merupakan kesalahan dari pihak franchisor yang tidak selektif dalam memilih partner bisnis atau calon franchisee. Bila persiapan kita belum matang dan dukungan manajemen belum bisa maksimal, maka pertumbuhan jumlah franchisee yang semakin besar hanya akan mempersulit posisi Anda sebagai franchisor. Karena masing-masing franchisee membutuhkan pendampingan dan pengontrolan rutin dari franchisornya. Kesalahan keempat adalah belum memiliki cukup pengalaman dalam bisnis kemitraan. Hal ini akan lebih diperparah lagi jika tidak hanya franchisee-nya saja yang tidak berpengalaman tetapi juga sang franchisor. Jadi, bisnis franchise yang dijalankan terkesan ajang untuk coba-coba. Sehingga kemitraan yang ditawarkan belum siap bersaing dengan franchisor lain dan tidak dapat bertahan lama di tengah persaingan yang ada.

Kesalahan kelima adalah pemberian bekal training SDM dan SOP yang belum matang. Hal ini adalah kesalahan terbesar karena aan mempengaruhi kedisiplinan dan kemampuan franchisee dalam menjalankan bisnisnya. Para calon franchisee membutuhkan pelatihan SDM dan SOP yang benar-benar matang terlebih dahulu sebelum akhirnya mampu dan dilepas untuk menjalankan bisnisnya. Dalam kenyataannya, masih sedikit franchisor yang memberikan pelatihan tersebut secara optimal sehingga akhirnya memberikan citra yang kurang bagus pada franchise-nya.

Kesalahan dalam bisnis franchise yang keenam adalah menawarkan konsep yang belum terbukti. Kebanyakan franchisor terdorong menyelenggarakan kemitraan untuk mengembangkan bisnisnya dengan waktu yang relatif singkat. Motivasi inilah yang sering membuat franchisor melakukan kesalahan, karena mereka hanya fokus mengembangkan bisnisnya tanpa memikirkan konsep bisnis dengan matang. Sehingga ROI (Return of Investment) yang dijanjikan masih belum bisa dibuktikan oleh para mitranya. Kesalahan ketujuh adalah franchisee tidak mempunyai dukungan dana operasional yang besar. Realitanya, para franchisee hanya mempunyai dan menyiapkan sejumlah dana yang diminta oleh franchisor saja. Pola seperti ini tentu saja akan sangat mengganggu kestabilan bisnis Anda karena Anda tidak mempunyai dana cadangan untuk memenuhi segala kebutuhan operasional bisnisnya.

Kesalahan kedelapan adalah komunikasi yang tidak efektif antara franchisor dan franchisee. Hal ini akan menimbulkan kesalahan yang fatal karena penyampaian informasi yang tepat pasti akan membantu men-support bisnis Anda. keuntungan informasi yang lain juga untuk mengetahui perkembangan informasi terbaru dari bisnis yang dijalankannya. Kesalahan kesembilan adalah tidak memiliki system support di setiap wilayah. Tidaklah heran bila banyak franchisee yang memutuskan kerjasama di tengah perjalanan, karena mereka tidak mendapatkan bantuan dari franchisor ketika mengalami kendala dalam menjalankan kemitraan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS