November 14 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Kepanikan Pelaku Usaha Karena Tarif Dasar Listrik Naik

By admin - Thu Jan 17, 4:53 pm

Tarif dasar listrik memang menjadi patokan seorang pelaku usaha untuk bisa memproduksi dan menjual produknya dengan harga yang dijangkau oleh masyarakat. Tarif dasar listrik atau yang biasa disingkat dengan TDL mengalami kenaikan terhitung sejak tanggal 1 Januari 2013 kemarin. Dan kenaikan ini juga snagat berpengaruh pada proses produksi yang pada akhirnya akan membuat harga jualnya juga naik.kenaikan TDL ini rata-rata 15% selama setahun. Rata-rata tersebut akan direalisasikan dalam 4 tahap yan dilakukan selama 3 bulan sekali yaitu dengan rata-rata per kenaikan sekitar 4,3%.

Tarif dasar listrikKenaikan tersebut berlaku untuk para pelanggan dari rumah tangga, khususnya rumah mewah yang mempunyai daya sebesar 6.600 VA ke atas serta pelanggan bisnis menengah yang mempunyai daya 6.600 VA-200 kVA (misalnya kantor perbankan, hotel bintang tiga, restoran besar dan lain sebagainya). Selain itu, pelanggan bisnis besar yang mempunyai daya 200 kVA juga dikenakan kenaikan TDL ini, misalnya untuk mall, pusat perbelanjaan, taman hiburan, hotel bintang lima, kantor pemerintahan dan lain sebagainya.

Tarif dasar listrik yang naik tentunya membuat para pelaku usaha mulai panic, terutama bagi mereka yang selama ini mengandalkan listrik dan mesin dalam melakukan proses produksi setiap harinya. Jadi, sebagai pelaku usaha yang mengandalkan proses produksinya pada tenaga listrik, mau tidak mau harus mau menekan harga jual dan juga mengurangi kapasitas produksi. Mengapa? Karena menaikkan harga produk bukanlah satu-satunya jalan yang harus ditempuh. Karena dengan menaikkan produk, ada konsekuensi yang harus diterima, yaitu kehilangan pasar. Hal inilah yang membuat para pelaku usaha menjadi kalang kabut berusaha mengatasi masalah kenaikan TDL ini.

Bahkan untuk para pelaku usaha makanan dan minuman harus menanggung beban biaya produksi sekitar 5-10 %. Bahkan yang dampaknya sangat tyerasa adalah untuk para pelaku usah akonveksi. Mereka bahkan terancam gulung tikar karena mahalnya biaya produksi yang harus mereka tanggung. Dan tidak hanya pelaku usaha kecil dan menengah saja yang mengeluhkan kenaikan TDL ini tetapi juga para pelaku usaha yang sudah mapan. Karena dengan naiknya TDL, para pemasok barang-barang ke industry ritel akan mengalami kenaikan penawaran harga produk dan akhirnya akan berimbas pada harga jual di tangan petrel.

Tarif dasar listrik yang naik akan membuat kekacauan di seputar dunia bisnis, terutama bagi bisnis yang menggantungkan proses produksinya menggunakan tenaga listrik. Jadi tidak heran jika ada wacana untuk kenaikan TDL, para pelaku usaha langsung panic. Halangan-halangan seperti inilah yang sebaiknya juga kita cermati sebagai pelaku usaha. Karena dengan mempelajari masalah-masalah yang akan datang, maka akan membuat kita lebih sigap untuk menghadapinya dan meminimalisir kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS