November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Kembangkan Bisnis dengan Exit Strategy

By admin - Wed Mar 13, 4:35 pm

Exit strategy mungkin sudah sering terdengar kencang di dalam sebuah perjalanan usaha. Exit strategy ini sebenarnya sangat dibutuhkan untuk bisa mengembangkan bisnis yang dijalankan. Strategi ini adalah cara dimana seorang pengusaha berani mengambil keputusan untuk keluar dan meninggalkan bisnisnya ketika perusahaannya dirasa sudah cukup mampu untuk berjalan mandiri tanpa peran kepemimpinannya. Untuk Anda yang masih penasaran tentang apa sebenarnya strategi ini dan bagaimana cara untuk melakukannya, berikut ini penuturan lebih lengkap.

Exit strategy

Di dalam sebuah bisnis, strategi ini bukan berarti harus menyerah dalam menjalankan sebuah usaha, tapi strategi ini merupakan langkah yang dipilih oleh para pelaku usaha untuk menyerahkan usaha yang sudah cukup mandiri tersebut kepada generasi penerusnya dan dia mulai merencanakan bidang usaha yang baru. Tentunya ketika memutuskan untuk menjalankan strategi ini, Anda harus menyesuaikan keadaan perusahaan Anda dengan rencana usaha yang akan Anda capai di kemudian hari. Jadi, ketika Anda pergi meninggalkan bisnis ini, Anda tidak begitu saja melepaskannya. Tujuannya adalah agar bisnis ini bisa berjalan beriringan dengan bisnis baru yang nantinya Anda jalankan. Jadi, semua bisnis Anda berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan Anda. Berikut ini beberapa pertimbangan saat memutuskan untuk menjalankan strategi ini:

  • Siapkan diri untuk menjalankan peran ganda. Exit strategy tetap membuat Anda mempunyai tanggung jawab untuk mengontrol usaha yang sudah Anda kembangkan tersebut, walaupun dari jauh. Nah sebelum Anda benar-benar melepaskan usaha Anda, pastikan Anda sudah siap menjadi pengawas usaha Anda dan membangun usaha yang baru.
  • Persiapkan pengganti Anda dengan matang. Orang kepercayaan yang Anda pilih harus benar-benar mampu menjalankan tugas memimpin usaha yang Anda tinggalkan. Anda harus bisa mengidentifikasi siapa saja yang mengetahui seluk-beluk usaha Anda, mempertimbangkan waktu yang tepat untuk menyerahkan wewenang dan mengukur peranan seseorang tersebut di dalam usaha Anda.
  • Mulailah membangun rencana baru. Exit strategy perlu dipertimbangkan secara matang. Jangan sampai Anda terlalu focus pada usaha baru yang ingin Anda rintis kemudian melupakan tugas Anda sebagai pengawas untuk usaha yang lama. Hal ini justru akan membuat usaha lama Anda menjadi sedikit terbengkalai walaupun sudah ada yang menanganinya. Jika Anda mampu mengembangkan dua usaha tersebut, maka masyarakat juga akan lebih percaya pada usaha Anda.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS